Sukses

Merokok Jadi Penyebab Kanker Payudara pada Pria?

Merokok dianggap sebagai salah satu penyebab kanker payudara pada pria. Bagaimana anggapan medis tentang hal ini?

Klikdokter.com, Jakarta Merokok telah dibuktikan oleh banyak penelitian dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya. Saking bahayanya, rokok bahkan dianggap bisa jadi penyebab kanker payudara pada pria.

Ya, pada kenyataannya kanker payudara juga bisa terjadi pada pria. Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, hal itu karena pria juga memiliki jaringan payudara seperti wanita.

“Risiko pria terkena kanker payudara memang tidak sebanyak wanita, yaitu hanya sebanyak 1%. Selain itu, sebagian besar kanker payudara pada pria terjadi di usia 60–70 tahun. Sangat jarang dialami pria di bawah usia 35 tahun,” tutur dr. Devia.

Kebanyakan pria yang mengalami kanker payudara baru mengetahui kondisinya saat sudah memasuki stadium lanjut. Ini karena kondisi tersebut tidak memberikan gejala yang nyata dan dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang wanita.

Kanker payudara pada pria, akibat merokok?

Banyak yang menyoroti aktivitas merokok yang dilakukan pria. Soal ini, dr. Devia menyebut bahwa sebenarnya kebiasaan merokok tidak bisa disebut penyebab tunggal dari kanker payudara pada pria. 

Sama seperti kanker lainnya, merokok itu biasanya hanya meningkatkan risiko. Sampai saat ini belum ada penyebab tunggal yang bisa disalahkan terkait kanker payudara pada pria," dr. Devia menjelaskan.

Terjadinya kanker payudara pada pria, lanjut dr. Devia, lebih berkaitan dengan kondisi berikut:

  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami kanker
  • Adanya mutasi genetik BRCA1 atau BRCA2 pada pria. Mereka yang mengalami mutasi gen BRCA2 memiliki risiko 6 dari 100 kesempatan untuk menderita kanker payudara. Sedangkan, pria yang mengalami mutasi gen BRCA1 memiliki risiko 1 dari 100 kesempatan untuk menderita kanker payudara.
  • Berusia di atas 65 tahun.
  • Mengalami peningkatan hormon estrogen.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Kurang olahraga.
  • Minum alkohol lebih dari 2 gelas dalam sehari.
  • Riwayat terpapar radiasi pada bagian dada.
  • Pembesaran pada payudara (ginekomastia) akibat terapi hormon atau penyakit infeksi.
  • Mengalami penyakit hati, seperti sirosis.
  • Peradangan atau cedera pada testis.
  • Mengalami kelainan bawaan, seperti sindrom Klinefelter atau tidak menurunnya testis ke dalam buah zakar.

Deteksi dini kanker payudara pada pria

Jaringan payudara pria lebih sedikit dibanding wanita. Kendati begitu, hal tersebut justru akan membuat penyebaran sel kanker ke jaringan sekitarnya semakin cepat. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi para pria untuk mengenali gejala kanker payudara yang mungkin timbul.

Berdasarkan penuturan dr. Andika Widyatama dari KlikDokter, ada beragam gejala kanker payudara pada pria yang harus diwaspadai. Beberapa tanda tersebut meliputi:

  • Timbul benjolan di payudara dan biasanya terasa nyeri saat diraba
  • Terdapat cekungan atau kerutan pada kulit payudara
  • Pada puting atau kulit payudara tampak kemerahan
  • Puting tertarik ke arah dalam (retraksi)
  • Keluar cairan dari dalam puting.

"Pria yang mendeteksi adanya benjolan di dada wajib waspada akan adanya kanker payudara. Namun, tak sedikit pria yang sadar akan hal tersebut sehingga biasanya baru berobat ke dokter setelah mengalami gejala yang parah, seperti keluar darah dari dalam puting," tutur dr. Andika.

Membaca paparan di atas, kini Anda perlu lebih memahami bahwa kanker payudara pada pria adalah sebuah kondisi gawat darurat yang butuh segera ditangani. Jangan sepelekan beragam gejala yang muncul.

Penyebab kanker payudara pada pria ada beragam. Apabila Anda memiliki kebiasaan merokok dan faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit keganasan ini, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau rumah sakit terdekat. Jika hasilnya negatif, segera terapkan kebiasaan hidup sehat dan tinggalkan kebiasaan merokok, agar kanker payudara atau penyakit berbahaya lainnya tidak menyerang kesehatan Anda.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar