Sukses

Sering Sembelit Saat Hamil, Ibu Harus Bagaimana?

Kondisi sembelit saat hamil sangat menyebalkan. Lalu, bagaimana mengatasinya?

Klikdokter.com, Jakarta Sembelit atau sulit buang air besar bisa dialami oleh siapa saja. Bahkan sembelit saat hamil pun bisa saja terjadi. Kondisi ini tentu sangat menyebalkan dan mengganggu aktivitas. Untuk mengatasinya, simak penjelasan di bawah ini.   

Sembelit atau konstipasi, merupakan kondisi yang ditandai dengan perubahan konsistensi tinja menjadi keras, berukuran besar, penurunan frekuensi atau jumlah, serta adanya kesulitan untuk mengeluarkannya.

Meski masalah ini bukanlah sesuatu yang berbahaya, tapi tetap dapat menimbulkan rasa tidak nyaman di sekitar perut, rasa begah, dan tak jarang menimbulkan perasaan takut buang air besar karena rasa sakit saat proses defekasi.

Apa penyebab terjadinya masalah sembelit?

Banyak hal yang mendasari seseorang mengalami masalah sembelit, seperti efek samping penggunaan obat-obatan tertentu, masalah pada saluran pencernaan (seperti adanya kanker atau luka pada jaringan kulit anus), gangguan metabolis, maupun gangguan saraf. 

Pada ibu hamil sendiri, diperkirakan sampai 11-38 persen yang mengalaminya, terutama di trimester kedua sampai tiga.  

Biasanya juga disebabkan oleh banyak faktor, seperti berkurangnya aktivitas fisik, adanya stres atau kecemasan, kurang mengonsumsi makanan berserat, efek konsumsi suplementasi besi, dan adanya perubahan hormon dalam tubuh. 

Perubahan hormon yang dimaksud adalah meningkatnya kadar hormon progesteron, yang bisa memengaruhi pergerakan usus menjadi menurun. Pergerakan usus yang menurun akan menyebabkan sisa makanan yang seharusnya dikeluarkan menjadi terhambat.

Agar BAB ibu hamil lancar

Ada beberapa hal yang perlu ibu hamil lakukan agar tidak mengalami sembelit. Beberapa hal yang bisa ditempuh, antara lain:

  • Melakukan olahraga dan aktivitas fisik lainnya

Jangan beranggapan bahwa dengan keadaan hamil, Anda hanya boleh bersantai–santai saja. Pandangan ini perlu diubah, sebab, sejatinya ibu hamil tetap boleh melakukan aktivitas fisik atau berolahraga sesuai dengan kemampuan diri.

Olahraga teratur dan tetap aktif akan membantu menstimulasi pergerakan usus di saluran pencernaan. Disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan olahraga seperti berenang, senam hamil, berjalan, yoga, maupun pilates, setidaknya 3 kali dalam seminggu selama minimal 30 menit. 

  • Konsumsi makanan berserat

Saat Anda mengalami sembelit, ingatlah untuk mengonsumsi makanan yang berserat. Namun pada kenyataannya, cukup banyak ibu hamil yang tidak mencukupi kebutuhan seratnya, bahkan melupakannya.

Secara umum, setidaknya ibu hamil harus mengonsumsi serat sebanyak 25-30 gram per hari. Makanan berserat dapat ditemukan pada semua jenis sayuran, buah-buahan, sereal, gandum, maupun kacang-kacangan.

  • Minum cukup air putih

Perubahan hormon dalam tubuh bisa menyebabkan gangguan pergerakan usus dan meningkatkan penyerapan air di usus yang menyebabkan tinja cenderung sulit dikeluarkan dan bersifat lebih kering dibandingkan orang normal. Oleh sebab itu, kebutuhan cairan selama kehamilan harus tercukupi.

Ibu hamil disarankan mengonsumsi air putih sebanyak 10-12 gelas per hari. Selain untuk mencegah masalah sembelit, air putih juga berguna untuk mengganti cairan yang hilang akibat aktivitas fisik yang ibu hamil lakukan.

  • Konsumsi probiotik

Mengonsumsi probiotik untuk mengatasi masalah sembelit pada ibu hamil boleh dilakukan karena merupakan hal yang aman. Probiotik sendiri merupakan bakteri bersifat baik, terutama untuk meningkatkan kesehatan di saluran pencernaan.

Probiotik dapat Anda konsumsi dalam bentuk yoghurt maupun suplemen. Tapi, pastikan untuk membaca komposisi penyusunnya saat membelinya. Sebab, banyak yoghurt atau suplemen yang dijual bebas telah ditambahi zat lain yang kurang baik untuk ibu hamil, seperti pemanis buatan.

Namun ingat, hindari penggunaan obat-obatan pencahar yang dapat melancarkan buang air besar karena obat ini tak boleh dikonsumsi secara bebas oleh ibu hamil dan harus di bawah pengawasan dokter. 

Sembelit saat hamil merupakan kondisi yang bisa diatasi. Tapi, jika dengan cara di atas Anda masih mengalami masalah sembelit, segera konsultasikan kepada dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk mendapatkan pemeriksaan dan terapi yang sesuai.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar