Sukses

Cegah Heatstroke Saat Ibadah Haji, Penuhi Kebutuhan Cairan

Saat ibadah haji, heatstroke sangat rentan menyerang para jemaah. Cegah dengan memenuhi kebutuhan cairan seperti saran berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Agar tubuh tetap bugar selama ibadah haji, para jemaah dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan cairan, kalori dan gizi yang seimbang. Dengan memenuhi kebutuhan cairan harian risiko heatstroke bisa dihindari.

Selain  minum dalam jumlah yang cukup, membawa camilan yang bergizi seperti kurma juga diklaim dapat menurunkan risiko terjadinya heatstroke ataupun dehidrasi. Lalu seberapa jumlah cairan yang cukup dikonsumsi bagi jemaah haji agar terhindar dari heatstroke?

Mengenal heatstroke

Cuaca panas yang ekstrem di Tanah Suci dapat membahayakan kesehatan jemaah haji dan berisiko menimbulkan heatstroke yang bisa mengancam kondisi fisik. Heatstroke merupakan keadaan ketika darah tidak dapat mengalir ke otak dan pembuluh darah di kepala dengan lancar.

Hal ini disebabkan tubuh tak mampu menoleransi paparan suhu panas yang berlebih saat beribadah haji di Tanah Suci. Heatstroke umumnya terjadi di negara-negara dengan cuaca ekstrem seperti India dan Arab Saudi.

Maka dari itu, menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, sangat penting bagi jemaah haji untuk mewaspadai dan menyiasati agar tidak terkena heatstroke.

Tak hanya itu, kondisi dehidrasi yang berkepanjangan selama aktivitas ibadah haji juga rentan memicu heatstroke. Kondisi ini biasanya akan berujung pada kegagalan multiorgan yang berakibat fatal atau kehilangan nyawa. Kegagalan multiorgan tersebut biasanya akan terjadi pada ginjal, jantung, dan otak.

Kasus heatstroke yang awalnya terjadi pada jemaah haji asal Indonesia di tahun 2015 tidak menutup kemungkinan terjadi kembali di musim haji tahun ini. Menurut informasi saat ini terjadi peningkatan suhu di Arab Saudi hingga 46-50 derajat celsius.

1 dari 3 halaman

Pentingnya cairan tubuh agar terhindar dari heatstroke

Dalam menunjang kesehatan tubuh, dibutuhkan sekitar 2,5 L air putih per hari untuk pria dan sekitar 2,3 L air putih per hari untuk wanita dewasa. Pernyataan delapan gelas air per hari pun ternyata hanya asumsi kebutuhan cairan pada orang dewasa.

Hal ini dikarenakan ada banyak faktor yang memengaruhi jumlah kebutuhan cairan dalam tubuh manusia, seperti usia, berat badan, jenis kelamin, aktivitas, suhu tubuh atau lingkungan sekitar, dan penyakit lainnya yang menyertai.

Cara paling mudah untuk menghitung kebutuhan cairan tubuh adalah dengan menggunakan berat badan. Setiap 10 kilogram pertama berat badan membutuhkan 1 liter air.

Kemudian, untuk 10 kilogram kedua, membutuhkan 500 mililiter air. Sisanya, untuk setiap kilogram berat badan membutuhkan 20 mililiter air. Penuhi selalu kebutuhan cairan tersebut agar tubuh Anda senantiasa sehat dan bugar selama menjalankan ibadah haji.

2 dari 3 halaman

Tips mencegah heatstroke

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan terkait pemenuhan kebutuhan cairan tubuh sebagai upaya pencegahan terhadap heatstroke. Nah, berikut ini adalah tips yang dapat Anda lakukan saat peningkatan suhu ekstrem untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit:

  • Cukupi kebutuhan cairan dengan menghitung jumlah kebutuhan cairan harian Anda berdasarkan berat badan dan aktivitas sehari-hari.
  • Bawalah bekal seperti air putih, air zamzam ataupun kurma sebagai alternatif untuk mencegah dehidrasi yang dapat berujung pada
  • Gunakan payung atau pelindung lain seperti tutup kepala untuk mengurangi panasnya sengatan sinar matahari yang dapat memicu terjadinya
  • Rajin memeriksakan keadaan kesehatan selama beribadah haji,, terlebihbagi Anda yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, ataupun kadar kolesterol yang tinggi.

Karena hal tersebut berkaitan pula dengan kebutuhan cairan Anda. Pihak Kementerian Kesehatan telah juga telah menyiagakan Tim Promotif Preventif (TPP) di Arab Saudi untuk mencegah terjadinya penyakit pada jemaah haji, termasuk heatstroke.

Serangan heatstroke yang sangat mungkin menyerang saat ibadah haji bisa dicegah dengan memenuhi kebutuhan cairan harian. Lakukan tips yang disarankan di atas untuk mencegah terserang heatstroke saat berada di Tanah Suci. 

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar