Sukses

Ini yang Harus Dilakukan Pria Menjelang Menopause

Tak hanya wanita, ternyata pria juga bisa mengalami menopause. Lantas, apa yang mesti dipersiapkan dan dilakukan?

Klikdokter.com, Jakarta Umumnya, masyarakat mengidentikkan menopause sebagai kondisi yang sangat lekat dengan wanita berusia 50 tahun ke atas. Namun pada kenyataannya, menopause juga bisa dialami oleh pria.

Menurut dr. Andika Widyatama dari oKlikDokter, dalam dunia medis, menopause pada pria dikenal sebagai andropause, yakni kondisi di mana terjadi perubahan kadar hormon testosteron seiring bertambahnya usia.

“Umumnya, setelah pria berusia di atas 30-an, penurunan testosteron akan terjadi sebanyak 1 persen per tahun. Sedangkan pada usia 70 tahun, penurunan kadar hormon testosteronnya mencapai 50 persen.” tutur dr. Andika.

Nah, bagi Anda para pria, agar tidak kaget menghadapi masa andropause ini, ada baiknya mengenali berbagai tanda-tandanya.

Tanda menopause pada pria

Penurunan hormon testosteron tentu membuat beberapa perubahan pada diri seorang pria. Hal tersebutlah yang kemudian menjadi tanda-tanda seorang pria telah memasuki masa menopause, atau juga disebut andropause.

  • Menurunnya gairah seksual

Ini merupakan suatu kondisi yang otomatis. Saat kadar testosteron menurun drastis, tentu gairah seksual atau libido juga akan menurun. Keadaan ini menyebabkan fungsi seksual dari seorang pria terganggu.

“Bahkan, saat mengalami andropause, pria juga bisa mengalami disfungsi ereksi, penurunan ereksi spontan, dan penurunan kesuburan,” jelas dr. Andika.

  • Pengeroposan tulang

Bukan cuma karena kekurangan vitamin D atau kalsium, menurunnya kadar hormon testosteron juga dapat menurunkan kepadatan tulang. Sehingga, risiko untuk mengalami osteoporosis juga semakin tinggi.

  • Energi berkurang dan mengalami depresi

Meski kerap dipandang sebagai makhluk yang kuat, pada kenyataannya saat mengalami andropause, pria bisa kekurangan energi, loyo, tidak memiliki motivasi, dan kehilangan rasa percaya diri.

Karena menurunnya hormon testosteron dapat mengurangi massa otot, hilangnya kekuatan yang dulu dimiliki terkadang membuat ia merasa tidak berguna, sehingga rentan depresi.

Lakukan ini ketika saatnya tiba

Meski tanda-tanda andropause di atas dapat menjadi momok yang menakutkan bagi pria, tapi bukannya hal tersebut sama sekali tidak bisa diringankan, lo.

Memang, andropause adalah proses alami pada tubuh pria yang tidak bisa dicegah. Tetapi, ketiga gejala di atas masih bisa “diakali” bila Anda rutin dan konsisten melakukan beberapa hal di bawah ini.

  • Olahraga secara rutin dan teratur

Ini sangat penting untuk dilakukan. Seperti yang dikatakan di atas, menurunnya kadar hormon akan menghilangkan massa otot sekaligus energi. Nah, dengan berolahraga secara teratur, khususnya melakukan angkat beban, Anda tetap bisa mempertahankan massa otot dan juga cadangan energi.

  • Cukup beristirahat

Meski disarankan untuk rutin berolahraga, Anda tak boleh melakukannya secara berlebihan. Ya, Anda tetap wajib untuk mencukupi kebutuhan istirahat. Hindari begadang yang tak perlu, apalagi sambil merokok dan minum beralkohol.

Lebih baik simpan energi Anda dengan beristirahat untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat.

  • Jalani pola makan sehat dan gizi seimbang

Memang terlihat umum, tapi pada kenyataannya, pola makan memang sangat berpengaruh pada kondisi tubuh menjelang masa-masa andropause.

Hilangkan kebiasaan mengonsumsi makanan penuh lemak dan juga daging olahan berpengawet. Perbanyak konsumsi makanan alami dan jangan pernah lupa untuk mengonsumsi sayur serta buah.

Jangan khawatir dengan kata “menopause” ataupun “andropause”. Karena kondisi tersebut merupakan proses alamiah yang mesti diterima dengan baik. Anda bisa melakukan berbagai hal di atas untuk menghadapinya. Selain itu, Anda juga bisa mengikuti organisasi, acara-acara sosial, atau komunitas hobi agar terbebas dari stres dalam menjalani masa andropause.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar