Sukses

Anak Sakit Gigi, Ini Cara Mengatasinya

Ketika anak sakit gigi, biasanya ia menjadi super rewel. Orang tua tak perlu khawatir. Jangan cemas, lakukan kiat-kiat berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Anak Anda mulai senang mengemut makanannya? Coba periksa giginya, jangan-jangan ada gigi berlubang, sehingga membuat anak sakit gigi saat mengunyah. Bila tak segera diatasi, si Kecil bisa rewel sepanjang hari.

Mulai dari anak kecil sampai orang tua bisa merasakan sakit gigi. Namun, anak kecil memiliki ambang rasa nyeri yang lebih rendah dibanding orang dewasa. Hal ini menyebabkan ia tidak mudah merasakan rasa sakit gigi, walaupun gigi susu sudah berlubang.

Berbeda pada orang dewasa, gigi berlubang biasanya langsung terasa ngilu. Jadi, bila anak sudah mengeluh sakit gigi, maka artinya kerusakan gigi susu sudah parah dan harus segera mendapatkan perawatan gigi.

Lakukan ini saat si Kecil sakit gigi

Anak mulai sering mengemut makanan sebenarnya adalah salah satu reaksi karena adanya ketidaknyaman dalam mengunyah akibat adanya gigi berlubang. Berikut ini adalah beberapa untuk mengatasi sakit gigi pada anak :

  1. Cari gigi yang menjadi sumber rasa sakit

Jika si Kecil mengeluhkan sakit gigi, pertama kali yang harus dilakukan adalah minta anak Anda untuk menunjukkan gigi mana yang sakit.

Jika anak masih terlalu kecil dan belum bisa menunjukkannya, maka cari bagian gusi yang bengkak, kemerahan, gigi yang berubah warna menjadi lebih gelap, atau gigi yang patah. Bila Anda menemukan gigi yang goyang, berubah warna atau patah, maka kemungkinan itu adalah penyebabnya.

Jika Anda menemukan gigi berlubang yang berisi sisa makanan, maka sebaiknya ajak anak untuk menyikat gigi tersebut sampai bersih.

Tapi jika Anda tidak menemukan gigi yang bermasalah, maka mulailah memperhatikan hal lainnya. Bisa saja anak tergigit lidahnya, luka di bagian dalam pipinya, sariawan pada gusi, lidah, atau bagian dalam bibir.

  1. Kumur dengan air garam hangat

Untuk anak yang sudah bisa berkumur, lakukan selama 30 detik, boleh diulang sesering mungkin.

Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu membersihkan area gigi yang sakit, membunuh kuman jahat di dalam mulut yang berada di sekitar gigi yang infeksi, serta mempercepat penyembuhan sakit gigi. Meski demikian, efeknya hanya bersifat sementara saja.

  1. Kompres dingin di area gigi yang sakit untuk meredakan gusi bengkak

Jika tidak ada gusi yang bengkak, kompres dingin juga bisa membantu meredakan sakit gigi. Tempelkan kompres dingin di bagian luar pipi dekat dengan gigi yang sakit selama 15 menit, lalu istirahat 20 menit dan seterusnya.

Bila tidak punya kompres es, maka Anda bisa membalutkan beberapa es batu dengan handuk kecil.

  1. Redakan dengan minum obat antinyeri khusus untuk anak yang biasanya bisa dibeli bebas di apotik

Jika rasa sakit gigi pada si Kecil tidak hilang selama 24 jam, segera periksakan ke dokter gigi. Meminum obat-obatan pereda nyeri hanya boleh dilakukan sementara saja sampai Anda bisa mengantarkan anak diperiksa ke dokter gigi.

Karena tanpa perawatan gigi yang tepat, maka sakit gigi dapat kambuh kembali, bahkan dengan rasa sakit yang jauh lebih kuat.

Perlu diingatkan bahwa cara-cara di atas hanya bersifat meredakan sementara sambil menunggu Anda mendapatkan jadwal pemeriksaan ke dokter gigi. Penyebab sakit gigi yang tidak disembuhkan sampai tuntas bisa menyebabkan gigi sakit kembali dengan nyeri yang jauh lebih kuat dan kerusakan yang lebih berat.

Hal ini bisa berdampak pada saat anak sakit gigi, pengobatan menjadi lebih kompleks, mahal dan lama. Parahnya lagi, anak pun bisa jadi tidak mau makan, dan malas sikat gigi. Orang tua perlu waspada bahwa  sakit gigi pada anak bisa mengganggu kesehatan anak secara keseluruhan sehingga berimbas pada terganggunya pertumbuhan serta perkembangan anak.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar