Sukses

8 Kiat Tetap Sehat Meski Sering Naik Angkutan Umum

Angkutan umum rentan jadi tempat penyebaran kuman penyakit. Ini tips yang bisa Anda ikuti agar tetap sehat meski sering naik angkutan umum.

Klikdokter.com, Jakarta Jika Anda sering naik angkutan umum, bisa jadi Anda pernah mengalami bersin-bersin atau batuk-batuk secara tiba-tiba. Ya, meski bisa menjadi solusi untuk transportasi publik, namun angkutan umum ternyata tidak sepenuhnya “ramah”, karena bisa menjadi tempat penyebaran kuman penyebab penyakit.

Menurut dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter, beberapa penelitian telah membuktikan bahwa angkutan umum bisa mengandung berbagai jenis kuman yang mampu menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh manusia.

“Jenis kuman yang paling dominan ditemukan adalah bakteri pathogen, seperti E. coli, Salmonella typhi, dan shigela, serta bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (MRSA),” tutur dr. Anita.

Tetap sehat meski sering naik angkutan umum

Jika Anda sering naik angkutan umum, Anda tidak saja harus berhati-hati pada paparan asap knalpot kendaraan tersebut, serta debu dan udara jalanan. Anda juga juga perlu waspada terhadap setiap permukaan yang paling disentuh banyak orang di dalam moda transportasi tersebut. Misalnya saja pegangan pintu, kursi, atau tiang di dalam kendaraan yang biasanya dipakai oleh penumpang untuk berpegangan.

Meski demikian, Anda juga tidak perlu terlalu paranoid. Anda bisa kok tetap sehat meski sering naik angkutan umum. Supaya Anda tidak mudah sakit meski sering berurusan dengan kuman di angkutan umum, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Pola makan sehat 

Sistem kekebalan tubuh yang sehat berawal dari makanan yang bergizi. Dikutip dari Care, ketika berpergian dengan menggunakan transportasi umum, penting bagi Anda untuk memenuhi asupan vitamin D dan C, yang membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Dengan kekebalan tubuh yang optimal, tubuh Anda tidak mudah terserang penyakit.

2. Miliki sikap positif saat bepergian

Menurut penelitian oleh Carnegie Mellon University, memiliki aura positif sebelum pergi ke luar rumah bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi. Meski belum ada penelitian lebih lanjut akan hal ini, tapi tidak ada salahnya kan membawa aura positif di mana pun Anda berada?

3. Gunakan masker

Berdasarkan penuturan dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, penggunaan masker saat bepergian dengan angkutan umum juga bisa mencegah kuman penyebab penyakit untuk masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit.

“Pakai masker yang melindungi mulut dan hidung agar tidak terkena paparan debu, asap dan polusi udara. Meski masker yang dijual di pasaran tidak semuanya efektif mencegah paparan polusi, setidaknya benda ini bisa mengurangi zat berbahaya untuk masuk ke kerongkongan dan saluran pernapasan,” ujar dr. Alvin.

4. Tabir surya

Menurut dr. Alvin, kulit yang sering terpapar matahari akan lebih mudah kering, kasar, dan mengalami iritasi atau infeksi.

“Agar tidak mengalami hal itu, gunakan tabir surya dengan SPF tinggi agar kulit juga tetap terjaga kelembapa dan kesehatannya,” jelasnya. 

5. Cuci tangan setelah bepergian 

Centre for Disease Control (CDC) mengatakan, salah satu cara yang baik untuk mencegah penyakit menular adalah dengan rajin mencuci tangan sehabis bepergian.

Mencuci tangan baiknya dilakukan menggunakan sabun dan air mengalir dengan durasi selama 20 detik. Jika tidak ada air atau sabun untuk mencuci tangan, Anda bisa menggunakan hand sanitizer.

6. Potong kuku

Kuku panjang memudahkan masuknya partikel kotoran yang mengandung kuman. Kotoran ini dapat masuk ke dalam tubuh saat Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata.

Bila sudah berhasil masuk, bukan tak mungkin kesehatan saluran cerna akan mengalami gangguan dan memberikan gejala berupa diare, konstipasi, dan lain-lain.

7. Pastikan tubuh terhidrasi 

Jaga kecukupan cairan tubuh agar Anda tidak mengalami dehidrasi. Sebab, dehidrasi bisa membuat tubuh menjadi lemas, tidak fokus saat menjalani hari, dan kekebalan tubuh menurun.

“Oleh karena itu, selalu bawa botol minum di dalam tas. Saat Anda terkena sinar matahari dan aktif bergerak, cairan tubuh akan banyak yang hilang. Untuk menggantinya, pastikan untuk meminum air putih yang cukup setiap saat,” pungkas dr. Alvin.

8. Tidur yang cukup

Kurang tidur membuat sistem kekebalan tubuh melemah. Alhasil, kuman jahat lebih mudah hinggap di tubuh dan menyebabkan terjadinya penyakit.

Karenanya, jika ingin memiliki sistem kekebalan tubuh yang optimal agar tidak mudah sakit, Anda wajib tidur selama 6–8 jam setiap malam.

Kuman ada di mana-mana – termasuk di angkutan umum – dan bisa menyebabkan penyakit pada tubuh Anda tanpa disadari sebelumnya. Agar Anda tetap sehat meski sering naik angkutan umum, lakukan kiat-kiat pencegahan yang dipaparkan di atas. Dengan cara tersebut Anda tak perlu khawatir terpapar kuman saat berada di dalam angkutan umum atau tempat-tempat umum lainnya.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar