Sukses

Jangan Cuek pada 6 Gejala Heatstroke Ini!

Cuaca panas yang sedang terjadi saat ini dapat menyebabkan heatstroke. Lebih baik jangan cuek pada gejala awal heatstroke berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini di Indonesia, di beberapa daerah mengalami musim kemarau yang cukup ekstrem. Cuaca panas seperti sekarang ini ternyata bisa membuat orang mengalami heatstroke atau sengatan panas. Untuk mencegah agar Anda tidak terserang kondisi tersebut, sebaiknya kenali beberapa jenis gejalanya.

Menurut dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, heatstroke atau sengatan panas merupakan suatu kondisi kegawatan yang terjadi ketika suhu tubuh terlalu panas, disertai hilangnya kemampuan tubuh untuk menurunkan suhu. Pada kondisi heatstroke, suhu tubuh bisa meningkat hingga mencapai 40 derajat Celsius atau lebih.

"Umumnya, heatstroke disebabkan oleh paparan terhadap suhu panas di luar tubuh dalam jangka waktu lama. Namun, heatstroke juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik atau olahraga berat di cuaca yang panas," ujar dr. Andika.

Ya, heatstroke memang bisa disebabkan paparan panas terhadap suhu panas. Sebenarnya, suhu panas tidak hanya sedang terjadi di Indonesia. Beberapa negara, seperti Prancis dan Amerika Serikat sedang dilanda masalah yang serupa.

Sebagai contoh, minggu lalu, Prancis sempat mengalami cuaca panas terburuk sepanjang sejarah negara itu berdiri. Tercatat bahwa suhu di negara itu bisa mencapai 46 derajat Celsius. Itu sangat panas dan membahayakan seseorang.

Gejala heatstroke yang tidak boleh disepelekan

Itu hanya sebagian contoh bagaimana panasnya bumi sekarang ini. Bahayanya, cuaca panas bisa menyebabkan Anda mengalami heatstroke atau sengatan panas.

Orang yang sangat berisiko mengalami sengatan panas adalah orang yang pekerjaannya di luar ruangan. Para ahli menyarankan bahwa orang-orang di luar dalam cuaca panas perlu mewaspadai gejala penyakit terkait panas.

Sebaiknya jangan cuek dengan gejala heatstroke yang bisa menyerang kapan saja. Berikut gejalanya yang kerap disepelekan, yakni:

  • Keringat berlebih
  • Mual
  • Pusing
  • Haus yang ekstrem,
  • Pernapasan yang sangat cepat
  • Detak jantung lebih cepat dari normal.

Ketika seseorang menderita serangan panas, suhu tubuhnya dapat naik hingga 40 derajat Celsius atau lebih. Gejalanya lanjutannya meliputi kebingungan, bicara tidak jelas, banyak berkeringat atau panas, kulit kering, kehilangan kesadaran, kejang, dan suhu tubuh yang tinggi. Gejala-gejala ini lebih khas dan mungkin sudah mendapatkan perhatian yang lebih intens.

Gejala-gejala di atas juga dianggap darurat. Dianggap darurat karena dapat menyebabkan kerusakan otak atau kematian.

Upaya pencegahan heatstroke

Seperti disebutkan di atas, dampak heatstroke bisa fatal. Akan tetapi, kondisi ini dapat dihindari dengan melakukan beberapa upaya pencegahan sebagai berikut:

  • Gunakan pakaian yang longgar dan ringan. Langkah ini penting untuk memudahkan tubuh mengeluarkan panas.
  • Penuhi asupan cairan. Memenuhi kebutuhan cairan dengan cukup minum air putih dapat membantu mencegah terjadinya heatstroke. Konsumsi cairan yang cukup dapat mengganti cairan yang keluar dari tubuh melalui keringat.
  • Hindari aktivitas luar ruangan dalam keadaan panas. Anda dapat menghindari aktivitas di cuaca yang panas dan terik. Cobalah untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga pada waktu yang memiliki suhu yang sejuk dalam sehari, seperti pada pagi atau sore hari.
  • Proteksi diri dengan menggunakan topi atau payung, kacamata hitam, dan tabir surya untuk melindungi diri dari paparan matahari.
  • Kendali kondisi kesehatan tubuh. Sebelum beraktivitas di tengah cuaca panas dan terik, pastikan bahwa Anda mengetahui kondisi tubuh Anda, apakah memiliki riwayat penyakit atau konsumsi obat tertentu yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami heatstroke.

Jadi gejala awal seperti muntah, pusing, dan haus yang ekstrem jangan Anda sepelekan atau jangan cuek-cuek saja, apalagi saat Anda beraktivitas di luar ruangan. Bisa jadi itu adalah gejala heatstroke. Jika sudah mengalami itu, segera berteduh, mencari tempat lebih aman, dan minumlah yang banyak.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar