Sukses

Gejala Awal Kanker Serviks Sesuai Stadium

Terdapat empat stadium kanker serviks. Ketahui gejala awalnya berikut ini.

Kanker serviks terjadi pada sel-sel di mulut rahim (serviks). Umumnya keganasan ini disebabkan oleh virus HPV yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. 

Menurut data Global Cancer Observatory, Indonesia memiliki lebih dari 30.000 kasus baru dan 21.000 lebih kematian karena kanker leher rahim pada 2020. Kanker serviks pun masih menempati jenis kanker ke-2 tersering setelah kanker payudara. 

Wanita usia 30-44 tahun merupakan populasi tersering yang menderita kanker serviks. 

Penentuan stadium kanker serviks memerlukan pemeriksaan dokter. Namun, Anda tetap perlu mengetahui tingkatannya dan ciri kanker serviks berdasarkan stadium:

Artikel lainnya: Kenali Faktor Risiko Kanker Serviks bagi Remaja Wanita

1 dari 5 halaman

1. Kanker Serviks Stadium 1

Pada stadium ini, sel kanker berkembang biak dari permukaan mulut rahim ke bagian dalam jaringan mulut rahim. Kanker belum menjalar ke jaringan dan organ di sekitarnya. 

Gejala kanker serviks stadium awal antara lain: 

  • Keputihan disertai darah (dapat disertai bau) 
  • Perdarahan dari vagina setelah berhubungan seks, di antara siklus haid, atau setelah menopause 
  • Perdarahan menstruasi cenderung lebih banyak dan durasinya berlangsung lebih lama dari biasanya 

Namun, sering kali pada stadium 1 bisa tidak menimbulkan gejala sama sekali atau asimtomatis. 

2 dari 5 halaman

2. Kanker Serviks Stadium 2

Pada stadium ini, sel kanker dapat menyebar ke jaringan di sekitarnya, tetapi belum sampai ke otot atau ligamen pada tulang panggul atau bagian bawah vagina. 

Gejala kanker serviks stadium 2 hampir mirip dengan stadium 1 yaitu: 

  • Perdarahan dari vagina 
  • Nyeri saat berhubungan seks 
  • Perdarahan saat menstruasi yang banyak 
  • Nyeri perut atau nyeri pada area panggul

Artikel lainnya: Daftar Makanan untuk Mencegah Kanker Serviks

3 dari 5 halaman

3. Kanker Serviks Stadium 3

Pada stadium 3, sel kanker mulai menembus vagina dan masuk ke rongga panggul. Selain itu, sel-sel ganas tersebut juga bisa menyumbat ureter (saluran yang mengalirkan air seni dari ginjal ke kandung kemih).

Pada stadium lanjut seperti stadium 3, gejala yang timbul bisa disertai keluhan: 

  • Nyeri saat berkemih (terkadang disertai keluarnya darah saat berkemih)
  • Pembesaran kelenjar getah bening 
  • Diare 
  • Nyeri atau perdarahan saat BAB 
  • Pembengkakan pada kedua tungkai bawah
4 dari 5 halaman

4. Kanker Serviks Stadium 4

Pada tahap ini kanker menjalar ke organ-organ lainnya, termasuk organ yang letaknya jauh dari rahim, seperti hati, tulang, dan paru.

Jika sel kanker sudah menjalar ke organ lainnya, maka gejala yang dapat timbul tidak hanya keluhan pada organ reproduksi seperti perdarahan vagina. Gejala sistemik seperti penurunan berat badan, mudah lelah, hilangnya nafsu makan, dan malaise juga bisa muncul. 

Selain itu, gejalanya bisa berbeda-beda tergantung penyebaran sel kanker dan organ yang terkena. 

Sebetulnya, stadium kanker serviks tak dapat dideteksi hanya dari gejala yang dialami. Karena, gejala kanker serviks pada satu orang dengan orang lainnya sangatlah bervariasi.

Bahkan, pada sebagian besar penderita kanker serviks tak ditemukan keluhan atau gejala apa pun pada stadium awal. 

Satu-satunya hal yang bisa menjadi acuan untuk memastikan ada atau tidaknya kanker serviks adalah pemeriksaan medis. Hasil diagnosis dokter akan menentukan stadium kanker serviks. 

Apabila Anda menemukan gejala-gejala di atas, meskipun belum tentu menderita kanker serviks, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Gunakan Live Chat untuk konsultasi lebih cepat dan mudah. Dapatkan info lengkap seputar kanker hanya di aplikasi KlikDokter.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar