Sukses

Gigi Rapuh, Tanda Penyakit Kronis?

Salah satu masalah gigi yang kerap terjadi adalah gigi rapuh. Apa benar kondisi ini pertanda adanya penyakit kronis?

Lapisan email gigi adalah bagian yang paling keras pada tubuh Anda. Namun pada beberapa kondisi, struktur email gigi bisa menjadi lemah sehingga membuat gigi rapuh. 

Gigi yang rapuh tentu akan membuat seseorang tak nyaman. Apa saja hal yang bisa menyebabkan gigi menjadi rapuh?

1 dari 3 halaman

Penyebab Gigi Rapuh

Terdapat kebiasaan dan kondisi kesehatan yang dapat memicu terjadinya gigi rapuh, seperti:  

  • Kebiasaan Menggertakkan Gigi

Kebiasaan ini disebut juga dengan bruxism. Biasanya bruxism dilakukan saat beraktivitas sehari-hari atau tidur malam hari. Akibat dari gerakan pergesekan antar permukaan gigi yang berulang, lapisan email pun menjadi hilang dan memicu gigi rapuh.

Artikel Lainnya: Kenali 5 Hal Tak Terduga Penyebab Noda pada Gigi

  • Menyikat Gigi Kurang Bersih

Sisa makanan yang tidak disikat dalam waktu yang lama akan menyebabkan lubang gigi. Lubang gigi bisa bertambah semakin dalam sampai merusak bagian saraf gigi. Gigi yang sarafnya rusak akan cenderung membuat mahkota gigi lebih rapuh dan mudah patah.

  • Penuaan

Seiring bertambahnya usia, saraf gigi lama kelamaan akan menciut. Proses ini mengurangi cairan di dalam pori-pori gigi, sehingga lapisan email menjadi kering, lebih lemah, dan rentan patah. 

  • Kelainan Dentinogenesis Imperfekta

Menurut Osteogenesis Imperfecta Foundation, kelainan ini dapat menyebabkan gigi rapuh karena terdapat penyatuan yang tidak sempurna pada bagian pertemuan antara dentin dan email. Akibatnya lapisan email seperti terpisah dari dentin dan membuat gigi menjadi lebih kuning dan rentan berlubang. 

  • Kekurangan Nutrisi

Kekurangan vitamin A dapat membuat gigi menjadi rapuh. Sedangkan kekurangan vitamin D dapat menurunkan penyerapan kalsium dan fosfor di mana berperan dalam pembentukan kekuatan email.

Artikel Lainnya: Gigi Pria Lebih Rapuh daripada Gigi Wanita?

  • Penyakit Kronis

Kesehatan gigi memang tidak bisa dipisahkan dengan kesehatan seluruh tubuh. Bahkan, beberapa penyakit kronis muncul dengan gejala gigi rapuh. Tanpa disadari, terkadang tubuh memberikan “sinyal” sudah terjadinya penyakit kronis melalui gigi. 

2 dari 3 halaman

Penyakit Kronis yang ditandai Gigi Rapuh

Ada beberapa penyakit kronis yang memiliki gejala berupa gigi rapuh, seperti berikut ini: 

  1. Diabetes 

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa atau gula dalam darah. Glukosa yang menumpuk di dalam darah dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh hingga komplikasi.

Beberapa penyakit gigi dan mulut yang dialami pasien diabetes biasanya ditandai dengan adanya gigi rapuh, penyakit gusi, mulut kering, luka di dalam mulut, dan lainnya. 

Beberapa penelitian mengatakan bahwa penyakit gusi dan diabetes dapat saling memengaruhi satu sama lain. Misalnya, dengan adanya penyakit gusi maka dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. 

Artikel Lainnya: Tak Disangka, 5 Artis Ini Mengidap Penyakit Kronis

  1. Bulimia dan Anoreksia

Keduanya adalah gangguan pada pola makan. Biasanya, kondisi ini terjadi pada orang yang terlalu takut mengalami kelebihan berat badan sehingga menjalani diet yang berlebihan. 

Bulimia dan anoreksia dapat menimbulkan efek samping pada kesehatan gigi. Penyebabnya, tubuh Anda kekurangan vitamin, mineral, protein, serta nutrisi penting lain untuk menjaga kesehatan gigi dan kesehatan seluruh tubuh.

Seseorang yang mengalami bulimia biasanya akan memuntahkan makanannya. Hal ini menyebabkan asam yang mencerna makanan di dalam lambung ikut keluar dan mengenai permukaan gigi.

Lama kelamaan, hal ini akan memicu gigi rapuh. Selain itu, gigi akan tampak transparan dan terkikis, timbul bau mulut, sampai menyebabkan kerongkongan menjadi bengkak.

Artikel Lainnya: Ucapan Stay Positive Tak Selalu Baik bagi Pasien Penyakit Kronis

  1. Osteoporosis

Penyakit osteoporosis bisa menyebabkan tulang-tulang, termasuk tulang rahang menjadi rapuh dan mudah patah. Lama kelamaan, kondisi ini dapat merusak tulang alveolar.

Kerusakan tulang dapat pula membuat gigi menjadi goyang. Beberapa pengobatan untuk penyakit osteoporosis juga bisa menyebabkan gangguan pada tulang rahang.

Ketahui juga bahwa osteoporosis dapat dideteksi dini oleh pemeriksaan dokter gigi. Gejala-gejala yang bisa terlihat adalah adanya penyakit gusi, berkurangnya kepadatan tulang rahang, gigi banyak yang goyang, sulit membuat gigi palsu yang pas, dan terjadi gangguan sendi rahang.

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Midlife Health pada 2017, wanita yang mengalami menopause dan osteoporosis memiliki tingkat kejadian gigi goyang lebih tinggi. Bahkan, wanita yang mengalami osteoporosis bisa mengalami gigi goyang tiga kali lipat lebih besar dibanding wanita yang tidak mengalami osteoporosis.

Masalah pada gigi, termasuk gigi rapuh, bisa menjadi tanda adanya penyakit kronis. Untuk menghindari berbagai penyakit akibat gigi rapuh, lakukanlah kunjungan rutin ke dokter gigi. Karena dokter gigi tidak hanya dapat melihat kerusakan gigi, tapi juga bisa melihat bila terdapat tanda-tanda penyakit kronis yang muncul di dalam mulut.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan mengenai kesehatan gigi dan mulut, dapat berkonsultasi secara online dengan dokter kami. Gunakan layanan Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar