Sukses

Minum Obat Asam Urat Bikin Beser?

Asam urat bisa dikendalikan dengan obat. Tapi, benarkah minum obat asam urat bikin beser?

Klikdokter.com, Jakarta Saat asam urat mendera, rasa nyeri di persendian tentu akan mengganggu aktivitas Anda. Dalam kondisi ini, Anda biasanya akan langsung minum obat asam urat. Akan tetapi, selain meredakan nyeri sendi, benarkah obat tersebut juga membuat Anda sering beser?

Asam urat dan gejalanya

Asam urat atau dalam dunia medis disebut gout merupakan suatu keadaan yang terjadi ketika terdapat penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan.

"Sebelum kristal asam urat terbentuk, biasanya terjadi peningkatan kadar asam urat yang tinggi di dalam darah atau dikenal medis dengan istilah hiperuricemia. Menurut penelitian, gejala dari keadaan tersebut hanya dirasakan oleh sepertiga pasien. Dengan kata lain, keadaan hiperurisemia sangat sulit dideteksi tanpa melakukan pemeriksaan kadar asam urat secara rutin," ujar dr. Andika Widyatama dari KlikDokter.

Gejala-gejala dari asam urat biasanya berkisar seperti nyeri sendi hebat terus-menerus, bengkak pada area sendi, kekakuan pada sendi, dan perubahan bentuk sendi. Dari semua gejala ini, nyeri sendi yang hebat merupakan gejala paling umum.

Nyeri sendi bisa dirasakan pada mata kaki, jari kaki, lutut, hingga pergelangan tangan. Penderita asam urat pada umumnya mengeluhkan nyeri di bagian ibu jari kaki.

Pengobatan asam urat

Asam urat tergolong penyakit kambuhan. Dalam arti, penyakit ini tidak bisa sembuh 100 persen. Akan tetapi, penyakit ini bisa diobati dan dikendalikan.

Biasanya, penanganan penyakit asam urat terdiri dari penggunaan obat-obatan dan memperbaiki gaya hidup. Obat-obatan untuk menangani asam urat dipergunakan saat ada serangan akut maupun untuk pencegahan serangan, serta menurunkan risiko komplikasi. Saat terjadi serangan, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan pereda nyeri dan antiradang.

"Sementara itu, apabila kadar asam urat terpantau tinggi tapi serangan belum terjadi, penderita sangat dianjurkan mengonsumsi obat-obatan yang sesuai. Beberapa obat yang sering digunakan untuk menurunkan kadar asam urat misalnya allopurinol dan probenecid," ucap dr. Andika.

Allopurinol dapat membatasi jumlah produksi asam urat oleh tubuh. Sementara itu, probenecid dapat meningkatkan kemampuan ginjal untuk membuang asam urat dari dalam tubuh.

Bisa bikin beser?

Obat-obatan memang sangat disarankan jika Anda memiliki asam urat. “Tapi Anda harus tahu bahwa obat asam urat memiliki efek samping. Salah satunya adalah beser,“ ujar dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

"Apakah obat asam urat membuat seseorang beser, itu bisa saja terjadi. Biasanya pengonsumsi obat asam urat memang mengalami perubahan volume urine," ujar dr. Theresia.

"Efek samping lainnya, bisa juga terasa nyeri saat berkemih dan ada darah pada urine. Selain itu, juga kerap terjadi perubahan warna urine, seperti urine menjadi lebih gelap. Tapi perlu diingat, tidak semua orang akan mengalami ini," dia menambahkan.

Selain itu, dr. Theresia menjelaskan, efek samping dari obat asam urat biasanya minor. Anda pun tidak perlu khawatir berlebihan. "Jadi tergantung pada masing-masing orang, bagaimana tubuh merespons obat. Selain beser, orang-orang juga bisa mengalami mual, diare, dan tenggorokan kering. Itu pun hanya efek jangka pendek," ujar dr. Theresia.

Beser adalah salah satu efek samping minum obat asam urat. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Tidak semua orang yang minum obat asam urat akan mengalaminya. Respons dan reaksi tubuh bisa berbeda-beda. Yang terpenting Anda mengonsumsi obat sesuai dosis yang tepat menurut anjuran dokter.

[HNS/ RVS]

2 Komentar

  • Firenza Karawang

    mau tanya dok,,,kosumsi obat asam urat biasa nya dokter memberikan obat 1x1,,, pertanyaanya apakah bisa di berikan 1x2?

  • Firenza Karawang

    mau tanya dok,,,kosumsi obat asam urat biasa nya dokter memberikan obat 1x1,,, pertanyaanya apakah bisa di berikan 1x2?