Sukses

Pentingnya Perlindungan Gigi dan Mulut bagi Anak di Sekolah

Perlindungan gigi dan mulut bagi anak harus selalu dilakukan. Dengan demikian anak selalu terhindar dari gangguan pada gigi dan mulut.

Klikdokter.com, Jakarta Perlindungan gigi dan mulut bagi anak sudah seharusnya dilakukan sejak dini. Dengan memiliki gigi sehat, ketika ia mulai masuk sekolah anak memiliki rasa percaya diri untuk bergaul dengan teman-temannya.

Ketika mereka sudah memiliki semangat, maka akan mudah bagi anak-anak untuk memberikan senyum sehat kepada teman mereka. Tapi, kalau nafas mereka bau tak sedap, gigi kuning, dan banyak bolongnya, bagaimana mau percaya diri?

Membangun rasa percaya diri anak

Nah, berangkat dari permasalahan tersebut Pepsodent melalui Pepsodent Action 123 Complete bekerja sama dengan lebih dari 500 orang tua anggota komite sekolah dari puluhan sekolah dasar di Jakarta, ingin memberikan perlindungan menyeluruh bagi anak di masa transisi kembali ke sekolah.

Aktivitas ini merupakan bentuk dukungan terhadap anak Indonesia, tak hanya dalam aspek psikologis, tetapi juga aspek kesehatan gigi dan mulut. Dukungan ini diberikan melalui rangkaian kegiatan bertema “Senyum Sejak Hari Pertama” agar anak-anak Indonesia percaya diri dan siap menghadapi berbagai hal baru.

Acara talkshow yang diselenggarakan di Agneya Restaurant, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu diisi oleh beberapa pembicara, yakni Distya Tarworo Endri selalu Senior Brand Manager Pepsodent, Rosdiana Setyaningrum MPSi, MHPEd, seorang Psikolog Anak dan Keluarga, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku Pakar Kesehatan Gigi dan Mulut, hingga Nirina Zubir, artis sekaligus ibu dari dua orang anak.

Sesi pertama bincang-bincang diisi oleh Distya Tarworo Endri. Dalam kesempatan tersebut, dia menjelaskan bahwa kembali ke sekolah adalah waktu yang dinanti-nantikan sekaligus momen yang mencemaskan bagi orang tua.

Itu karena, tak sedikit orang tua yang merasa memiliki kontrol lebih sedikit ketika buah hati mereka sudah berada di tempat tersebut. Mereka khawatir, anak-anaknya tak dapat bersosialisasi dengan baik, tidak dapat mengikuti pelajaran, dan takut mereka akan jajan makanan ataupun minuman yang dapat merusak kesehatannya sendiri, terutama kesehatan gigi dan mulut.

Rosdiana Setyaningrum pun menanggapi. Menurutnya, benar bahwa anak-anak berisiko mengalami semua hal itu. Namun, ketika orang tua sudah membekali si Kecil dengan perlindungan terbaik, salah satunya dengan perlindungan gigi dan mulut dari Pepsodent, seharusnya hal tersebut bukan lagi menjadi masalah besar.

“Dalam kondisi seperti ini, orang tua, khususnya ibu, tidak boleh memperlihatkan kecemasan berlebihan di depan anak karena itu bisa mentransfer kecemasan kepada anak. Nah, karena perkembangan kepribadian anak itu berhenti di usia 12 tahun, maka sebelum menginjak usia itu, ajarkanlah kebiasaan-kebiasaan baik kepada mereka sejak dini. Itu sudah termasuk sebagai bentuk perlindungan diri, kok.” jelas Rosdiana.

 

 

1 dari 2 halaman

Orang tua perlu mengingatkan anak

Menurut drg. Ratu Mirah Afifah, perlindungan gigi dan mulut sebelum dan saat masuk sekolah sebenarnya bertujuan untuk menetralkan segala bibit masalah gigi serta mulut yang terpicu oleh makanan dan minuman. Orang tua memang cenderung lebih permisif alias lebih “longgar” dalam mengontrol berbagai jenis makanan atau minuman yang dikonsumsi anak selama berlibur.

Untung saja, itu tidak berlaku 100 persen bagi aktris Nirina Zubir. Sebagai ibu ia tetap berusaha maksimal menjaga kesehatan gigi dan mulut buah hatinya. Caranya dengan mengingatkan mereka untuk selalu sikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur. Sikat gigi tidak perlu terlalu keras, asalkan gerakannya benar. Selain itu perlu juga  menggunakan produk perawatan yang sudah dipercaya sejak lama.

Cara yang telah diajarkan Nirina kepada anaknya lantas dibenarkan oleh drg. Ratu Mirah Afifah, tetapi ada dua hal lagi yang ditambahkan agar anak tetap bisa tersenyum dan bersemangat di sekolah, yakni selalu perhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi serta rutin kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekali.

Dengan menerapkan saran-saran tersebut diharapkan kesehatan gigi dan mulut anak bisa terpelihara dengan  baik. Dengan demikian anak dapat memberikan senyuman penuh percaya diri sehingga mereka bisa menjalani hari-hari di sekolahnya dengan baik.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar