Sukses

Deodoran yang Tepat untuk Kulit Ketiak Sensitif

Untuk pemilik kulit ketiak sensitif, salah pilih deodoran bisa iritasi kulit. Karenanya, pemilihan deodoran harus tepat!

Klikdokter.com, Jakarta Orang-orang dengan kulit ketiak sensitif sering kesulitan mencari deodoran yang tidak memicu reaksi pada kulit. Hal ini karena kebanyakan produk mengandung pewangi dan zat kimia yang rentan menimbulkan respons tertentu di kulit ketiak.

Jika kulit ketiak Anda tergolong bertipe sensitif, Anda boleh lega. Kini ada produk yang bisa mengakomodasi kebutuhan ini.

Pada hari Kamis (11/7) lalu di bilangan Menteng, Jakarta, Dove memperkenalkan inovasi terbarunya, yaitu Dove Sensitive Deodorant yang diformulasikan khusus sehingga nyaman dan lembut untuk ketiak, bahkan untuk kulit ketiak yang sensitif.

Berdasarkan penelitian dari Dove Deodorant White Spaces Identification (PDC – ID19059915 – JUNE 2019), kebutuhan perawatan untuk kulit ketiak sensitif meningkatkan. Terbukti sejak bulan Juli 2016 hingga Juni 2019, pencarian secara digital untuk produk perawatan kulit sensitif meningkat sebesar 78 persen, dan menjadi tingkat pertumbuhan tercepat dibanding pencarian untuk permasalahan kulit lainnya.

“Perubahan gaya hidup wanita yang aktif dan produktif dapat memengaruhi kondisi emosi dan tingkat stres. Misalnya dengan mobilitas yang tinggi hingga kebiasaan konsumsi kafein yang dapat memicu masalah keringat pada beberapa bagian tubuh, salah satunya ketiak. Namun, pada sebagian wanita pemilik kulit sensitif, mereka membutuhkan deodoran dengan formulasi khusus agar terhindar dari gatal atau iritasi,” jelas Anggya Kumala selaku Senior Brand Manager Dove Deodorant.

Sadar akan adanya kebutuhan tersebut maka terciptalah Dove Sensitive Deodorant. Deodoran ini diformulasikan dengan 0 persen kandungan parfum, alkohol, paraben, serta dilengkapi dengan ¼ Dove moisturizing cream yang melembutkan.

“Bagi pemilik kulit sensitif, kandungan parfum, paraben, dan alkohol dalam deodoran dapat memicu terjadinya iritasi atau alergi, sehingga masih ada wanita yang menghindari pemakaian deodoran. Padahal, penggunaan deodoran disertai antiperspiran dapat membantu mengatasi permasalahan keringat berlebih yang umumnya terjadi akibat perubahan gaya hidup seperti mengonsumsi makanan cepat saji, minuman berkafein, obat-obatan, dan kondisi emosional seperti stres dan rasa khawatir,” jelas dermatolog dr. Melyawati Hermawan, SpKK, yang turut hadir dalam acara peluncuran tersebut.

1 dari 2 halaman

Kandungan terlarang untuk kulit sensitif

Sebelumnya disebutkan bahwa alkohol, pewangi, dan paraben tidak dianjurkan untuk ditambahkan ke dalam produk perawatan pemilik kulit sensitif. Apa alasannya?

  • Alkohol: bisa menyebabkan kulit kering dan iritasi antiperspiran
  • Pewangi: bisa menyebabkan kulit sensitif dan ruam
  • Paraben: bisa mengiritasi kulit, khususnya jika area ketiak sudah teriritasi atau luka sebelumnya akibat aktivitas mencukur

Selain ketiga bahan di atas, Anda juga harus mewaspadai kandungan aluminium sering ditambahkan ke campuran deodoran untuk menghentikan sementara aliran kelembapan ke kulit dengan menyumbat saluran keringat. Namun, bahan ini bisa tak cocok pada kulit sensitif.

Tanda kulit ketiak sensitif

Area ketiak memang rentan mengalami iritasi akibat antiperspiran. Kulit yang tipis lebih rentan terhadap reaksi alergi. Selain itu lingkungan yang hangat dan lembap pada ketiak merupakan tempat favorit berkembang biaknya bakteri.

Tak hanya itu, gesekan ketiak dengan kulit atau pakaian juga bisa menyebabkan iritasi kulit lebih lanjut. Jika setelah memakai deodoran ada keluhan di kulit ketiak – seperti sensasi panas, gatal, dan merah – menurut dr. Melyawati itulah tanda kulit sensitif.

“Ketiak yang jadi kehitaman juga salah satu tandanya. Itu adalah tanda iritasi kronis,” kata dr. Melyawati.

Terbukti aman untuk kulit sensitif

Tak main-main, Dove yang ada di bawah naungan PT Unilever Indonesia menggandeng Perdoski Jaya untuk melakukan studi klinis untuk menguji Dove Sensitive Deodorant yang cocok digunakan untuk mengatasi keringat tanpa menimbulkan alergi.

Penelitian bertujuan untuk menguji penggunaan produk deodoran dan antiperspiran hipoalergenik yang tidak mengandung parfum, paraben, ataupun alkohol.

Penelitian dilakukan kepada sejumlah mahasiswi di sebuah perguruan tinggi Jakarta dalam rentang usia 18-20 tahun, dengan menggunakan instrumen penilaian gravimetrik dan Axillary Sweating Daily Diary (ASDD) untuk mengukur derajat keparahan keringat serta dampaknya pada aktivitas sehari-hari. Selain itu, juga dilakukan pemantauan terhadap kemungkinan terjadinya iritasi pada kulit seperti kemerahan, bersisik, rasa seperti tertusuk, terbakar, ataupun gatal.

“Berdasarkan tahap-tahap uji klinis yang dilakukan, Dove Sensitive Deodorant dinyatakan aman tanpa menimbulkan alergi dan iritasi, dan efektif mengurangi keringat bahkan setelah berolahraga,” kata dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV, selaku Ketua Perdoksi Jaya dalam sebuah pernyataan.

Memilih deodoran yang tepat untuk kulit ketiak sensitif sebetulnya tidak sulit, kok, asal Anda membaca benar-benar apa saja kandungannya di kemasan. Hindari produk dengan alkohol, pewangi, paraben, dan alumium agar terhindar dari reaksi kulit yang justru bikin Anda tak nyaman.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar