Sukses

Kembali Olahraga Usai Melahirkan, Kapan Waktu yang Tepat?

Olahraga usai melahirkan tidak bisa sembarang dilakukan. Jadi, kapan waktu yang tepat ibu melahirkan berolahraga kembali?

Klikdokter.com, Jakarta Kapan sih waktu yang tepat untuk olahraga usai melahirkan? Pertanyaan itu pasti sering muncul di benak para wanita yang telah menjalani masa persalinan. Niatnya, apa lagi kalau tidak untuk kembali langsing.

Ya, wanita mana yang tak iri melihat badan langsing para artis dan model usai melahirkan? Setelah persalinan, kebanyakan wanita tentu ingin segera kembali ke bobot tubuh ideal seperti sebelum hamil.

Berbagai cara pun ditempuh agar tubuh menjadi langsing. Mulai dari diet hingga berolahraga. Namun, tentu tidak sembarangan wanita langsung olahraga usai melahirkan.

Berolahraga rutin usai melahirkan sebenarnya sangat baik dilakukan karena dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh, seperti:

  • Menurunkan berat badan
  • Menguatkan otot perut
  • Mengurangi stres
  • Meningkatkan energi dan stamina
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Meningkatkan kualitas tidur.

Tak hanya itu, menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian juga akan memberikan contoh yang baik dan sehat bagi anak Anda kelak. Ketika Anda sudah siap untuk kembali berolahraga, yang terpenting adalah jangan memforsir diri dan kenali kapasitas Anda.

Proses melahirkan dapat menyebabkan berbagai masalah fisik, seperti nyeri punggung, serta inkotinensia urine (tidak bisa mengontrol BAK). Nah, kondisi-kondisi ini bisa memburuk jika olahraga yang Anda lakukan terlalu berat dan tidak tepat.

Hormon kehamilan juga akan memengaruhi otot sendi hingga 6 bulan usai melahirkan sehingga Anda lebih rentan mengalami cedera. Untuk itu, ketika akan berolahraga, sebaiknya mulailah dari olahraga intensitas ringan.

Mulai dengan yang ringan

Jika sudah siap untuk kembali berolahraga, mulailah dengan olahraga ringan, seperti senam kegel. Senam kegel berfungsi untuk menguatkan otot dasar panggul yang mendukung rahim, kandung kemih, usus halus, dan rektum.

Kontraksikan otot panggul yang Anda gunakan untuk menghentikan urine. Tahan selama 10 detik, lakukan paling tidak 3 set dengan 10 repetisi per hari. Namun, hindari melakukan senam kegel saat sedang berkemih. Selain itu, latihan ringan seperti stretching atau jalan kaki juga bisa Anda lakukan.

Namun, hindari dulu melakukan latihan untuk otot perut seperti sit up, crunches, atau latihan beban. Terlebih bila Anda melahirkan secara caesar karena dapat memberikan tekanan pada luka bekas operasi.

Kapan boleh olahraga?

Senam kegel dapat dimulai 2 hari usai Anda melahirkan, baik persalinan normal maupun caesar. Namun, jika Anda merasakan nyeri sebaiknya segera berhenti. Bagi Anda yang melahirkan normal, secara bertahap bisa mulai ditingkatkan menjadi stretching atau jalan kaki ringan. Tentunya jika Anda sudah merasa stamina kembali prima dan kuat.

Adapun wanita yang melahirkan secara caesar sebaiknya tunggu setelah 6 minggu untuk berolahraga. Setelah 6-8 minggu, Anda bisa mulai olahraga jalan kaki ringan atau intensitas rendah. Jika Anda merasa tidak nyaman, nyeri, atau rasa tertarik pada luka bekas operasi, segera hentikan olahraga. Cobalah lagi beberapa minggu kemudian.

Olahraga berat atau intensitas tinggi sebaiknya dihindari dalam tiga bulan pertama usai melahirkan, baik untuk persalinan normal maupun caesar.

Kembali olahraga usai melahirkan mungkin terasa sulit, apalagi Anda harus mengurus bayi baru lahir secara bersamaan. Namun, tetap sempatkan meski hanya sebentar. Yang perlu Anda ingat, jangan memforsir diri dan cari waktu yang tepat. Lakukan latihan secara bertahap, tapi konsisten. Jangan lupa, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan Anda.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar