Sukses

6 Solusi Mengatasi Diare bagi Jemaah Calon Haji

Diare juga berpotensi mengancam kesehatan jemaah calon haji. Jika mengalaminya, perlu solusi yang tepat untuk mengatasi diare.

Klikdokter.com, Jakarta Jemaah calon haji wajib dalam kondisi kesehatan yang memadai ketika menunaikan ibadah haji. Gangguan kesehatan seperti diare pasti akan membuat jemaah menjadi tidak khusyuk dalam ibadah. Maka dari itu, cari tahu solusi mengatasi diare yang tepat saat sedang ibadah haji.

Jemaah disebut mengalami diare ketika adanya peningkatkan jumlah buang air besar dan penurunan konsistensi tinja, dari lunak menjadi cair. Kalau harus bolak-balik ke toilet atau adanya keluhan lainnya selain mencret, ibadah haji pasti akan terganggu. Belum lagi adanya ancaman dehidrasi jika diare tidak ditangani dengan benar.

Diare paling sering diakibatkan oleh virus dan bakteri. Gejalanya adalah konsistensi tinja yang cair atau lunak, sering buang air besar, nyeri perut, demam, hingga adanya darah di dalam tinja. Selain itu, gejala lain seperti mual dan muntah dapat menyertai diare yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah.

Solusi mengatasi diare bagi jemaah calon haji

Umumnya diare tak sampai menyebabkan jemaah dilarikan ke rumah sakit. Namun agar tidak makin parah, jemaah direkomendasikan untuk segera mengatasinya dengan melakukan ini:

  1. Banyak minum air putih

Ketika mengalami diare, menjaga tubuh agar tidak kekurangan cairan sangat penting. Perbanyak konsumsi cairan, paling aman adalah dengan air putih.

"Minum cukup air membuat Anda tidak berada dalam ancaman dehidrasi akibat diare," kata dr. Atika dari KlikDokter.

Sebagai upaya untuk terus terhidrasi, usahakan sedikitnya mengonsumsi 8 gelas cairan per hari. Hindari dulu minum minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, atau minuman berenergi, begitu juga minuman bersoda. Kafein bisa memperparah gejala diare.

  1. Makan buah apel dan pir

Dikatakan oleh dr. Atika, buah apel dan pir mengandung zat pektin. Zat tersebut bertugas untuk menyerap kelebihan air di usus. Ini berhubungan dengan konsistensi tinja nantinya.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Konsumsi probiotik

Probiotik merupakan sumber bakteria baik yang bekerja di saluran usus untuk membuat lingkungan usus yang sehat. Probiotik menjaga kesehatan usus agar terhindar dari infeksi.

“Konsumsi probiotik bisa membantu mengatasi diare dengan cara menyeimbangkan bakteri di usus,” kata dr. Anita Amalia Sari juga dari KlikDokter turut menambahkan.

Dapatkan probiotik lewat makanan hasil fermentasi seperti tempe atau yoghurt.

  1. Suplemen zink

Suplemen zink biasanya untuk diare akut. Suplemen jenis ini diketahui dapat membantu memperbaiki sel epitel usus, membantu menyerap natrium di usus, dan mencegah keluarnya klorida dari dalam tubuh. Penyerapan natrium di usus otomatis akan membantu terjadinya penyerapan air, sehingga pemberian zink dapat membantu mengatasi diare.

  1. Hindari makanan pedas dan asam

Kalau sedang diare, sebaiknya memang tidak memaksakan diri untuk tetap melahap makanan pedas dan/atau asam. Kedua jenis makanan tersebut bisa bikin diare memburuk. Selain itu, hindari juga makanan berminyak dan makanan mengandung pemanis buatan.

  1. Minum obat diare

Kata dr. Anita, beberapa jenis obat anti diare yang dapat dibeli tanpa resep, seperti bismuth subsalisilat atau loperamide, dapat membantu mengurangi keluhan diare ringan. Namun, penggunaan obat-obat tersebut tidak dapat mengatasi penyebab diare dan tidak dianjurkan untuk penderita diare kronis.

“Bila Anda mengalami diare kronis, yaitu diare yang dialami lebih dari 14 hari, maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut,” ujar dr. Anita.

Jika misalnya obat diare tak tersedia, Anda bisa mencoba membuat cairan oralit. Caranya adalah dengan mencampurkan air putih, garam, dan gula. Kombinasi ketiganya mengandung mineral, elektrolit, dan energi.

Garam mampu meningkatkan pengangkutan dan meninggikan daya absorbsi gula melalui membran sel. Gula dalam larutan NaCl (garam dapur) juga berkhasiat meningkatkan penyerapan air pada dinding usus secara kuat, sehingga proses dehidrasi tubuh dapat dikurangi atau diatasi.

Perlu diingat, oralit tidak menghentikan diare, tetapi mengganti cairan tubuh yang hilang bersama tinja. Dengan mengganti cairan tubuh tersebut, terjadinya dehidrasi dapat dihindarkan.

Itulah solusi lengkap mengatasi diare bagi jemaah calon haji di Tanah Suci. Usahakan untuk menghindari makanan berlemak, cek kebersihan makanan, memasak makanan hingga benar-benar matang, hindari jajan pinggir jalan, minum banyak air agar terhindar dari dehidrasi, serta jangan berpikir dua kali untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat jika diare terus berlangsung.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar