Sukses

Waspadai DVT Saat Kembali dari Mudik

Terlalu lama duduk di dalam perjalanan dapat meningkatkan risiko DVT. Apakah bahaya dari penyakit ini?

Klikdokter.com, Jakarta Libur Lebaran telah usai. Setelah menjalani perjalanan mudik selama berjam-jam, Anda pun menempuh perjalanan untuk pulang yang juga  memakan waktu tidak sebentar. Posisi duduk yang sama dalam ruang yang sempit rentan membuat Anda mengalami  pembekuan darah pada pembuluh darah vena, atau Deep Vein Thrombosis (DVT).

Jika saat ini Anda sudah kembali dari mudik dan merasakan ada rasa tidak nyaman pada kaki, bisa jadi Anda tengah mengalami DVT ini. Agar Anda bisa lebih waspada dengan penyakit ini, kenali penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi mematikan ini.

Apa itu DVT?

Trombosis vena dalam atau lebih dikenal dengan sebutan DVT adalah suatu keadaan di mana terjadi gumpalan darah (trombus) pada vena dalam di tubuh Anda. Gumpalan darah tersebut biasanya terjadi pada kaki.

Sering kali, penyebab dari timbulnya DVT adalah kondisi apa pun yang mencegah darah Anda bersirkulasi secara normal atau gangguan penggumpalan  darah secara normal. Selain itu, penyakit ini juga dapat terjadi jika Anda tidak bergerak dalam waktu lama, seperti setelah operasi atau kecelakaan, atau ketika Anda duduk dalam waktu yang lama tanpa bergerak.

Terdapat banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya DVT. Semakin banyak faktor risiko yang Anda miliki, semakin besar risiko DVT Anda. Faktor risiko tersebut meliputi:

  • Menderita kelainan pembekuan darah. Terdapat beberapa gangguan darah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah.
  • Ketika kaki Anda tetap diam untuk waktu yang lama, maka otot betis Anda tidak berkontraksi untuk membantu sirkulasi darah, yang dapat meningkatkan risiko pembekuan darah.

Cedera pada pembuluh darah atau pembedahan dapat meningkatkan risiko pembekuan darah.

  • Pil kontrasepsi oral atau terapi penggantian hormon.
  • Merokok dapat memengaruhi pembekuan darah dan sirkulasi, sehingga dapat meningkatkan risiko DVT pada diri Anda.
  • Beberapa bentuk kanker meningkatkan senyawa dalam darah Anda yang menyebabkan darah menggumpal.

Gejala DVT yang umum terjadi cukup bervariasi, meski terkadang DVT juga dapat terjadi tanpa gejala yang nyata. Beberapa gejalanya sendiri mencakup:

  • Bengkak di kaki yang sakit
  • Nyeri pada kaki
  • Kemerahan pada bagian yang terkena

Efek terburuk DVT adalah dapat menyebabkan timbulnya komplikasi mematikan. Salah satu komplikasi dari DVT yang paling sering terjadi adalah emboli paru, yang terjadi ketika gumpalan darah terlepas dan masuk ke dalam peredaran darah paru-paru. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian.

Gejala peringatan dari timbulnya emboli paru meliputi:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Batuk darah
  • Penurunan kesadaran
1 dari 2 halaman

Tips mencegah DVT pada perjalanan panjang

Oleh sebab itu, jika Anda bepergian dalam waktu yang lama, baik dengan pesawat, kereta, atau mobil, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut untuk mengurangi risiko terjadinya DVT:

  • Kenakan pakaian longgar dan nyaman selama perjalanan Anda.
  • Lakukan latihan betis dengan menaikkan tumit Anda, jagalah agar jari kaki tetap di lantai, lalu naik dan turunkan tumit Anda sebanyak 10 kali.
  • Jangan lupa untuk beristirahat sejenak dan keluar dari mobil untuk meregangkan kaki Anda. Anda dapat berjalan-jalan setiap ada kesempatan.
  • Gunakan stoking khusus untuk mencegah DVT.

Jadi, kini Anda tidak perlu khawatir lagi jika harus melakukan perjalanan jauh seperti mudik, baik dengan pesawat, kereta, atau mobil. Lakukanlah berbagai tips di atas untuk mengurangi risiko terjadinya DVT.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar