Sukses

Sakit Gigi Terasa Nyut-nyutan? Lakukan Ini!

Ketika sakit gigi, tentu rasanya amat mengganggu. Atasi dengan melakukan hal-hal berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Hampir semua orang pernah merasakan sakit gigi. Entah hanya ngilu akibat minum air dingin atau bahkan sampai sakit nyut-nyutan yang mengganggu tidur malam. Pertolongan pertama yang umum dilakukan adalah dengan minum obat antinyeri.

Namun ternyata, ada cara lain yang dapat membantu Anda untuk meredakan sakit gigi yang mengganggu.

Dampak malas merawat gigi

Gigi sebenarnya merupakan salah satu organ tubuh yang paling kuat, karena mampu berfungsi untuk membantu Anda dalam mengolah asupan makanan seumur hidup. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, gigi bisa rusak dan menyebabkan sakit yang hebat.

Gigi terdiri dari lapisan-lapisan yang berisi saraf, pembuluh limfa dan pembuluh darah. Bila bagian ini sudah terinfeksi, maka akan timbul rasa sakit yang spontan berdenyut atau nyut-nyutan.

Pada tahap ini, obat antinyeri pun hanya bisa meredakan rasa sakit selama beberapa jam saja. Bila efek konsumsi obat telah hilang, rasa sakitnya akan timbul kembali dengan kekuatan yang lebih intens.

Untuk mengatasi kondisi nyeri hebat seperti ini, maka yang harus dilakukan adalah tindakan perawatan saraf gigi di dokter gigi atau disebut perawatan endodontik.

Apabila rasa nyut-nyutan muncul di saat jam kerja, tentu akan sulit mencari pertolongan seperti itu. Anda terpaksa menundanya sampai keesokan hari atau bahkan di awal minggu depan.

1 dari 2 halaman

Pertolongan pertama sakit gigi

Sementara menunggu waktu yang tepat untuk mendapatkan tindakan di dokter gigi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah, antara lain :

1. Kompres dengan es atau air dingin

Pada gigi yang sakit dan mengalami pembengkakan, tempelkan kompres es pada area tersebut selama 15 menit sampai sarafnya terasa mati rasa. Cara ini juga amat membantu saat Anda mengalami gigi retak, patah atau bahkan bengkak karena abses dari infeksi dari ujung akar gigi.

Jika tidak ditangani segera, rahang dan gigi pun bisa semakin parah kondisinya. Biasanya, kondisi ini bisa disertai gejala seperti demam dan gusi yang memerah.

2. Gunakan minyak cengkeh

Minyak cengkeh kini sangat mudah didapat. Selain bisa berfungsi sebagai antibakteri, minyak ini juga ampuh untuk membuat saraf gigi menjadi mati rasa. Kandungan eugenol di dalamnya juga dapat bekerja sebagai bius lokal.

Mungkin saat pemakaian pertama akan terasa sakit yang cukup menyengat. Namun setelahnya, sakit gigi akan mereda.

Dalam pemakaiannya tidak disarankan untuk menempelkan kapas dengan minyak cengkeh lebih dari 2 menit di dalam gigi karena dapat menyebabkan peradangan dan iritasi gusi.

3. Kumur air garam

Air garam adalah antiseptik yang kuat. Dengan berkumur menggunakan air garam hangat selama 30 detik, maka area gigi yang sakit akan mereda, sedangkan gusi yang bengkak lama-kelamaan akan kempes. Namun, cara ini perlu dilakukan secara berulang-ulang dan sesering mungkin.

4. Akupresur

Terapi tradisional dari Cina ini mempunyai prinsip pengobatan dengan mengaktifkan titik-titik acupoint, yakni memberi tekanan dengan jari pada titik-titik tertentu. Dengan cara ini, rasa sakit pada gigi dan juga organ-organ lainnya bisa berkurang.

Cara ini juga dilakukan sendiri oleh pasien sebagai teknik self healing. Namun, sebelum melakukan akupresur, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan ahli akupresur profesional, terutama jika menyangkut organ-organ penting yang vital.

Akupresur tidak disarankan untuk dilakukan setelah makan, setelah mengonsumsi alkohol, dan hindari melakukan akupresur jika Anda sedang mengalami kulit yang meradang, terluka, robek atau gatal-gatal.

5. Akupunktur

Akupuntur merupakan salah satu pengobatan alternatif yang banyak memberikan hasil yang baik. Metode terapi tradisional Cina ini sudah dikenal lebih dari 2500 tahun lamanya.

Metode akupuntur mestimulasi sistem saraf, mengubah persepsi sinyal rasa sakit, sekaligus melepas antinyeri alami dari dalam tubuh, seperti hormon endorfin dan serotonin ke dalam sistem saraf.

Dalam jurnal Medical Acupuncture disebutkan bahwa metode akupuntur telah terbukti berhasil dalam mengatasi beberapa kasus kelainan gigi. Beberapa kasus gigi yang dapat diatasi dengan akupuntur antara lain:

  • Gangguan sendi rahang
  • Sakit atau Kejang pada otot rahang
  • Nyeri pada wajah
  • Sakit kepala (akibat kaku otot atau migren)
  • Mulut kering (xerostomia)
  • Nyeri pada saraf
  • Parestesia, yakni kesemutan atau mati rasa pada sebagian wajah.

Cara-cara mengatasi sakit gigi di atas hanyalah berupa pertolongan pertama untuk meredakan gejala sakitnya saja. Pasien yang mengalami kondisi seperti ini tetap diwajibkan untuk melakukan kunjungan ke dokter gigi untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar