Sukses

Mungkinkah Tertular Diare dari Kolam Renang?

Diare dapat menular jika penyebabnya adalah virus, bakteri, atau parasit. Namun, mungkinkah Anda tertular diare dari kolam renang?

Klikdokter.com, Jakarta Hampir semua orang pernah terkena diare. Akibat penyakit ini, Anda harus bolak-balik ke kamar mandi paling tidak tiga kali sehari. Diare sering disebut sebagai salah satu penyakit yang mudah menular. Meski demikian mungkinkah seseorang tertular diare dari kolam renang?

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, penularan diare di kolam renang sangat mungkin terjadi. Mekanismenya, seseorang yang sedang diare berisiko mengontaminasi kolam renang dengan bakteri.

Dilansir dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), beberapa jenis bakteri penyebab diare dapat hidup selama beberapa menit hingga beberapa hari di kolam renang, bahkan jika kolam renang tersebut dipelihara dengan baik.

“Kalau orang sedang diare tersebut cepirit atau masih ada sisa-sisa bakteri di bokongnya, bakterinya bisa mengontaminasi kolam renang. Nantinya, seseorang yang berenang yang tak sengaja menelan air kolam bisa tertular. Diare itu, kan, penularannya fecal-oral,” kata dr. Dyan.

Penyakit yang ditularkan di kolam renang yang terkontaminasi oleh seseorang yang sedang diare disebut juga sebagai kriptosporidiosis.

Waspada kriptosporidiosis

Kriptosporidiosis disebabkan oleh parasit Cryptosporidium. Cara utama seseorang terinfeksi bakteri ini adalah lewat jalur fecal-oral alias dari tinja ke mulut. Jadi misalnya, jika seseorang yang sedang diare selama beberapa hari terakhir lompat ke dalam kolam renang publik, sisa-sisa diare bisa saja tertinggal di kolam dan menginfeksi orang lain yang juga menggunakan kolam tersebut.

Kebanyakan orang-orang yang terkena kriptosporidiosis mendapatkan gejala yang tergolong ringan, yaitu diare dan ketidaknyamanan di perut. Namun, beberapa orang lainnya dapat mengalami gejala yang lebih parah, misalnya pada orang-orang dengan kekebalan tubuh yang rendah. Bisa jadi mereka mengalami diare lebih lama daripada orang-orang yang lebih sehat.

Pada orang dengan gangguan kekebalan tubuh, kriptosporidiosis bisa berlangsung selama 3 minggu. Selain lewat kolam renang atau menelain air yang terkontaminasi parasit, penularan kriptosporidiosis juga bisa dari ternak pembawa (carrier) parasit.

1 dari 2 halaman

Diare dan penyebaran penyakit di kolam renang

Diare infeksius bisa mengandung ratusan hingga miliaran kuman per gerakan usus. Menelan sedikit air yang terkontaminasi dengan kuman tersebut bisa bikin Anda sakit. Karena sisa diare dapat berpindah ke kolam renang saat penderitanya nyemplung.

Oleh karena itu sebaiknya kalau sedang sakit tidak usah berenang, apalagi di kolam renang umum. Atau Anda disarankan untuk mandi sebelum berenang dan hindari menelan air kolam renang.

Di kolam renang publik, penyaringan rutin dan disinfeksi air seharusnya menurunkan penyebaran kuman. Meski begitu, perenang masih bisa terekspos kuman saat klorin sedang berusaha untuk membunuh kuman-kuman (kuman tertentu butuh waktu lebih lama untuk dibasmi) atau  ketika air sedang didaur ulang melalui filter.

Banyak fasilitas kolam renang publik yang menggunakan satu sistem filtrasi untuk beberapa kolam. Ini menjadikan air dari beberapa kolam renang tercampur, sehingga berpotensi menyebarkan kuman dari kolam-kolam yang terkoneksi lewat sistem filtrasi tersebut dalam waktu relatif singkat. Artinya, satu insiden diare dari satu orang bisa mencemari air di seluruh sistem kolam renang besar atau taman wisata air (waterpark). Duh!

Cara melindungi diri dari kriptosporidiosis

Rasanya sulit, ya, memastikan kolam renang, apalagi kolam renang fasilitas publik bebas dari kontaminasi kuman. Namun, Anda tetap bisa melakukan pencegahan. Pastikan kolam tempat Anda berenang memiliki standar kebersihan yang tinggi. Ini menjadi makin penting pada orang-orang yang rentan terhadap penyakit.

“Orang-orang dengan gangguan kekebalan tubuh perlu waspada tentang hal-hal ini. Selain itu, waspada juga jika Anda berenang di kolam renang yang tak jauh dari hewan ternak, mengingat parasitnya bisa berpindah dari hewan ke manusia. Jangan lupa untuk cuci tangan setelah Anda menyentuh hewan ternak,” kata Waleed Javaid, MD, direktur pencegahan dan pengendalian infeksi dari Mount Sinai Downtown, Amerika Serikat, seperti dilansir di Health.

Kesimpulannya, apakah mungkin Anda tertular diare dari kolam renang? Jawabannya sangat mungkin.

Oleh karenanya, jika Anda sedang diare, sebaiknya tunda dulu berenang atau setidaknya bersihkan diri sebelum menceburkan diri agar tidak menulari perenang lainnya. Untuk mencegah penularan, pastikan Anda hanya berenang di kolam renang yang Anda tahu kebersihannya terjaga dan usahakan untuk tidak menelan air kolam saat berenang.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar