Sukses

Lakukan 7 Hal ini untuk Cegah Infeksi Menular Seksual

Infeksi menular seksual dapat menjadi mimpi buruk bagi semua orang. Lakukan beberapa hal ini untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Jika sudah aktif secara seksual, Anda berpotensi terkena infeksi menular seksual (IMS). Faktanya, siapa pun memang bisa jadi korban gangguan kesehatan yang satu ini jika tidak hati-hati dalam berperilaku seksual. Untuk mencegah infeksi, ada beberapa cara yang bisa segera Anda lakukan.

IMS adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Sering kali, penderitanya tidak menyadari bahwa mereka memiliki IMS. Akibatnya, ia pun menjadi sumber penularan bagi orang lain di sekitarnya.

Pentingnya mencegah infeksi menular seksual

Mencegah IMS sangat penting, terlebih jika Anda aktif secara seksual. Pasalnya, IMS sering kali tidak menampakkan gejala dan tetap dapat ditularkan. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penularan IMS antara lain:

  1. Tidak melakukan hubungan seksual

Anjuran ini berlaku untuk mereka yang belum menikah. Hubungan seks sebaiknya dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah dan hanya pada pasangan tersebut. Jika belum menikah, hindari melakukan seks baik secara oral, vaginal, ataupun anal agar terhindar dari penularan IMS.

  1. Setia kepada pasangan

Bukan cuma atas nama cinta, setia merupakan kunci penting pencegahan IMS. Saling terbuka dan jujurlah terhadap pasangan, terutama jika Anda berisiko atau mengalami gejala IMS. Pasalnya, bukan hanya Anda, tetapi pengobatan IMS harus dilakukan pada kedua pasangan untuk menghindari efek pingpong, yang mana pasangan bolak-balik kena IMS atau tetap menulari.

  1. Lakukan vaksinasi

Penyakit yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) dan hepatitis B dapat dicegah dengan vaksin. Vaksin sudah terbukti aman dan efektif dalam mencegah terjadinya penyakit akibat kedua virus tersebut.

Vaksin HPV paling baik jika dilakukan sebanyak tiga kali sebelum Anda aktif secara seksual. Jika Anda sudah aktif secara seksual tetapi belum mendapatkan vaksin HPV, Anda tetap dianjurkan untuk melakukannya.

  1. Tidak bertukar alat pribadi

Tidak menggunakan, bertukar, atau berbagi barang-barang pribadi dengan orang lain. Misalnya celana dalam, handuk, sikat gigi, dan lain-lain.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Pakai kondom

    Kondom sudah terbukti dapat menurunkan risiko penularan IMS. Penggunaan kondom pada laki-laki sangatlah efektif jika dilakukan dengan benar dan konsisten. Gunakan kondom ketika Anda berhubungan seksual dengan berbagai cara, baik oral, vaginal, dan anal.

    Kondom lateks memiliki tingkat proteksi paling tinggi. Sedangkan kondom yang berbahan non lateks, terdapat risiko robek sehingga tetap berisiko menularkan IMS.

    Sebelum menggunakan kondom, pastikan kondom aman dan bisa efektif digunakan dengan cara:

    • Periksa tanggal kedaluwarsa
    • Memastikan kondom tidak robek atau bolong
    • Gunakan kondisi dengan cara yang benar, misalnya tidak terbalik.
    • Selalu pastikan ada jarang pada bagian ujung kondom.
    • Gunakan pelumas kondom yang aman sebelum berhubungan.
    • Memegang kondom setelah berhubungan seks agar tidak lepas.
    • Jangan menggunakan kondom bekas.
  1. Jauhi alkohol dan narkoba

Jika Anda melakukan seks di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, risiko melakukan seks yang berisiko meningkat. Dengan kata lain, ketika Anda dalam keadaan kurang atau tidak sadar atau mabuk, Anda bisa melukai pasangan (atau sebaliknya), sehingga bakteri atau virus penyebab penyakit kelamin bisa masuk ke dalam luka.

  1. Memeriksakan diri

Apabila Anda aktif secara seksual, terutama jika sering gonta-ganti atau punya banyak pasangan, atau memiliki partner seks yang berisiko mengalami IMS, sebaiknya Anda rutin melakukan pemeriksaan ke dokter.

Deteksi IMS sangat penting untuk mencegah terjadinya penularan, baik untuk pasangan atau bakal janin. Jika Anda terdiagnosis IMS, berhenti dulu melakukan hubungan seks dan fokus pada pengobatan. Jika Anda punya IMS, jangan lupa untuk memeriksakan diri dan pasangan.

  1. Menjaga kebersihan, terutama sebelum dan setelah berhubungan seks

Anda perlu membersihkan organ kelamin sebelum dan setelah berhubungan intim untuk mencegah IMS. Dengan menjaga kebersihan area kelamin, Anda bisa melindungi diri dari mikroorganisme penyebab IMS.

Pakai cairan antiseptik pembersih kewanitaan yang aman digunakan tiap selesai berhubungan seks. Gunakan hanya di bagian luar vagina, karena bagian dalam lubang vagina sudah memiliki mekanisme pembersihan sendiri dengan bantuan bakteri baik.

Catat dan ingat selalu tujuh poin di atas untuk mencegah infeksi menular seksual. IMS bisa sangat menakutkan, karena ada beberapa jenis yang tidak bisa sembuh sama sekali. Upayakan pencegahan dengan menghindari perilaku berisiko, setia pada satu pasangan, gunakan kondom, menjaga kebersihan organ intim, lakukan vaksinasi yang dibutuhkan, jauhi alkohol dan narkoba, serta rutin memeriksakan diri.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar