Sukses

Ini Alasan Kenapa Kentut Terasa Panas

Pernahkah Anda merasakan kentut terasa panas? Tahukah Anda apa sebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Kentut, terlalu sakit untuk ditahan dan bikin malu jika dilepaskan. Tapi sebenarnya, kentut adalah zat yang memang harus dikeluarkan. Anda tidak perlu malu untuk kentut. Selama dilakukan di tempatnya, melepas kentut justru akan membawa sejuta kenyamanan bagi tubuh.

Dijelaskan oleh dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, kentut atau buang angin adalah kondisi normal dan lazim terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

“Kentut terjadi akibat adanya campuran udara yang masuk ke dalam sistem pencernaan. Saat dilepaskan, udara berlebih tersebut ikut keluar sehingga tubuh terasa lebih nyaman," ujar dr. Theresia.

Namun, tidak semua kentut sama. Ada kentut yang tak mengeluarkan suara, ada pula kentut dengan suara yang menggema. Selain itu, ada juga kentut yang membuat anus terasa terbakar saat dikeluarkan. Pernahkah Anda merasakan kentut yang terasa panas seperti itu?

Penyebab kentut terasa panas

Menurut dr. Muhammad Iqbal dari KlikDokter, kentut terasa panas bisa terjadi akibat banyak hal. Beberapa penyebab yang paling sering, misalnya adanya ambeien atau peningkatan asam lambung.

"Kalau kentut terasa panas itu biasanya karena ada fisura. Itu seperti ambeien di anus, luka goresan dan iritasi karena garukan. Lalu, asam lambung juga bisa sebabkan kentut menjadi panas. Ini karena asam lambung yang meningkat membuat perut menjadi banyak gas, dan gas-gas itu menyebabkan kentut menjadi lebih hangat," ujar dr. Iqbal.

Selain itu, lanjut dr. Iqbal, makanan pedas dan asam juga turut berperan. Kedua makanan tersebut bisa memicu asam lambung meningkat dan pada akhirnya menyebabkan terbentuknya gas di perut dan akan keluar sebagai kentut yang terasa panas.

“Saat sedang mengalami diare, Anda juga mungkin akan mengeluarkan kentut yang lebih hangat. Ini karena pada saat diare bakteri-bakteri akan menghasilkan gas yang cukup banyak dan ketika dikeluarkan menjadi lebih hangat,” kata dr. Iqbal.

Fakta unik seputar kentut

Terlepas dari kentut terasa panas, mekanisme yang satu ini sebenarnya membawa banyak manfaat bagi tubuh. Adapun beberapa manfaat yang dimaksud, yaitu:

  • Kentut baik untuk kesehatan usus besar

Berdasarkan penjelasan dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, kentut bermanfaat untuk kesehatan usus besar karena sebagian gas yang keluar merupakan “kotoran” sisa proses pencernaan atau fermentasi dari bakteri yang terdapat dalam saluran cerna.

“Jika tidak dikeluarkan, sebagian gas yang mengandung kotoran tersebut dapat diserap kembali oleh tubuh. Jadi, menahan kentut terlalu lama dapat menimbulkan masalah pada usus besar Anda,” tuturnya.

  • Kentut adalah sistem peringatan awal

Jumlah dan frekuensi kentut yang dikeluarkan dapat menjadi gambaran mengenai kondisi saluran cerna Anda. Artinya, kentut yang keluar dapat dijadikan sebagai peringatan awal adanya masalah pada saluran cerna. Hal ini khususnya jika kentut berbau menyengat, frekuensinya terlalu sering atau disertai rasa nyeri.

  • Kentut membantu keseimbangan diet

Kentut bisa membantu mengetahui tingkat kesehatan makanan yang Anda konsumsi untuk saluran cerna. Hal ini karena gas yang Anda keluarkan saat kentut merupakan sisa dari makanan yang dicerna.

"Jika jarang kentut, itu merupakan indikasi bahwa Anda mungkin perlu makan serat lebih banyak lagi. Sedangkan kentut yang berbau sangat menyengat mungkin pertanda bahwa Anda terlalu banyak makan daging dan kurang konsumsi prebiotik seperti yoghurt," kata dr. Reza.

  • Kentut dapat mengurangi perut kembung

Jika perut Anda terasa kembung atau begah setelah makan dalam porsi besar, kentut adalah jalan keluarnya. Ini karena kentut membantu proses pengeluaran gas yang terperangkap di dalam saluran cerna, sehingga perut kembung atau begah akibat makan dalam porsi besar bisa berkurang.

Siapa sangka, ternyata kentut yang dikeluarkan dapat menjadi pertanda dari kondisi kesehatan tubuh Anda. Karenanya, jika Anda mengalami kentut terasa panas, berbau sangat menyengat atau disertai perasaan nyeri yang terjadi berkelanjutan, jangan sungkan untuk berobat ke dokter. Bisa jadi kondisi kentut yang demikian adalah tanda awal bahwa ada yang tidak beres dengan saluran cerna Anda.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar