Sukses

Manfaat Konsumsi Kurma untuk Kesehatan Jemaah Haji

Mumpung mudah mendapatkannya, jemaah haji bisa mengonsumsi kurma dengan bebas di Tanah Suci. Selanjutnya, rasakan manfaatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Jemaah yang berangkat untuk menunaikan ibadah haji perlu menjaga kesehatan mereka. Ini penting karena mereka akan mengikuti rangkaian ibadah yang padat dan panjang. Jarak antara satu tempat dengan tempat lain juga harus melalui perjalanan panjang sehingga rasa lelah kerap dirasakan. Demi menjaga kesehatan, jemaah haji bisa mengonsumsi kurma.

Nah, mumpung berada di Tanah Suci—negara asal buah kurma—jemaah haji bisa lebih leluasa mendapatkan buah kurma. Buah kecil yang tersohor sejak zaman nabi itu diketahui banyak manfaatnya dan bagus untuk menunjang kesehatan jemaah haji.

Manfaat makan kurma saat beribadah haji

Rasanya yang manis bakal membuat Anda tidak mau berhenti memakannya. Teksturnya yang legit ketika digigit juga menggugah selera. Lebih daripada itu, sesungguhnya kurma memiliki manfaat nyata, terkhusus bagi Anda yang sedang menjalankan ibadah haji, yakni:

1. Melancarkan BAB

"Kurma mengandung serat yang penting bagi kesehatan tubuh, termasuk kesehatan saluran cerna dan mencegah susah buang air besar (BAB). Dalam 100 gr kurma terkandung 7 gr serat yang bisa membantu memenuhi kebutuhan harian serat Anda," ujar dr. Nadia Octavia dari KlikDokter.

Sebuah studi terkait kurma dan BAB pernah dipublikasikan di the British Journal of Nutrition pada 2015. Hasilnya, 21 responden yang mengonsumsi tujuh buah kurma per hari selama tiga minggu mengalami peningkatan frekuensi BAB menjadi lebih lancar dibandingkan mereka yang tidak makan kurma sama sekali.

Ini tentu bagus bagi jemaah haji. Bayangkan, Anda kalau mengalami sembelit, pasti akan mengganggu kelancaran ibadah Anda. Pastikan Anda makan kurma secukupnya untuk membantu ibadah Anda berjalan lancar.

2. Kaya antioksidan

Antioksidan berperan penting untuk melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas. Selain itu juga mampu menurunkan risiko berbagai penyakit seperti peradangan dan kanker. 

"Buah kurma mengandung antioksidan flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat. Flavonoid merupakan salah satu antioksidan kuat yang dapat mengurangi peradangan, menurunkan risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan jenis kanker tertentu," ujar dr. Nadia.

Dengan kandungan antioksidan yang cukup, kurma juga bisa menjaga daya tahan tubuh Anda tetap prima. Sesuatu yang dibutuhkan ketika Anda menjalankan ibadah haji. Selain itu, segala sesuatu yang berhubungan infeksi juga bisa ditekan oleh superfood ini.

3. Menjaga kesehatan otak

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Neural Regeneration Research menyebutkan bahwa konsumsi buah kurma secara rutin dapat menurunkan parameter peradangan di otak seperti interleukin 6 (IL-6). Kadar IL-6 yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Sementara itu, sebuah studi eksperimental pada mencit yang dipublikasikan di Journal of Ayurveda and Integrative Medicine menyebutkan bahwa mencit yang diberi makanan yang dicampur dengan buah kurma memiliki daya ingat yang lebih baik. Mereka juga punya kemampuan belajar yang lebih baik dan menurunkan perilaku cemas dibandingkan mencit yang tidak diberi buah kurma.

Itulah sederet manfaat konsumsi kurma yang bisa Anda peroleh, khususnya bagi para jemaah haji yang saat ini sedang berada di Tanah Suci. Tapi yang perlu Anda ingat, meski buah kurma memiliki nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, namun batasi juga konsumsinya agar tidak berlebihan.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar