Sukses

Cara Merawat Implan Gigi agar Tetap Sehat dan Kuat

Ingin mengganti gigi palsu dengan implan gigi tapi masih ragu tentang keberhasilannya jangka panjang. Yuk baca informasi selengkapnya disini!

Pemasangan implan untuk menggantikan gigi yang hilang kini semakin diminati. Sebab, tingkat keberhasilan implan gigi semakin tinggi dan bisa diprediksi. Namun, perlu disiplin dan komitmen tinggi dari pasien untuk menjamin keberhasilan implan gigi jangka panjang. Apalagi, biaya implan gigi tidak murah. 

Maka dari itu, tindakan atau pemasangan implan gigi diharapkan tidak mengalami kegagalan. Memasang implan untuk menggantikan gigi asli yang dicabut seperti menanam benda asing ke dalam tulang. Biasanya, tubuh akan bereaksi terhadap benda asing tersebut. 

Dengan kemajuan teknologi dan inovasi, diharapkan implan gigi dapat diterima dan beradaptasi dengan baik oleh tubuh. Selain itu kesuksesan dapat ditentukan dari cara merawat implan gigi. 

Perawatan implan gigi harus lebih intensif. Karena jaringan ikat di sekitar implan gigi jumlahnya dapat berkurang jika dibanding dengan gigi biasa. Akibatnya, implan berisiko lebih mudah rusak jika terdapat banyak kuman. Untuk itu, simak cara merawat implan agar gigi tetap sehat dan kuat.

1. Rutin Berkonsultasi ke Dokter

Pemeriksaan implan gigi perlu dilakukan setiap 3 bulan sekali pada satu tahun pertama. Sedangkan di tahun berikutnya, pemeriksaan implan gigi dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali. 

Konsultasi rutin bertujuan untuk memeriksa adanya perubahan yang terjadi di dalam mulut secara mendetail.

Artikel Lainnya: Gigi Palsu atau Implan Gigi, Mana yang Lebih Baik?

1 dari 6 halaman

2. Mengabarkan Kondisi Perawatan Implan Gigi

Saat pemeriksaan, dokter akan melakukan update tentang implan gigi terbaru pasien beserta riwayat sebelumnya. Dokter gigi juga akan mengevaluasi kebersihan gigi dan rongga mulut. 

Akan lebih baik lagi jika pasien melakukan foto rontgen gigi setiap satu tahun sekali untuk mengevaluasi kondisi implan gigi, tulang, dan gigi di sekitarnya. 

Selain itu, dokter juga dapat mengevaluasi kestabilan implan, membersihkan plak dan karang gigi yang menempel di implan, serta menentukan waktu pemeriksaan berikutnya.

3. Kerja Sama Tim Dokter

Saat pemasangan implan gigi, dibutuhkan kerja sama oleh tim dokter. Kerja sama bisa melibatkan dokter gigi bedah mulut, prostodontis, periodontis, dan dokter gigi rontgen (radiologi). 

Nantinya, para dokter akan menentukan rencana pemasangan, perawatan, serta pemeliharaan implan gigi agar hasilnya optimal dan tidak mengalami kegagalan.

Artikel Lainnya: Implan Gigi sebagai Alternatif Pengganti Gigi Palsu

2 dari 6 halaman

4. Butuh Kedisiplinan dan Ketelitian

Agar implan gigi bertahan lama, butuh kedisiplinan pasien dalam perawatan di rumah serta tim dokter gigi yang merawatnya di klinik atau rumah sakit. Pasien dapat menyikat implan gigi di rumah menggunakan sikat gigi berbulu lembut atau membersihkan sela-sela implan gigi dengan sikat interdental. 

Sela-sela implan dengan gigi sebelahnya adalah salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Bentuk celah dari setiap gigi bisa berbeda-beda. 

Oleh karena itu, pasien memerlukan bentuk interdental brush yang ukurannya juga berbeda-beda sesuai celahnya. Jadi pasien diharapkan memiliki sikat interdental yang ukurannya bervariasi. 

5. Selalu Memantau Kondisi Gusi di Sekitar Implan Gigi 

Untuk meminimalkan kegagalan implan gigi, pasien harus selalu memantau keadaan gusi di sekitarnya. Hal itu bertujuan mencegah kambuhnya kembali penyakit gusi yang telah dirawat sebelumnya. 

Berdasarkan studi yang diterbitkan oleh jurnal Bethan Open Dentistry, mengonsumsi vitamin B12 dapat membantu mempercepat penyembuhan jaringan gusi.

Artikel Lainnya: Waktu yang Tepat untuk Mengganti Gigi Palsu

3 dari 6 halaman

6. Mematuhi Instruksi Perawatan

Pasien akan diberikan petunjuk perawatan implan gigi secara rinci atau detail. Jika perlu, dokter gigi akan mendemonstrasikannya langsung kepada pasien agar implan gigi yang dipasang bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

7. Selektif Memilih Produk Perawatan Implan

Untuk perawatan di rumah, pasien disarankan menggunakan produk-produk yang tidak merusak permukaan luar implan gigi. Pasien juga harus memilih produk untuk membersihkan plak dan karang gigi yang menempel di implan. 

Penggunaan sikat gigi dengan bulu sintetis dan memiliki ujung bulat sangat direkomendasikan untuk membersihkan implan gigi. Pasalnya, implan gigi lebih sensitif dan mudah terkikis.

Selain itu, dalam membersihkan sela-sela implan gigi, penggunaan sikat interdental terbukti lebih baik dibanding penggunaan benang gigi. Lalu, penggunaan sikat gigi elektrik ternyata juga lebih baik dalam membersihkan plak dibanding sikat gigi biasa. 

Artikel Lainnya: Mengenal Dental Bridge, Gigi Palsu Permanen yang Nyaman Digunakan

4 dari 6 halaman

8. Menjaga Kesehatan Gusi dan Tulang Alveolar

Agar implan gigi bertahan lama, penting untuk merawat kesehatan gusi dan tulang alveolar di sekitarnya. Obat kumur yang mengandung Chlorhexidine gluconate terbukti efektif menjaga kesehatan rongga mulut. 

Obat kumur tersebut dapat mengurangi penumpukan plak di sekitar implan gigi. Selain itu, Anda disarankan untuk mencelupkan sikat gigi ke dalam cairan Chlorhexidine. Hal tersebut dapat membantu membersihkan plak di sekitar implan gigi. 

Pada masa penyembuhan, pembersihan plak dengan sikat gigi untuk sementara waktu tidak dianjurkan. Sehingga pasien perlu membersihkan rongga mulut dengan obat kumur yang mengandung chlorhexidine.

9. Perawatan di Rumah Dilakukan Sesegera Mungkin

Pasien harus memulai perawatan implan gigi di rumah sesegera mungkin setelah operasi pemasangan implan tahap pertama selesai. Jangan menunda sampai selesai tahap kedua atau saat pemasangan sekrup implan, bahkan crown gigi. 

Pasalnya, bisa saja jadi sudah terjadi penumpukan plak dan karang gigi yang bisa menyebabkan kegagalan implan gigi.

Artikel Lainnya: Dental Contouring, Perawatan Gigi Apa Pula Ini?

5 dari 6 halaman

10. Memperoleh Banyak Informasi dari Dokter Gigi

Anda harus menyadari bahwa pemasangan implan terjadi akibat pencabutan gigi. Pencabutan gigi dilakukan ketika terdapat penyakit periodontal berat. Hal tersebut bisa diawali karena pembersihan dan perawatan gigi yang kurang baik. 

Oleh karena itu pasien perlu mendapatkan informasi dan edukasi merawat implan agar pemasangannya berhasil dan bertahan lama. 

Pasien pun harus memahami perannya dalam menjaga dan merawat implan gigi, bahkan sebelum pemasangan implan dilakukan. 

Jika Anda punya implan gigi, maka rawatlah sebaik mungkin agar tetap kuat dan tahan lama. Sedangkan bagi anda yang berencana untuk memasang implan gigi, sebaiknya konsultasi dengan dokter gigi dan dapatkan informasi sebanyak mungkin. 

Karena perawatan implan gigi ini butuh kerjasama yang baik antara pasien dan tim dokter gigi.

Untuk membaca artikel kesehatan gigi dan mulut lainnya, Anda bisa download aplikasi Klikdokter via Play Store atau Apps Store. 

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar