Sukses

Tips Memilih Lampu yang Aman untuk Kesehatan Mata

Memilih lampu sering membingungkan karena ada banyak ragam yang ditawarkan. Agar kesehatan mata selalu terjaga berikut tipsnya.

Klikdokter.com, Jakarta Memilih lampu sering kali lebih didasarkan pada pilihan warna dan intensitas cahaya. Kesehatan mata jarang sekali menjadi pertimbangan saat seseorang membeli lampu untuk penerangan di rumah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Australian National University, dikatakan bahwa paparan berlebihan pada bola lampu yang sangat terang selama lebih dari 45 jam dalam seminggu dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mata seperti katarak dan pterigium. Beberapa alasan yang mendasari terjadinya hal ini, di antaranya:

  • Flicker

Sinar yang dipancarkan oleh lampu memiliki sifat flicker atau berkedip. Tidak semua orang memiliki toleransi terhadap hal ini. Bagi orang yang sensitif terhadap cahaya, kondisi ini dapat menimbulkan kelelahan pada mata yang memicu gangguan penglihatan.

  • Sinar biru

Lampu bisa memancarkan sinar biru yang bersifat tidak baik bagi kesehatan mata, karena dapat menimbulkan toksisitas pada saraf mata atau retina. Selain itu, paparan sinar biru juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya katarak.

Paparan sinar biru secara berlebihan juga dapat menimbulkan kesulitan untuk tidur, meningkatkan risiko terjadinya degenerasi makula hingga meningkatkan risiko kanker mata.

  • Sinar ultraviolet

Setiap lampu memiliki pancaran sinar ultraviolet dengan kadar yang berbeda. Pada jenis lampu yang berbentuk spiral, intensitas sinar ultraviolet yang dipancarkan bisa melebihi batas toleransi sehingga dapat mengganggu kesehatan mata dan bersifat karsinogenik (memicu kanker).

  • Toksin

Meski tidak seluruh lampu mengadung merkuri, namun beberapa jenis lampu tetap memiliki kandungan toksin timbal, arsen dan sejumlah racun lain yang harus diwaspadai.

Tips memilih lampu yang aman

Dengan begitu banyak variasi bola lampu yang ada, Anda sebaiknya memilih jenis yang memiliki kriteria berikut agar kesehatan mata tetap terjaga.

  • Hindari menggunakan bola lampu berwarna putih terang

Jenis bola lampu seperti ini merupakan yang paling sering digunakan, karena tergolong murah dan mudah untuk ditemukan. Namun, jenis bola lampu yang berwarna putih terang cenderung memancarkan sinar berwarna kebiruan yang dapat mengganggu kesehatan mata.

  • Sebaiknya menggunakan lampu pijar, LED atau halogen

Terdapat beberapa jenis lampu yang tergolong aman bagi kesehatan mata, seperti lampu pijar, lampu LED dan lampu halogen.

Anda pun boleh memilih lampu Compact Fluorescent Lamp (CFL) berwarna putih untuk menerangi ruang kerja. Namun, Anda harus tetap ingat bahwa lampu jenis ini tetap dapat memancarkan sedikit sinar ultraviolet (UV).

1 dari 2 halaman

Mencegah dampak buruk lampu pada kesehatan mata

Meski memiliki dampak negatif yang dapat memengaruhi kesehatan mata, lampu sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan agar penggunaan lampu tidak mengganggu kesehatan mata:

  • Untuk menjaga kualitas tidur, sebaiknya hindari sumber sinar biru 1–2 jam sebelum tidur.
  • Saat bekerja di kantor, usahakan menggunakan sumber cahaya alami dari sinar matahari dengan duduk di dekat jendela. Jika dapat memilih jenis lampu yang digunakan, sebaiknya menggunakan lampu pijar atau halogen.
  • Dalam mengatur pencahayaan di rumah, tetap andalkan sinar matahari dengan membuka jendela dan lebih sering beraktivitas di luar ruangan.
  • Penggunaan kacamata yang dapat membatasi paparan sinar biru dapat membantu melindungi dan menjaga kesehatan mata.
  • Jaga asupan gizi agar kesehatan mata tetap terjaga dengan meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung antioksidan karoten, seperti wortel.

Memilih lampu yang tepat seharusnya juga perlu mempertimbangkan efeknya bagi kesehatan mata. Jika memungkinkan, utamakan sumber cahaya alami seperti sinar matahari dengan memanfaatkan fasilitas jendela dan ventilasi sebaik mungkin. Dengan mengambil langkah kecil seperti memilih sumber cahaya atau bola lampu yang tepat, kesehatan mata Anda akan terus terjaga hingga tua.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar