Sukses

Waspadai 5 Penyebab Nyeri Telinga

Nyeri telinga memang mengganggu, tapi banyak orang tak terlalu sadar dengan penyebab-penyebabnya. Berikut adalah penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak orang yang menganggap nyeri telinga hanya terjadi pada anak-anak, padahal itu juga bisa terjadi pada orang dewasa. Penyebab nyeri telinga pun sering kali dikesampingkan, meski sebenarnya gangguan ini bisa menjadi gejala dari berbagai penyakit.

Sebagian besar keluhan nyeri telinga hanya memengaruhi satu telinga, tapi ada juga beberapa kasus yang terjadi pada keduanya sekaligus. Sensasi sakitnya bisa terasa tumpul, tajam, atau terbakar, serta dapat terjadi secara konstan atau hilang timbul.

Nyari telinga bisa menjadi pertanda awal berbagai penyakit seperti influenza, alergi, atau infeksi. Saat Anda mengalami infeksi telinga, keluhan seperti demam dan penurunan pendengaran sementara dapat terjadi.

Penyebab nyeri telinga

Nyeri telinga sendiri dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut beberapa di antaranya:

  • Penumpukan kotoran telinga

Normalnya, telinga Anda memproduksi dan menghilangkan kotoran sepanjang waktu. Saat prosesnya tidak berhasil, kotoran tersebut menumpuk dan mengeras, sehingga menyumbat saluran telinga dan menimbulkan rasa sakit.

Jangan gunakan kapas, cotton bud, atau benda lain untuk mencoba mengeluarkannya karena hanya akan mendorongnya jauh lebih dalam pada saluran telinga.

Jika hal tersebut membuat telinga Anda mengeluarkan cairan atau kotoran yang berbau, serta mengalami penurunan atau kehilangan pendengaran untuk sementara waktu, sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter spesialis THT terdekat.

  • Perubahan tekanan udara

Dalam keadaan normal, telinga Anda memiliki fungsi yang baik dalam menjaga tekanan di kedua sisi gendang telinga agar tetap seimbang.

Akan tetapi, ketika Anda mengalami perubahan tekanan udara yang sangat cepat, seperti saat di pesawat terbang atau lift, maka telinga akan mengalami ketidakseimbangan tekanan udara. Efeknya, telinga akan terasa nyeri dan mengalami kesulitan mendengar. 

Untuk menghindari masalah tersebut, biasanya dapat diatasi dengan  mengunyah permen karet, menguap, dan menelan saat lepas landas dan mendarat. Hindari perjalanan udara dan aktivitas menyelam ketika Anda sedang pilek, infeksi sinus, atau reaksi alergi.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Infeksi telinga luar

Bila Anda merasakan sakit saat daun telinga ditarik atau didorong, Anda mungkin mengalami infeksi telinga luar. Hal ini biasanya terjadi akibat air yang disertai bakteri masuk dan terperangkap di saluran telinga.

Telinga mungkin menjadi merah, bengkak, gatal, dan keluar cairan nanah. Penyakit ini tidak menular, tetapi untuk menghindarinya, jaga selalu telinga Anda agar selalu kering saat mandi ataupun berenang.

  • Infeksi telinga tengah

Pilek, alergi, atau infeksi ronggga sinus dapat menyumbat tabung di telinga tengah Anda. Ketika hal tersebut akhirnya membuat cairan menumpuk dan terinfeksi, kondisi ini biasa disebut Otitis Media. Hal ini adalah penyebab paling umum dari nyeri telinga.

Jika dokter Anda mendiagnosis penyebabnya adalah bakteri, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik. Sementara jika tidak, ia dapat merekomendasikan perawatan alergi seperti pemberian dekongestan dengan antihistamin dan steroid hidung.

Bila tidak diobati, infeksi telinga tengah dapat menyebar ke telinga dalam dan menyebabkan gangguan pendengaran.

  • Tinnitus

Tinnitus adalah kondisi di mana seseorang seperti mendengar suara mendenging di dalam telinga yang bukan berasal dari luar tubuh. Gangguan ini sering muncul saat terjadi sakit akibat infeksi telinga tengah atau dalam.

Meski penyebab pasti tinnitus masih belum diketahui dengan jelas, ada beberapa cara yang dapat diterapkan untuk mengobati tinnitus, antara lain adalah:

  • Jika disebabkan gangguan pada pembuluh darah, maka akan ditangani dengan obat-obatan atau operasi.
  • Menghilangkan kotoran telingauntuk mengurangi gejalanya.
  • Tinnitus dapat muncul karena efek samping obat-obatan tertentu, sehingga mengganti obat pemicunya dapat mengurangi kondisi ini.
  • Sebisa mungkin hindari suara yang terlalu keras, sebab hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicunya.

Setelah mengetahui penyebab-penyebabnya, mulai sekarang, jangan pernah lagi menyepelekan nyeri telinga. Sebab, jika terus dibiarkan, bisa saja nyeri tersebut akan bertambah parah dan justru menjadi pencetus penyakit lainnya yang lebih serius.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar