Sukses

Makan Daging Unta Saat Ibadah Haji, Apa Manfaatnya?

Makan daging unta menjadi suatu kegemaran unik saat beribadah haji. Apa saja manfaatnya?

Klikdokter.com, Jakarta Umat muslim dari seluruh dunia yang datang ke Arab Saudi untuk ibadah haji juga terkadang memakai kesempatan itu untuk mencoba makanan-makanan setempat. Makan daging unta adalah salah satu hal yang biasanya dicoba para jemaah haji.  

Daging unta digadang-gadang sebagai makanan yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Daging binatang berpunuk ini dipercaya memiliki kandungan kolesterol rendah serta memiliki kadar protein yang tinggi.

Daging unta memiliki tekstur yang lebih tidak berlemak dan juga bisa menjadi  sumber vitamin E yang baik. Oleh sebab itu, daging ini dianggap lebih sehat daripada daging merah lainnya, seperti daging sapi dan kambing.  

Terlebih lagi, yang bermanfaat tak hanya dagingnya saja. Susu unta juga mengandung vitamin C tiga kali lipat lebih banyak dari susu sapi, serta kaya akan zat besi dan vitamin B.

Manfaat daging unta

Daging unta yang kaya nutrisi memang layak untuk Anda coba ketika sedang berada di Tanah Suci. Berikut ini beberapa manfaat daging unta bagi kesehatan:

  • Mengobati diabetes

Berdasarkan temuan penelitian tentang penggunaan susu dan daging unta dalam penatalaksanaan diabetes, susu dan daging unta memiliki efek yang kuat dalam mengurangi kadar glukosa darah dan kebutuhan insulin harian. Selain itu daging unta juga bisa mengurangi komplikasi diabetes seperti peningkatan kadar kolesterol, penyakit hati dan ginjal, penurunan stres oksidatif, dan penyembuhan luka yang lama. 

Susu unta sangat aman dan efisien dalam meningkatkan kontrol indeks glikemik darah. Ditambah lagi susu untuk juga bisa mengurangi dosis insulin yang dibutuhkan oleh pasien diabetes.

  • Meningkatkan sistem imunitas tubuh

Ketika beribadah haji, jemaah haji biasanya melakukan aktivitas-aktivitas fisik yang cukup berat. Hal tersebut akan sangat memengaruhi mekanisme pertahanan tubuh yang dapat melemah.

Konsumsi daging unta dipercaya dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh, baik dari infeksi virus ataupun bakteri yang sewaktu-waktu dapat mengancam.

  • Sumber protein dan energi yang baik

Daging unta dipercaya memiliki kandungan protein yang tinggi. Sementara protein merupakan bahan bakar penghasil energi yang sangat dibutuhkan untuk beraktivitas, terlebih saat beribadah haji.

Ketika kebutuhan protein terpenuhi dengan baik, maka akan menstimulasi produksi energi yang maksimal guna menunjang kegiatan ibadah haji. Kemudian, manfaat yang juga dapat dirasakan adalah pengembalian energi yang lebih cepat pasca beraktivitas. 

Dengan begitu, maka para jemaah haji tidak akan merasakan mudah lelah, lemah, dan letih akibat aktivitas fisik berlebih selama beribadah haji.

  • Rendah kolesterol

Daging unta merupakan sumber protein hewani yang sangat baik, karena memiliki nilai kolesterol jahat yang terbilang rendah. Sekali lagi, dengan tingginya aktivitas fisik selama beribadah haji, keberadaan sumber protein hewani di menu makanan tentu menjadi sangat penting.

Daging ini bisa menjadi salah satu pilihan yang baik, terutama bagi Anda yang penasaran dengan rasa dan manfaatnya.

  • Mengobati asma

Asma adalah penyakit radang kronis berupa reaksi peradangan berlebih dan penyempitan jalan napas. Saat ini, ada 300 juta orang penderita asma di seluruh dunia. Perawatan utamanya meliputi dua kelompok, yaitu bronkodilator (melegakan jalan napas) dan obat pengontrol peradangan pada sistem imun. 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa daging atau susu unta memiliki efek antiinflamasi (antiradang), imunomodulator (pemacu sistem imun tubuh), dan antioksidan, yang dapat menurunkan tingkat faktor inflamasi atau peradangan pada penyakit asma seperti interleukin-17 (IL-17), IL-6, IL -1B dan mentransformasikan faktor pertumbuhan -β1 pada sampel manusia dan hewan dengan penyakit asma.

Jika saat ini Anda sedang berada di Tanah Suci untuk ibadah haji, makan daging unta bisa menjadi salah satu wisata kuliner di sela rangkaian ibadah yang Anda lakukan. Meski demikian, batasi konsumsinya dan perhatikan aspek kesehatan sumber daging unta yang akan Anda konsumsi, guna menghindari wabah penyakit infeksi yang dapat menjangkit.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar