Sukses

Berkeringat Saat Flu Bikin Kondisi Tubuh Membaik, Ini Alasannya

Saat demam dan flu, badan rasanya berat untuk digerakkan. Uniknya, berkeringat saat flu justru bisa bikin kondisi tubuh Anda membaik.

Klikdokter.com, Jakarta Saat daya tahan tubuh menurun dan terserang flu, Anda pasti akan merasa sangat tidak nyaman. Ya, selain masalah hidung mampet beringus dan batuk yang terus mengguncang tubuh, badan pun akan terasa menggigil dan berat sekali untuk digerakkan. Namun, berkeringat saat flu ternyata bisa mengurangi gejala tersebut.

Tak heran, beberapa orang membungkus tubuhnya dengan selimut agar hangat dan berkeringat saat terkena flu. Sementara, bagi mereka yang punya akses ke sauna, berdiam diri dalam ruangan beruap hangat juga bisa jadi solusinya.

Nah, kalau sudah begitu, kenapa, ya, berkeringat saat flu bisa membuat kondisi tubuh terasa lebih baik?

Keluarnya keringat saat flu

Dilansir dari Womenshealthmag.com, ada alasan kuat mengapa berkeringat dapat membuat tubuh lebih baik saat terserang flu, yakni adanya faktor pelepasan hormon endorfin.

Menurut Leeja Carter, Ph.D., Asisten Profesor Psikologi Olahraga di Long Island University, Brooklyn, Amerika Serikat, hal tersebut sebenarnya mirip ketika Anda berolahraga saat stres. Ketika melampiaskan rasa stres dengan dengan berolahraga, banyak endorfin yang terlepas dari tubuh, sehingga timbul perasaan bahagia.

Nah, begitu pula saat Anda sakit. Ketika membungkus diri dengan selimut tebal atau pergi ke sauna lalu berkeringat, Anda akan banjir endorfin, sehingga meningkatkan suasana hati Anda pun merasa lebih sehat dari sebelumnya.

Uap lembap dan hangat di ruang sauna pun bisa melegakan sumbatan hidung dan membuat Anda merasa lebih baik. Sayangnya, seorang Spesialis Penyakit Menular dari Cleveland Clinic Children’s di Ohio, Frank Esper MD, mengatakan bahwa efek lebih baik tersebut hanya bersifat sementara.

“Begitu Anda melangkah keluar dari ruang sauna, sekresi yang disebabkan oleh virus akan mulai menumpuk lagi.” jelasnya kepada Womenshealthmag.com.

Benarkah keringat pertanda sembuh?

Keluarnya keringat saat Anda sakit flu memang bisa bikin tubuh terasa lebih baik. Meski demikian kondisi ini ternyata bukan berarti Anda benar-benar sembuh. Pasalnya, sebuah tinjauan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews mengamati enam penelitian yang melibatkan penderita flu.

Dan hasil yang didapat adalah, menghirup uap panas tidak memiliki manfaat dalam membunuh virus, meski hal tersebut bisa membuat tubuh lebih nyaman.

Saat Anda mengalami sakit flu, suhu tubuh akan lebih tinggi (demam). Nah, apabila Anda berkeringat, suhu tubuh akan menurun. Sehingga ketika keringat menguap dari kulit, tubuh akan menjadi lebih dingin. Atau dengan kata lain, keringat dapat melindungi Anda dari kepanasan, heatstroke, dan demam yang sangat tinggi.

Selain itu, dr. Fiona Amelia MPH dari KlikDokter mengatakan bahwa keluarnya keringat juga bisa dipicu oleh obat penurun demam, Itulah sebabnya ketika sakit flu dan Anda minum obat penurun demam, beberapa saat kemudian tubuh akan berkeringat dan terjadilah penurunan suhu tubuh.

Saat Anda sakit flu, tak ada salahnya bila ingin segera berkeringat dengan cara membungkus diri menggunakan selimut, ke ruang sauna, dan berolahraga, karena bisa membuat tubuh terasa lebih baik. Tapi ingat, berkeringat saat flu sekalipun belum tentu menandakan Anda benar-benar sembuh. Apabila Anda memilih untuk berolahraga demi menghasilkan keringat, kontrol frekuensi dan intensitasnya. Jangan sampai di saat sakit Anda justru kelelahan, sehingga daya tahan tubuh semakin menurun dan proses penyembuhan menjadi semakin lama.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar