Sukses

Vagina Gatal Sebelum Haid, Ada Gejala Apa?

Anda pernah mengalami vagina gatal sebelum haid? Kenali penyebabnya agar Anda bisa mencegahya terjadi lagi.

Klikdokter.com, Jakarta Beragam kondisi mulai dari sensitif, lemas, nyeri di beberapa bagian tubuh, hingga vagina gatal sebelum haid, bisa menyerang wanita menjelang haid tiba. Rasa gatal tersebut tentu saja bikin duduk dan berjalan jadi tak tenang.

Untuk mengatasi hal itu, tentu Anda harus mengetahui dulu apa penyebab dari kondisi tersebut. Dengan cara demikian Anda bisa mencegahnya sebelum keadaan tersebut kembali terulang.

Vagina gatal menjelang haid itu wajar

Dilansir dari Healthline, sebenarnya, vagina gatal sebelum haid atau menstruasi adalah normal. Bahkan, tak hanya sebelum, gatal vagina selama dan setelah haid pun dapat dikatakan normal. Rasa gatal ini bisa dirasakan di vagina atau pada vulva (bagian luar vagina) dan labia (bibir vagina).

Timbulnya gejala vagina gatal sebelum haid disebabkan oleh perubahan hormon. Alhasil, perubahan tersebut membuat kondisi vagina mengalami beberapa hal yang tak menyenangkan, seperti infeksi ragi, bakterial vaginosis, trikomoniasis, iritasi, hingga Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD). Secara rinci, penyebab-penyebab vagina gatal adalah:

  • Infeksi ragi

Infeksi ragi siklik atau cyclic vulvovaginitis adalah sensasi terbakar serta gatal pada vulva dan bagian dalam vagina yang terjadi setiap siklus menstruasi tiba. Beberapa orang mungkin mengalaminya sebelum atau selama haid. Sayangnya, aktivitas seksual dapat memperburuk sensasi tersebut.

Infeksi ini disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida. Sepanjang siklus menstruasi, hormon  akan berfluktuasi. Hal itu dapat memengaruhi keseimbangan pH vagina yang pada akhirnya akan memengaruhi perkembangan bakteri alami di vagina. Tak cuma gatal, jika Anda mengalami infeksi ragi, vagina akan kemerahan dan mengalami keputihan seperti keju cottage.

  • Bakterial Vaginosis

Bakterial vaginosis memiliki banyak gejala yang sama dengan infeksi ragi. Hanya saja, perbedaannya terletak pada aroma yang muncul dari vagina, yakni bau busuk seperti ikan. Selanjutnya, bila infeksi ragi dapat membuat Anda juga mengalami keputihan seperti gumpalan keju atau cenderung abu-abu, bakterial vaginosis justru menyebabkan keputihan yang warnanya kuning kehijauan.

Tentu saja kondisi ini membuat vagina jadi gatal. Bakterial vaginosis dapat disebarkan dari satu orang ke orang lain melalui berbagi mainan seks. 

  • Trikomoniasis

Jika vulva atau bagian dalam vagina Anda gatal berlebih, bukan tak mungkin infeksi menular seksual, seperti trikomoniasis, menjadi penyebabnya. Ini mungkin adalah kondisi yang paling tak mengenakkan sehingga Anda dapat meminta bantuan dokter. Gejala trikomoniasis kerap muncul antara 5-28 hari setelah terinfeksi. Bisa saja, gejalanya muncul sebelum Anda menstruasi. 

  • Iritasi

Ketika iritasi dan gatal pada vagina terjadi sebelum menstruasi, bisa saja itu disebabkan oleh bahan celana dalam yang bikin tak nyaman. Namun, bila rasa gatal muncul sampai Anda menstruasi, bisa jadi penyebabnya adalah pembalut atau tampon yang tidak cocok.

Untuk mengatasinya, dr. Dyan Novita Anggraini dari KlikDokter menyarankan untuk memilih celana dalam berbahan katun yang tidak terlalu ketat. Semakin ketat celana dalam Anda, semakin tinggi tingkat kelembapannya. Risiko gatal pun akan meningkat.

“Selama menstruasi, jangan lupa untuk ganti pembalut setiap 4-6 jam sekali atau setiap Anda merasa pembalut sudah terlalu penuh,” dia menjelaskan. 

  • Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD)

Premenstrual dysphoric disorder (PMDD) adalah sekelompok gejala mental serta fisik yang dimulai sekitar seminggu sebelum menstruasi dan berakhir saat haid selesai.

Beberapa gejala yang ditimbulkan, antara lain depresi, mudah marah, nyeri otot, nyeri payudara, jerawatan, dan rasa gatal pada vagina. Apabila PMDD yang dirasakan terlalu parah, Anda bisa mengonsultasikan hal tersebut kepada dokter. 

Vagina gatal sebelum haid memang dapat dikatakan wajar karena adanya perubahan hormon. Ketidakseimbangan hormon menjelang menstruasi akhirnya berujung pada kondisi-kondisi yang membuat vagina tak nyaman. Akan tetapi, kondisi ini biasanya akan berakhir saat haid sudah selesai. Kendati demikian, jika gatal yang dirasakan sudah terlampau parah, ada baiknya Anda mengunjungi dokter. 

[HNS/ RVS]

2 Komentar