Sukses

7 Manfaat Makan Biji Labu Saat Buka Puasa

Mirip kuaci, biji labu juga bisa dikonsumsi. Tapi apa saja manfaat biji labu bila dikonsumsi saat buka puasa?

Klikdokter.com, Jakarta Makan buah labu tentu sudah biasa. Sebab, labu memang sering diolah menjadi kue, jus, hingga masakan berkuah lainnya. Lalu, bagaimana dengan biji labu? Pernahkah Anda mengonsumsinya untuk buka puasa?

Bagi Anda yang belum pernah mengonsumsinya, biji labu ini bentuknya mirip dengan kuaci atau biji bunga matahari. Hanya saja, bentuknya lebih pipih dan sedikit lebih besar. Anda juga bisa membelinya dengan mudah di supermarket atau toko online.

Nah, dilansir dari Medical News Today, mengonsumsi biji labu ternyata ada manfaatnya bagi kesehatan. Adapun manfaat biji labu yang bisa Anda rasakan, antara lain:

1. Memelihara kesehatan tulang

Meski bentuknya kecil, biji labu adalah sumber magnesium yang sangat baik dan sangat penting untuk pembentukan tulang. Asupan magnesium tinggi mendukung kepadatan tulang yang lebih baik dan telah terbukti mengurangi risiko osteoporosis pada wanita setelah menopause.

2. Menjaga kadar gula darah tetap stabil

Nutrisi dalam biji labu dapat melindungi Anda dari diabetes tipe 2. Dalam satu percobaan, tikus diabetes pulih setelah diberi makanan yang mengandung rami dan biji labu. Dengan mengonsumsinya, kadar gula darah Anda selama puasa akan terjaga.

3. Memelihara kesehatan jantung dan hati

Menurut dr. Sara Elise Wijono, MRes dari KlikDokter, biji labu mengandung lemak sehat dan protein yang baik untuk memelihara kesehatan jantung. Biji labu juga mengandung asam lemak omega-3, omega-6, antioksidan, dan serat. Kombinasi ini sangat bermanfaat untuk jantung dan hati.

Serat dalam biji labu membantu menurunkan jumlah total kolesterol dalam darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sterol dan pitosterol pun ditemukan dalam biji tersebut, dan keduanya dapat mengurangi kadar kolesterol jahat.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

4. Menurunkan berat badan

Biji labu dapat membuat orang yang mengonsumsinya kenyang lebih lama. Sehingga, nafsu makan lebih terkontrol dan berat badan juga bisa terjaga. Ayo coba ganti takjil manis Anda dan aneka gorengan dengan mengonsumsi biji labu!

5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Biji labu mengandung vitamin E yang tinggi dan antioksidan lainnya. Vitamin E sendiri dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan pembuluh darah. Sehingga, Anda pun tak mudah jatuh sakit meski asupan berkurang karena puasa.

6. Mencegah insomnia

Selain sumber magnesium, biji labu merupakan sumber triptofan yang digunakan untuk mengobati insomnia kronis. Dalam prosesnya, tubuh mengubah triptofan menjadi serotonin, yaitu “hormon relaks”, serta melatonin si "hormon tidur".

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2005 di Nutritional Neuroscience melaporkan bahwa mengonsumsi triptofan dari biji labu bersama sumber karbohidrat lainnya khasiatnya sebanding dengan obat insomnia. Cobalah konsumsi beberapa biji labu sebelum tidur yang dicampur dengan sepotong buah jika Anda ingin tidur terlelap.

7. Memelihara kesehatan prostat dan kandung kemih

Biji labu secara tradisional telah digunakan sebagai afrodisiak atau zat yang mampu meningkatkan gairah seksual. Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2009 melaporkan bahwa minyak biji labu aman dan efektif untuk digunakan sebagai pengobatan masalah prostat.

Mereka yang mengonsumsi 320 mg minyak biji labu per hari selama lebih dari 6 bulan mengalami pengurangan gejala dan peningkatan kualitas hidup. Sementara, pada tahun 2014, para ilmuwan menemukan bukti bahwa minyak biji labu dapat membantu mengobati gangguan berkemih pada pria dan wanita.

Itulah sejumlah manfaat biji labu, yang bisa juga Anda jadikan camilan saat buka puasa. Tapi, perlu diketahui juga, biji labu ini memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi dan rentan menjadi tengik. Jadi, simpan biji labu di tempat kering dan sejuk, serta jauhkan dari sinar matahari, untuk meningkatkan umur simpan. Jika disimpan dengan benar, biji labu akan bertahan selama 3-4 bulan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar