Sukses

Perawatan Gigi yang Diperlukan Ibu Hamil

Karena meningkatnya hormon dan sirkulasi darah, gigi ibu hamil rentan bermasalah. Inilah perawatan gigi yang diperlukan ibu hamil.

Klikdokter.com, Jakarta Proses kehamilan memiliki berbagai dampak ke berbagai bagian tubuh, salah satunya adalah gigi dan mulut. Sayangnya, masih banyak ibu hamil yang menganggap bahwa perawatan gigi bisa berdampak buruk pada kesehatan janin, sehingga kesehatan gigi dan mulut jadi terabaikan. Padahal, ada beberapa perawatan gigi yang diperlukan ibu hamil berdasarkan tahapan kehamilan.

Sejatinya, perawatan gigi harus mulai dilakukan segera setelah seorang wanita mengetahui dirinya hamil. Adapun tahapan perawatan berdasarkan usia kehamilannya adalah sebagai berikut.

  • Trimester 1

Pada tiga bulan pertama kehamilan, banyak ibu hamil yang khawatir bahwa tindakan perawatan gigi akan memengaruhi kesehatan janin. Bisa jadi alasannya adalah karena pada trimester ini, perkembangan janin sangat rentan, sehingga berisiko sebabkan cacat pada bayi.

Selain itu, pada trimester 1 sering kali terjadi keguguran pada 1 dari 5 kehamilan. Namun, sebenarnya saat usia awal kehamilan inilah ibu hamil dianjurkan untuk melakukan kunjungan ke dokter gigi.

Kunjungan awal ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan pencegahan terhadap suatu penyakit gigi dan mulut yang mungkin dapat muncul akibat proses perubahan hormon selama kehamilan.

Pada tahap ini, dokter gigi akan melakukan serangkaian wawancara untuk mengetahui riwayat penyakit dan kebiasaan sang ibu. Kemudian, ibu hamil akan disarankan untuk melakukan tindakan scaling untuk pembersihan karang gigi, sebagai upaya pencegahan agar ibu hamil terhindar dari penyakit radang gusi. Sebagai catatan, radang gusi pada ibu hamil sering muncul pada trimester 1 karena adanya peningkatan hormon progesteron dan estrogen yang mengakibatkan pembengkakan pada gusi.

Tindakan lainnya seperti pencabutan gigi, sebisa mungkin dihindari pada trimester ini. Namun, tetap boleh dilakukan pada trimester berikutnya.

Ibu hamil diharapkan agar selalu memperhatikan pola makan, sekaligus menjaga kesehatan gigi dan mulut serta tubuh secara keseluruhan demi kepentingan ibu dan janin dalam kandungan.

  • Trimester 2

Biasanya, pada tahapan ini akan dilakukan evaluasi dari perawatan gigi sebelumnya. Setelah selang waktu 6 bulan, sudah bisa dilakukan tindakan scaling lagi untuk membersihkan plak dan karang gigi.

Untuk perawatan gigi lainnya seperti pemeriksaan rontgen, perawatan gusi, penambalan gigi, pencegahan karies gigi dengan sealant, dan pencabutan gigi aman dilakukan dan lebih baik diselesaikan dalam trimester ini.

  • Trimester 3

Perawatan gigi rutin seperti tindakan scaling untuk membersihkan karang gigi dan pemberian fluoride untuk pencegahan karies gigi masih boleh dilakukan. Sementara itu, perawatan seperti penambalan gigi sebaiknya ditunda dulu karena pada masa ini ibu hamil sudah cenderung lebih fokus dan kadang mengalami kecemasan mengenai hari persalinan.

Selain itu, ibu hamil juga cenderung tak nyaman dengan ukuran perut yang makin membesar.Umumnya ibu hamil akan merasa napasnya jadi lebih pendek dan mudah pusing bila duduk terlalu lama di kursi gigi. Ini merupakan akibat rahimnya menekan pembuluh darah besar, sehingga bisa bisa menyebabkan turunnya tekanan darah.

Penurunan tekanan darah yang mendadak bisa disertai rasa mual, pusing, dan pingsan pada posisi supine (seluruh badan dalam posisi sejajar). Untuk menghindari risiko ini, maka ibu hamil harus mengangkat pinggulnya sedikit (sekitar 10-12 cm) atau dimiringkan ke sebelah kiri saat duduk di kursi gigi.

Berdasarkan penjelasan di atas, diharapkan ibu hamil tak perlu lagi ragu untuk melakukan perawatan gigi dan mulut. Optimalkan juga dengan menerapkan pola makan sehat dan tidak mengonsumsi makanan dan/minuman manis secara berlebihan. Yuk segera buat janji kunjungan dengan dokter gigi. Jika perlu, siapkan bantal tambahan, headphone, dan musik favorit agar Anda lebih nyaman saat melakukan prosedur tindakan gigi!

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar