Sukses

Malas Cuci Handuk, Ini Akibatnya

Malas mencuci dan mengganti handuk secara berkala bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Cari tahu bahaya penggunaan handuk kotor bagi kesehatan lewat ulasan medis berikut!

Tak seperti pakaian atau seprai, kebersihan handuk sering luput diperhatikan. Mungkin saja, Anda mencuci handuk sebulan sekali, karena menganggap pemakaiannya hanya untuk mengeringkan tubuh setelah mandi. 

Padahal, handuk juga bisa jadi sarang mikroorganisme berbahaya, lho. Kondisi handuk yang lembap, basah, dan tidak kering sempurna akan menjadi media yang baik untuk pertumbuhan jamur atau parasit.

Jika handuk terlalu lama tidak dicuci atau diganti, bukan tak mungkin Anda bisa terserang penyakit infeksi.

Agar lebih waspada, berikut ini beberapa bahaya handuk kotor yang mesti Anda kenali:

1 dari 5 halaman

1. Infeksi

Mengelap tubuh dengan handuk kotor bisa meningkatkan risiko infeksi. Ketika Anda menggosok tubuh kuat-kuat dengan handuk, kulit bisa terkelupas hingga lecet. 

Nah, lecet atau luka, bahkan yang tak kasatmata, bisa menjadi pintu masuk bakteri ke dalam tubuh.

Artikel Lainnya: Membersihkan Wajah dengan Handuk Hangat, Benarkah Efektif?

2 dari 5 halaman

2. Timbulnya Jerawat

Apakah Anda cenderung berjerawat (acne-prone)? Jika ya, Anda sebaiknya mencuci handuk setelah menggunakannya. 

Saat Anda menggunakan handuk kotor, khususnya jika digosokkan pada kulit dengan pustula (gelembung yang berisi nanah) yang terbuka, bakteri bisa masuk ke dalam tubuh. Hal ini bisa memicu munculnya jerawat, baik di wajah, punggung, atau bagian tubuh lainnya.

3 dari 5 halaman

3. Infeksi Jamur

Salah satu bahaya penggunaan handuk kotor yang mesti Anda waspadai, yaitu infeksi jamur pada kulit. 

Risiko ini bisa semakin tinggi apabila handuk kotor yang Anda gunakan cenderung dalam keadaan basah atau lembap lantaran tidak dijemur dengan baik.

Artikel Lainnya: Berapa Lama Sebaiknya Handuk Dipakai Sebelum Dicuci?

4 dari 5 halaman

4. Mengalami Resistensi Antibiotik

Ternyata, handuk yang kotor dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkannya adalah staphylococcus bacteria

Bakteri tersebut adalah bakteri normal di kulit, yang dapat menyusup ke dalam tubuh melalui luka lecet akibat penggunaan handuk kotor. Jika hal tersebut terjadi, maka dapat menyebabkan infeksi hingga resistensi antiobiotik.

Guna menghindari bahaya handuk kotor, Anda dianjurkan untuk mencuci benda tersebut setiap 2 atau 3 hari. Bila lebih dari itu, bukan tidak mungkin mikroorganisme berbahaya mungkin saja hinggap di tubuh Anda dan menyebabkan penyakit.

Selain itu, hindari pula meminjam atau bertukar handuk dengan siapa pun. Ingat, handuk adalah barang pribadi, sama seperti sikat gigi dan pakaian dalam. 

Faktanya, bertukar handuk dengan orang lain sama dengan mentransfer kuman, jamur, atau penyakit menular lainnya.

Ingat, handuk bisa menjadi sarang mikroorganisme berbahaya apabila jarang diganti atau dicuci. Karenanya, jangan malas mengganti dan mencuci handuk secara berkala, ya! 

Apabila Anda punya pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut mengenai fakta medis lainnya, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar