Sukses

Perlukah Mencukur Rambut Bayi?

Mungkin tak sedikit orangtua yang bingung soal mencukur bayinya. Sebenarnya perlukah cukur rambut bayi? Simak jawaban dan caranya di sini.

Salah satu tradisi atau kebiasaan yang kerap diselenggarakan saat menyambut kelahiran bayi adalah mencukur rambut. Kegiatan ini memiliki beragam persepsi. 

Beberapa orang menganggap mencukur rambut bayi berhubungan dengan kesehatan dan perkembangan bayi. Cukur rambut bayi juga dipercaya membuat rambut lebih kuat dan lebat, serta menghindari masalah kerontokan.

Namun, benarkah hal tersebut? Mari simak fakta medisnya berikut ini. 

Adakah Manfaat Mencukur Rambut Bayi?

Dengan adanya tradisi dan kepercayaan yang dipegang teguh sebagian besar orangtua di Indonesia, mencukur rambut bayi menjadi hal yang wajar dilakukan. 

Namun, sebenarnya tidak masalah apabila Anda tidak memotong rambut bayi. Karena, tidak ada hubungan dan masalah kesehatan yang dapat terjadi akibat tidak cukur rambut bayi.

Perlu dipahami, mencukur rambut bayi tidak menyebabkan rambut bertumbuh lebih cepat ataupun lebih lebat.

Artikel lainnya: Manfaat Baby Oil untuk Merawat Rambut 

Tekstur dan kecepatan pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh genetik, bukan dipengaruhi oleh rambut bayi dicukur atau tidak. 

Selain itu, nutrisi dan lingkungan juga turut memengaruhi kesehatan rambut. Jadi, mencukur rambut bayi tidak merangsang pertumbuhan rambut bayi. 

Rambut dapat terlihat lebat setelah dicukur karena seluruh batang rambut tumbuh dalam waktu bersamaan setelah dicukur, sehingga ujung-ujung rambut secara keseluruhan tumbuh dalam waktu bersamaan.

Pada rambut yang tidak dicukur, masing-masing batang rambut tumbuh dengan siklus yang berbeda-beda. Hasilnya, panjang masing-masing rambut berbeda. 

Meski tidak punya manfaat tertentu, mencukur rambut bayi dapat membantu ibu lebih mudah membersihkan area kulit kepala. Mencukur rambut bayi pun membantu memberikan sirkulasi kulit yang lebih baik, sehingga mengurangi rasa gerah pada bayi. 

Artikel lainnya: Makanan Ini Bisa Bikin Rambut Bayi Tumbuh Lebat 

Cara Mencukur Rambut Bayi yang Benar

Apabila Anda ingin tetap memotong rambut bayi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar prosesnya lancar dan aman, yaitu:

  • Siapkan Peralatan 

Anda perlu menyiapkan beberapa alat seperti alat cukur (trimmer atau clippers) yang bersih, handuk, dan baby oil

Jangan lupa, libatkan seseorang untuk membantu menggendong dan menenangkan si kecil saat dicukur. Jika Anda tak berani mencukur rambut bayi, pastikan meminta bantuan orang lain yang memang benar andal melakukannya.

  • Pilih Waktu yang Tepat

Saat mencukur rambut bayi, pilihlah waktu yang tepat. Sesuaikan dengan jadwal si kecil, misalnya saat pagi hari usai menyusu atau bangun tidur.

  • Ketahui Cara Potong Rambut Bayi yang Benar

Siapkan alat pencukur rambut yang akan digunakan, usahakan bersih dan tajam untuk mempermudah memotong rambut bayi. 

Sebelum memulai cukur, letakkan handuk di sekitar bayi untuk membantu mencegah rambut menempel pada badan. Basahi rambut si kecil dengan sedikit air.

Anda bisa mencukur dari bagian yang mudah, misalnya dari depan ke belakang atau dari bagian tengkuk menuju ke atas secara hati-hati dan perlahan. 

Jika bayi terlalu banyak bergerak atau marah, Anda bisa menghentikan proses potong rambut sementara. Setelah tenang, bisa lanjutkan kembali.

  • Bersihkan Sisa Rambut yang Menempel

Usai mencukur rambut bayi, segera bersihkan badan si kecil. Anda bisa menyeka tubuhnya menggunakan kain dan air hangat untuk membantu menghilangkan sisa rambut yang menempel.

  • Jangan Lupa Berikan Pelembap

Setelah bersih, oleskan pelembap atau baby oil secukupnya di area kepala. Tujuannya untuk menjaga kelembapan kulit kepala dan menghindarkan kulit kering atau gatal di area kulit kepala.

Fakta soal kebiasaan mencukur rambut bayi di atas diharapkan bisa memberi pencerahan kepada para orangtua. Apabila ingin memotong rambut bayi, jangan lupa lakukan secara hati-hati, ya.

Dapatkan info seputar perawatan bayi lainnya lengkap di aplikasi KlikDokter. Anda juga bisa konsultasi dengan dokter anak via Live Chat.

(FR/NM)

Referensi:

Health – University of Utah. Diakses 2022. Debunking Old Wives’ Tales: Baby’s Hair

0 Komentar

Belum ada komentar