Sukses

Berapa Lama Boleh Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Keguguran adalah kehilangan besar bagi seorang wanita yang mendambakan anak. Berapa lama boleh hamil lagi setelah keguguran?

Klikdokter.com, Jakarta Kehamilan tak selalu berjalan lancar. Terkadang jika kondisi kesehatan ibu hamil sedang buruk risiko keguguran bisa terjadi. Untuk Anda yang berhasil bangkit dan ingin mencoba lagi, Anda perlu tahu berapa lama boleh hamil lagi setelah keguguran?

Pasca keguguran, tiap wanita butuh waktu yang berbeda-beda untuk bisa atau siap hamil lagi. Bukan hanya secara fisik, trauma setelah mengalami keguguran kadang mengharuskan beberapa wanita untuk mempersiapkan mental yang lebih baik lagi untuk kehamilan selanjutnya.

Berapa lama harus menunggu untuk bisa hamil lagi dengan aman?

Atas pertimbangan itulah, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan wanita yang mengalami keguguran sebaiknya menunggu sekitar 3-6 bulan sebelum merencanakan untuk hamil lagi.

Kondisi yang kurang persiapan tentu saja berisiko menyebabkan keguguran terulang kembali. Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), kembalinya haid adalah waktu yang tempat bagi wanita untuk hamil lagi setelah keguguran. Haid merupakan salah satu tanda bahwa fungsi rahim sudah menuju kondisi normal.

Keguguran dapat menyebabkan perasaan kehilangan yang mendalam, apalagi sampai terjadi berkali-kali. Anda dan pasangan mungkin akan merasakan kesedihan, kecemasan, bahkan perasaan bersalah. Biarlah perasaan tersebut pulih secara berkala. Bila perlu konsultasikan lebih lanjut kondisi Anda dengan ahlinya, misalnya dengan mengikuti konseling dengan psikolog.

Tingkat kesuksesan hamil lagi setelah keguguran

Sebanyak 85 persen wanita yang pernah mengalami keguguran satu kali akan berhasil hamil di waktu selanjutnya, sedangkan 74 persen wanita yan pernah mengalami keguguran 2-3 kali akan berhasil hamil lagi.

Wanita dengan riwayat keguguran satu kali berisiko sekitar 20 persen kembali mengalami keguguran di kehamilan selanjutnya. Pada wanita dengan riwayat keguguran dua kali berturut-turut, risikonya 28 persen akan mengalami keguguran lagi pada kehamilan selanjutnya. Pada wanita dengan riwayat keguguran tiga kali atau lebih secara berturut-turut, risiko kembali mengalami keguguran pada kehamilan berikutnya berada di angka 43 persen.

1 dari 2 halaman

Mungkin butuh pemeriksaan penunjang untuk bisa hamil lagi

Biasanya, jika pernah keguguran sebanyak dua kali atau lebih secara berturut-turut dan berencana ingin hamil lagi, Anda akan dianjurkan untuk melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk mengetahui penyebab keguguran.

Pemeriksaannya meliputi:

  • Pemeriksaan darah

Pemeriksaan ini berguna untuk menilai apakah ada kelainan pada hormon atau sistem imunitas tubuh.

  • Uji kromosom

Pemeriksaan kromosom dilakukan pada Anda dan pasangan. Hal ini berguna untuk menilai apakah ada kelainan kromosom. Jika perlu, jaringan sisa dari keguguran bisa diperiksa.

  • Ultrasonografi (USG)

Pemeriksaan ini diharapkan dapat melihat apakah ada kelainan struktur atau tidak pada rahim, misalnya fibroid (mioma uteri) di dalam rongga rahim.

  • Histeroskopi

Pada pemeriksaan ini, histeroskop akan dimasukkan melalui leher rahim ke dalam rahim untuk menilai apakah ada kelainan di dalam rongga rahim.

  • Histerosalfingografi (HSG)

Dokter akan memasukan alat yang berbentuk seperti tabung pipih melalui vagina dan leher rahim ke dalam rahim dan saluran indung telur. Gunanya adalah untuk memasukkan cairan kontras ke area tersebutm, agar dapat menilai bentuk dari rongga rahim dan tuba falopi yang dilihat melalui gambaran sinar x. Dengan begitu, dapat terlihat pula kontur rahim serta ada atau tidaknya sumbatan di saluran indung telur.

  • Sonohisterografi

Tindakan ini merupakan pemeriksaan USG disertai dengan pemasukan cairan fisiologis (saline) ke rongga rahim melalui vagina dan leher rahim. Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui kondisi bagian dalam dan luar rahim, serta bentuk sumbatan apa pun yang mungkin ada di saluran indung telur.

  • MRI

Pemeriksaan ini berguna untuk menilai lebih detail kondisi jaringan rahim.

Jadi, berapa lama wanita boleh hamil lagi setelah keguguran? Jawabannya adalah 3-6 bulan, bergantung kesiapan fisik dan mental. Keguguran disebabkan oleh beragam faktor. Namun bagi Anda yang berencana hamil harus memiliki pola hidup yang sehat, termasuk memenuhi kebutuhan asam folat. Dengan perencanaan dan perawatan yang lebih baik, maka keberhasilan proses kehamilan akan lebih besar.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar