Sukses

Kenali PCOS Lebih Jauh

PCOS adalah salah satu penyakit kandungan yang dapat menyebabkan seorang wanita susah hamil. Berikut fakta medis tentang PCOS.

Klikdokter.com, Jakarta Polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan gangguan keseimbangan hormon pada wanita. Kondisi ini terjadi karena penyakit ini menyerang ovarium (indung telur) dan proses pelepasan sel telur (ovulasi). Ketidakseimbangan hormon tersebut menimbulkan ketidakteraturan siklus menstruasi, sehingga menyebabkan wanita sulit untuk hamil.

Wanita dengan PCOS memiliki ukuran ovarium (indung telur) lebih besar dari kondisi normal. Ovarium yang membesar ini memiliki banyak kista kecil berisi sel telur yang tidak matang. Sel-sel ini tidak pernah jadi matang sehingga tidak merangsang ovulasi. Oleh karena itu, kondisi ini disebut polycystic ovary syndrome.

Akibat PCOS pada tubuh wanita

PCOS menyebabkan tubuh wanita memproduksi hormon androgen lebih banyak dari orang normal. Androgen dikenal sebagai hormon pria, dan memiliki peran penting dalam menimbulkan sifat jantan di dalam tubuh. Pada wanita seharusnya hormon androgen diubah menjadi hormon estrogen, hormon wanita.

Sehingga, penderita PCOS memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Mereka juga lebih sulit hamil atau mengalami infertilitas. Penderita PCOS juga lebih berisiko melahirkan bayi prematur, mengalami keguguran, hipertensi dan diabetes kehamilan.

PCOS biasanya diderita wanita yang subur (15–44 tahun). Hampir 70% dari semua yang memiliki penyakit ini tidak terdiagnosis. Dalam jangka lama, PCOS dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, kanker endometrium, dan depresi.

Apa penyebab PCOS?

Penyebab PCOS hingga saat ini belum diketahui dengan jelas, tetapi diduga karena faktor genetik atau keturunan. Selain itu kebanyakan penderita PCOS (70%) mengalami resistensi insulin. Penderita PCOS juga biasanya memiliki kadar peradangan yang tinggi.

Risiko mengalami gangguan ini meningkat pada wanita yang memiliki riwayat tersebut atau diabetes pada keluarganya. Gejala yang sering timbul berupa:

  • Peningkatan berat badan dan sulit diturunkan
  • Rambut tumbuh lebih tebal di bagian wajah dan tubuh
  • Mudah berjerawat
  • Siklus haid tidak teratur
  • Depresi
  • Sulit hamil atau infertilitas

Kadar androgen yang tinggi pada wanita dengan PCOS dapat mengganggu pembentukan sel telur dan ovulasi. Hal ini mengakibatkan sel telur tidak bisa dibuahi oleh sperma. Pada akhirnya tidak bisa menyebabkan terjadinya kehamilan.

Pengobaan PCOS yang perlu Anda tahu

Pengobatan PCOS biasanya diawali dengan perubahan gaya hidup meliputi penurunan berat badan, diet sehat, dan olahraga. Dengan menurunkan 5-10% berat badan, sudah dapat membuat siklus menstruasi menjadi lebih teratur, menurunkan insulin, dan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Penggunaan pil KB dapat membuat hormon tubuh menjadi seimbang. Hal ini akan merangsang ovulasi, menghilangkan gejala seperti penumbuhan rambut berlebih, dan melindungi tubuh dari kanker endometrium.

Penggunaan metformin, obat diabetes dapat memperbaiki kadar insulin sehingga mengobati PCOS. Obat fertilitas yaitu clomiphene dapat membantu penderita PCOS untuk hamil, namun risiko untuk mendapatkan bayi kembar meningkat.

Pembedahan dapat menjadi pilihan jika pengobatan lain tidak berfungsi. Prosedur ovarian drilling yaitu membuat beberapa lubang kecil pada ovarium dengan menggunakan laser atau jarum tipis yang panas untuk mengembalikan fungsi normal ovulasi.

Jika Anda susah hamil dan memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur bisa jadi Anda mengalami PCOS. Namun agar Anda tahu pasti tentang kondisi tersebut, periksalah ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar