Sukses

Raffi Ahmad Sakit, Tumbuh Benjolan di Leher

Raffi Ahmad sakit, diduga penurunan kondisinya berhubungan dengan munculnya benjolan di leher. Kira-kira, apa penyebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Media hiburan tengah heboh memberitakan presenter Raffi Ahmad sakit karena tumbuh benjolan di leher. Hal ini diungkapkan suami Nagita Slavina seperti dilansir Liputan6.com. Ayah dari Rafathar ini mengaku ada benjolan yang tumbuh di lehernya, yang memaksanya harus beristirahat. Suaranya bahkan terdengar serak dan nyaris habis.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa benjolan di pita suara tersebut mungkin harus diambil lewat tindakan operasi. Namun konsekuensinya, operasi akan membuatnya harus beristirahat total selama 6 bulan ke depan.

Penyebab dari penurunan kondisi Raffi tersebut diduga akibat kegiatan syuting yang terlampau padat, sehingga membuat pita suaranya bekerja terlalu keras. Bukan tak mungkin dirinya terlalu memaksakan diri terkait penggunaan suaranya tanpa memberi waktu yang cukup bagi tubuhnya untuk beristirahat.

"Kayak overused gitu, kayak dia terlalu dipaksa terus suara. Mungkin dulu aku kerja jadi host, kan, di Dahsyat dari umur 19 tahun sampai sekarang 32 tahun," paparnya, seperti dikutip dari Liputan6.

Sebenarnya, apa yang dialami Raffi Ahmad?

Penyebab benjolan di leher itu sangat banyak. Akan tetapi, jika merujuk pada perkataan Raffi Ahmad yang menyebutkan bahwa benjolan terjadi karena overused  bertahun-tahun, kemungkinan ada masalah di pita suara yang sering disebut nodul pita suara.

  • Nodul pita suara

"Biasanya bisa bermasalah dengan pita suara. Itu biasanya ada nodul di pita suara. Kalau benjolannya besar, bisa saja terlihat," ujar dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

"Nodul bentuknya bisa seperti kista atau daging lebih. Memang biasanya penyebabnya adalah suara yang overused atau trauma pada pita suara. Umumnya, kondisi ini tidak berbahaya,” jelas dr. Theresia.

  • Infeksi di leher yang disertai batuk dan pilek

Kemungkinan penyebab benjolan di leher lainnya adalah akibat adanya infeksi di leher, dengan disertai batuk dan pilek. Untuk kasus ini, dr. Theresia mengatakan bahwa kelenjar getah bening bisa menonjol karena adanya infeksi. Akan tetapi, kondisi ini akan berangsur membaik seiring batuk, pilek, dan infeksi yang perlahan sembuh.

“Itu merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap adanya infeksi atau radang pada tubuh,” kata dr. Theresia.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Gangguan kelenjar tiroid

Pembesaran kelenjar tiroid atau (dikenal awam sebagai gondok) juga mungkin terjadi penyebab benjolan di leher.

“Penyebabnya adalah adanya kelainan pada glandula tiroid yang dapat berupa perubahan fungsi maupun bentuk susunan kelenjar,” kata dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter.

Secara klinis, benjolan yang muncul di leher bisa berjumlah satu atau banyak tanpa disertai nyeri. Meski begitu, keluhan sulit menelan, sulit bernapas, bahkan suara serak juga bisa terjadi.

  • Kanker

Kanker adalah salah satu kondisi yang paling ditakuti. Beberapa jenis kanker yang sering dikaitkan dengan benjolan di leher adalah limfoma dan kanker tiroid.

“Selain muncul benjolan di leher, tanda dan gejala limfoma adalah adanya benjolan lain seperti di ketiak atau lipat paha, demam yang hilang timbul, menggigil, berat badan menurun, sesak napas, batuk, mudah lelah, bahkan gatal-gatal tanpa sebab yang jelas,” jelas dr. Devia.

Sedangkan pada kanker tiroid, benjolan yang muncul akan teraba keras, tidak bisa digerakkan, dan tidak nyeri.

Penyebab Raffi Ahmad sakit akibat tumbuh benjolan di leher masih belum diketahui pasti. Namun secara umum ada banyak faktor yang bisa memengaruhinya. Untuk menegakkan diagnosis, dibutuhkan wawancara dan beberapa pemeriksaan penunjang dari dokter untuk mengetahui apakah benjolan tersebut berbahaya atau tidak.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar