Sukses

Agung Hercules Kena Kanker Otak Stadium 4

Agung Hercules saat ini tengah berjuang melawan kanker otak stadium 4. Tubuh pria yang dulu kekar itu kini tampak lebih kurus.

Klikdokter.com, Jakarta Lama tak terlihat di televisi, komedian dan pedangdut Agung Hercules kini tengah  berjuang melawan kanker otak stadium akhir. Pria bernama asli Agung Santoso yang biasanya lekat dengan citra pria bertubuh kekar kini tampak kurus. Rambut gondrong yang selama ini menjadi ciri khasnya kini plontos.

Seperti dikutip dari Kompas.com, kabar sakitnya pria berusia 51 tahun itu pertama kali datang dari komedian Bedu Tohar alias Bedu. Menurut dia, Agung Hercules saat ini sedang berjuang melawan kanker otak stadium 4.

"Sakit kanker di otak kiri, glioblastoma stadium 4. Pertumbuhannya sangat cepat," ucap Bedu yang dikonfirmasi via What's App, Minggu (16/6).

Saat ini, Bedu menambahkan, Agung Hercules tengah menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.

Seputar kanker otak

Kanker otak adalah tumor ganas yang menyerang otak. Tumor otak dapat berasal dari otak, ataupun penyebaran dari tumor yang ada di tempat lain.

Menurut dr. Reza Pahlevi dari KlikDokter, sebenarnya ada banyak jenis tumor dalam otak. Beberapa jenis yang paling umum adalah glioma, meningioma, adenoma, neuroma akustik, dan metastasis tumor dari bagian tubuh lain.

Tumor otak dapat terjadi pada segala usia, tapi paling sering menyerang orang usia di atas 40 tahun. Berdasarkan data WHO pada 2012, ada lebih dari 250.000 penduduk dunia yang mengalami kanker otak. Bahkan pada anak, kanker otak merupakan jenis kanker kedua terbanyak yang terjadi setelah leukemia.

“Faktor risiko kanker otak meliputi usia, jenis kelamin, riwayat keluarga dengan tumor otak, ras, riwayat cedera kepala dan kejang, dan riwayat infeksi otak,” ujar dr. Reza. Selain itu, dapat pula karena paparan pestisida, polusi, produk minyak, karet, vinyl klorida, radiasi, dan lapang elektromagnetik.

1 dari 2 halaman

Kenali gejala umumnya

Lantas, apa sajakah gejala yang mengiringi kanker otak? Seperti dinukil dari Mayo Clinic, tumor otak bervariasi dan tergantung pada ukuran, lokasi, dan laju pertumbuhan tumor. Akan tetapi, ada beberapa tanda dan gejala umum yang disebabkan oleh tumor otak, yaitu:

  • Perubahan pola sakit kepala
  • Sakit kepala secara bertahap menjadi lebih sering dan makin parah
  • Mual atau muntah yang tidak bisa dijelaskan
  • Timbul masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda atau hilangnya penglihatan tepi
  • Hilang sensasi atau gerakan di lengan atau kaki secara bertahap
  • Mengalami masalah dengan keseimbangan, berbicara, dan pendengaran
  • Perubahan kepribadian atau perilaku
  • Kejang, terutama untuk seseorang yang tidak memiliki riwayat kejang.

“Jika Anda mengalami tanda dan gejala seperti di atas, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri dan berobat ke dokter ahli saraf. Hal ini bertujuan agar Anda bisa segera mendapatkan pemeriksaan untuk mengonfirmasi kondisi kesehatan Anda,” dr. Reza menyarankan.

Saat pemeriksaan, dokter biasanya akan melakukan wawancara mendalam, pemeriksaan fisis umum dan pemeriksaan fisis neurologis. Pemeriksaan penunjang seperti CT scan kepala atau MRI juga terkadang diperlukan jika terdapat kecurigaan adanya kanker otak. Pemeriksaan CT scan atau MRI dapat mendeteksi ada atau tidaknya tumor, lokasi, serta perkiraan jenis tumor tersebut.

Kanker otak seperti yang dialami Agung Hercules memang tidak bisa dianggap remeh. Terlebih bila sudah mencapai stadium akhir, sel kanker sudah berubah menjadi agresif dan tumbuh cepat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali gejala dan tanda awalnya. Tak ada salahnya juga untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala setiap tahun untuk deteksi dini jika ternyata ada penyakit yang membahayakan kondisi Anda.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar