Sukses

Alis Kedutan, Apa Penyebabnya?

Mata kedutan mungkin sudah biasa. Lantas, bagaimana bila alis kedutan? Jangan-jangan, ada yang tidak beres pada tubuh Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Bila bicara soal kedutan, mungkin yang pertama kali terpikirkan oleh Anda adalah mata. Pasalnya, kelopak matalah yang paling sering mengalami kedutan. Meski begitu, alis mata pun bisa mengalami hal serupa, lo! Alis kedutan atau yang kerap disebut kejang alis memang tidak menyakitkan, namun tetap bisa mengganggu dan bikin Anda tidak nyaman.

Penyebab alis kedutan

Dilansir dari Medical News Today, alis kedutan bisa dipicu oleh dua jenis penyebab, yakni yang bersifat harian atau muncul setiap hari, serta akibat dari penyakit tertentu. Adapun penyebab harian dari alis kedutan, antara lain:

  • Terlalu banyak minum kafein

Minum terlalu banyak kafein dapat menyebabkan otot berkedut, termasuk di sekitar mata. Tapi tenang saja, saat Anda membatasi asupan kafein, kondisi tersebut akan hilang dengan sendirinya.

  • Kekurangan magnesium

Salah satu gejala defisiensi magnesium adalah kejang otot. Sebab, magnesium berperan penting dalam memperlancar fungsi saraf dan otot. Beberapa gejala lain yang menyertai kondisi ini adalah kelelahan, tremor, dan kehilangan nafsu makan.

Bila Anda ingin mengatasi masalah kedutan akibat kekurangan magnesium, cobalah minum susu kedelai, bayam, atau alpukat.

  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Stimulan seperti obat untuk mengobati ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) dan antipsikotik dapat menyebabkan tremor, sedangkan obat antiepilepsi juga dapat memicu kedutan. Obat-obatan yang bersifat diuretik pun bisa memberikan efek samping yang sama.

  • Kelelahan mata

Terlalu lama melihat layar seperti saat menonton televisi atau bermain ponsel dapat menyebabkan kelelahan mata hingga membuat kelopak serta alis mata berkedut. Untuk menghindarinya, Anda dapat menggunakan kacamata anti radiasi gawai.

  • Alergi

Saat Anda mengalami kekambuhan alergi, alis pun dapat berkedut. Kondisi tersebut akan semakin parah bila Anda terus-menerus menggosok mata akibat gatal. Bila terjadi demikian, lebih baik langsung konsumsi obat antihistamin.

  • Kurang tidur dan stres

Bila Anda kelelahan dan kurang tidur, kelopak dan alis mata akan lebih sering berkedut. Stres berat pun bisa menyebabkan hal yang sama. Kedua hal tersebut dibenarkan oleh dr. Atika dari KlikDokter. Menurutnya, area mata yang kedutan bisa disebabkan oleh kecapekan dan juga pikiran yang mumet.

Bagaimanapun stres dapat memengaruhi tubuh dalam banyak hal, termasuk kejang. Jadi, memperhatikan tingkat stres dan berusaha mengurangi stres dapat membawa banyak dampak positif bagi kesehatan.

  • Keseringan merokok, mengonsumsi Narkoba dan minuman beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, dan menggunakan obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan mata seseorang dan area di sekitarnya berkedut. Menghindari berbagai gaya hidup tidak sehat tersebut dapat membantu mengurangi kejang pada area mata.

1 dari 2 halaman

Bisa juga disebabkan penyakit tertentu

Masih dikutip dari Medical News Today, alis berkedut juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi penyakit tertentu, antara lain:

  • Kejang hemifacial

Kondisi ini disebabkan oleh saraf wajah yang teriritasi. Kejang hemifacial termasuk kondisi yang jarang terjadi, yakni memengaruhi 11 dari 100.000 orang.

  • Bell’s palsy

Kondisi ini menyebabkan kelemahan pada otot-otot wajah atau kelumpuhan wajah secara parsial. Penderita dapat mengalami kejang pada wajah saat saraf-saraf wajahnya membengkak.

  • Benign Essential Blepharospsm (BEB)

BEB adalah suatu kondisi di mana kelopak mata menutup dengan paksa atau kejang tanpa disengaja. Kondisi ini dua kali lebih sering dialami oleh wanita ketimbang pria.

  • Dystonia

Merupakan kejang otot yang menyebabkan gerakan berkedut yang lambat, berulang, dan sulit dikendalikan.

  • Sindrom Tourette

Penyebab sindrom ini belum diketahui. Saat seseorang memiliki sindrom Tourette, mereka akan melakukan gerakan-gerakan yang tidak disengaja, seperti area mata yang berkedut sekaligus mengeluarkan suara-suara (tics).

  • Multiple sclerosis (MS)

MS memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang. Hal ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sistem saraf pusat sekaligus otot-otot yang berkedut.

Banyak sekali hal yang menjadi penyebab dari alis berkedut. Ketika Anda mengalaminya hanya sesekali saja dan tidak berlangsung lama, tentu Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Namun, bila kedutan pada alis berlangsung terus-menerus dan terjadi dalam waktu yang cukup lama, segera periksakan diri ke dokter.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar