Sukses

Kapan Waktu yang Tepat Memberi Air Putih pada Bayi?

Jika bayi belum boleh minum air putih, lantas kapan waktu yang tepat untuk memberikannya?

Klikdokter.com, Jakarta Air putih memang bisa dikatakan sebagai minuman yang paling sehat untuk tubuh. Bagaimana tidak? Air putih merupakan minuman bebas kalori yang kaya manfaat bagi kesehatan. Tapi pernahkah Anda mendengar anjuran bahwa bayi jangan diberi air putih?

Meski hal ini terdengar aneh, tapi anjuran ini memang perlu diikuti. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) beserta dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar para ibu untuk memberikan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif pada bayi mereka. Program ASI eksklusif ini menyarankan ibu memberikan ASI hingga bayi berusia enam bulan.

Kebutuhan cairan pada anak

Jika demikian, maka pemberian air putih pada bayi tidak bisa dilakukan begitu saja. Bahkan jika perlu Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya.

Menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, bayi di bawah enam bulan tidak boleh diberi asupan cairan lain selain ASI.

“Bayi umur 0-6 bulan sebaiknya hanya diberi ASI. Mereka tidak membutuhkan asupan cairan lainnya selain ASI. Nah, baru ketika bayi berumur enam bulan ke atas, bayi sudah boleh diperkenalkan sedikit demi sedikit dengan air putih. Tapi dengan catatan, tetap menjadikan ASI sebagai asupan cairan utama untuk si kecil,” kata dr. Adeline memaparkan.

Tubuh manusia sendiri terdiri dari sekitar 60 persen cairan, sehingga wajar jika dianjurkan untuk minum air putih yang cukup setiap harinya. Tapi terlalu banyak air putih justru bisa buat bayi jadi sakit perut, kembung, bahkan mengganggu proses penyerapan nutrisi dari ASI.

Kebutuhan jumlah cairan bagi setiap anak berbeda-beda. Hal itu didasarkan oleh usia, massa otot, jenis kelamin, aktivitas yang dilakukan, kondisi fisik anak, dan kadar lemak dalam tubuh.

Mengutip laman IDAI, bayi usia 0-6 bulan memerlukan sekitar 700mL/hari. Seperti dijelaskan dr. Adeline di atas bayi di bawah enam bulan tidak boleh diberi asupan cairan lain selain ASI.

Kemudian bayi 7 – 12 bulan memerlukan cairan 800 mL/hari; anak 1 – 3 tahun memerlukan 1300 mL/hari; anak 4 – 8 tahun memerlukan 1700 mL/hari; anak 9 – 13 tahun memerlukan 2400 mL/hari pada laki – laki dan 2100 mL/hari pada perempuan; anak 14 – 18 tahun memerlukan 3300 mL/hari (laki – laki) dan 2300 mL/hari untuk perempuan. Cairan ini dapat berasal dari makanan maupun minuman seperti air putih, susu dan jus buah.

1 dari 2 halaman

Manfaat minum air putih untuk anak

Seperti yang dikatakan sebelumnya, tubuh manusia dipenuhi oleh cairan yang membantu fungsi organ berjalan dengan semestinya. Tidak hanya bagi orang dewasa, ada juga sederet manfaat yang bisa didapat anak jika rajin minum air putih.

  • Menyehatkan jantung

Air dapat melancarkan sirkulasi darah yang ada pada tubuh anak. Dilansir Kids Health, sirkulasi darah yang lancar akan membawa oksigen ke seluruh tubuh termasuk jantung, agar semua organnya berfungsi dengan baik. Tanpa oksigen dalam tubuh, maka organ-organ dalam seperti jantung, ginjal dan lainnya, tidak akan berfungsi dengan normal.

  • Mencegah dan mengatasi sakit kepala

Ketika tubuh kekurangan cairan dari air putih atau makanan alami yang mengandung air (terutama buah dan sayur), anak akan mengalami sakit kepala disertai dengan penurunan energi dan ketidakmampuan untuk fokus. Beberapa studi mengungkapkan bahwa air putih dapat mengurangi sakit kepala pada orang yang dehidrasi.

  • Mengobati batu ginjal

Batu kandung kemih (urinary stone) adalah gumpalan kristal mineral yang terbentuk di dalam sistem kemih. Keberadaannya bisa menyakitkan penderitanya.

Menurut dr. Atika dari KlikDokter bahwa batu ginjal terbentuk akibat tingginya konsentrasi zat-zat yang kelarutannya rendah, seperti kalsium dan oksalat. Keduanya merupakan bahan tersering yang membentuk batu ginjal di dalam urine.

“Untuk mencegah hal ini minumlah air dengan cukup agar konsentrasi bahan-bahan ini tidak tinggi di urine, sehingga batu ginjal tidak terbentuk,” saran dr. Atika.

  • Melancarkan sistem pencernaan

Ketika anak tidak rajin minum air putih, maka usus besar akan mengambil lebih banyak cairan dari dalam kotoran, sehingga kotoran menjadi lebih padat dan sulit untuk dikeluarkan.

Beberapa manfaat minum air putih di atas bisa diperoleh anak. Anak yang sudah berusia satu tahun, wajib diberi minum air putih secara rutin. Sedangkan untuk bayi berusia di bawah enam bulan, ASI saja sudah cukup untuk memenuhi nutrisi dan kecukupan cairan dalam tubuh bayi.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar