Sukses

Alasan Kenapa Anda Perlu Jalan Kaki Lebih Cepat

Jalan kaki dengan irama cepat ternyata baik untuk kesehatan Anda. Berikut ini alasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Ada beberapa alasan kenapa Anda perlu jalan kaki lebih cepat. Salah satunya bisa jadi karena Anda sedang terburu-buru. Pada dasarnya, jalan kaki itu sendiri merupakan jenis olahraga aerobik.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, olahraga aerobik – seperti halnya jalan kaki – secara umum baik untuk kesehatan jantung dan paru.

"Saat Anda melakukan latihan aerobik, kerja jantung, termasuk dalam hal memompa darah, akan ikut terpacu. Organ-organ tubuh pun mendapatkan oksigen dan nutrisi," jelasnya.

Mempercepat langkah kaki bisa mencegah kematian

Menurut sebuah studi dalam jurnal kesehatan “British Journal of Sports Medicine” tahun 2018, pejalan kaki cepat – termasuk pejalan kaki dengan kecepatan rata-rata – kemungkinannya lebih kecil mengalami kematian dini dibandingkan dengan orang-orang yang berjalan lambat.

“Mempercepat langkah kaki saat berjalan bisa berkontribusi baik pada kesehatan tubuh Anda,” kata penulis utama Emmanuel Stamatakis, profesor olahraga, gaya hidup, dan kesehatan populasi dari University of Sydney School of Medicine, Australia, seperti dikutip di Time.

Metodenya, peneliti menggunakan data dari dua survei kesehatan berskala besar: Health Survey for England and Scottish Health Survey. Peneliti menganalisis data yang disediakan oleh lebih dari 50.000 penduduk Inggris dan Skotlandia usia dewasa, yang melaporkan rata-rata kecepatan mereka berjalan kaki (lambat, rata-rata, cukup cepat, atau cepat), serta metrik kesehatan lainnya. Peneliti melacak orang-orang tersebut selama 9 tahun. Selama periode waktu tersebut, 3.617 orang meninggal dunia. Lebih dari 1.000 orang dari jumlah tersebut harus tutup usia akibat penyakit kardiovaskular.

Studi ini tidak bisa menyatakan secara gamblang bahwa jalan kaki dengan cepat bisa meningkatkan kesehatan seseorang. Ada asumsi bahwa orang-orang yang sehat dan bugar cenderung berjalan kaki lebih cepat daripada mereka yang sakit.

Meski begitu, peneliti menuliskan bahwa kecepatan langkah kaki tampaknya memengaruhi risiko kematian terlepas dari aktivitas fisik total, mungkin berkat peningkatan intensitas latihan relatif dari jalan cepat. Dengan kata lain, meningkatkan kecepatan langkah mungkin bisa menguatkan jantung daripada berjalan lambat atau santai, sesuai dengan hubungan antara olahraga dan kesehatan kardiovaskular.

1 dari 2 halaman

Tingkatkan kecepatan jalan kaki secara perlahan

Kalau jalan lambat atau santai sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun, untuk bisa disiplin jalan cepat mungkin tak mudah. Namun, memulainya secara perlahan tapi pasti juga bisa memunculkan kebaikan pada tubuh.

"Pada orang-orang yang jarang melakukan olahraga, jumlah langkah kaki yang sedikit (di bawah 3.000-4.000 langkah per hari) dan/atau tidak bugar secara fisik, meningkatkan kecepatan langkah dari biasanya hingga napas terengah-engah setelah beberapa menit, bisa menjadi permulaan yang bagus untuk tubuh yang lebih bugar,” kata Prof. Emmanuel.

Pada akhirnya, Prof. Emmanuel mengatakan, entah kecepatan Anda berjalan kaki cepat atau lambat, jalan kaki adalah salah satu perilaku dalam pola hidup sehat. Oleh karenanya aktivitas ini sering direkomendasikan untuk dilakukan setiap hari.

Yuk berjalan 10.000 langkah sehari!

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, untuk mendapatkan tubuh sehat dan bugar, para ahli menyarankan untuk berjalan kaki setidaknya 150 menit dalam seminggu. Jika sudah melampaui target tersebut, Anda “ditantang” lagi untuk berjalan 10.000 langkah per hari.

Berjalan 10.000 langkah sehari setara dengan menempuh jarak 6 kilometer. Jika dilakukan tiap hari, berbagai manfaatnya pada tubuh bisa Anda rasakan.

“Mulai dari meningkatkan stamina, membakar kalori lebih untuk mendapatkan berat badan ideal, dan meningkatkan kesehatan jantung. Agar lebih optimal, berjalanlah lebih cepat, yaitu 100 langkah per menitnya. Dalam 30 menit, tak terasa Anda sudah berjalan mencapai 3.000 langkah,” jelas dr. Karin.

Untuk bisa menghitung berapa banyak jumlah langkah kaki tiap harinya, Anda bisa menggunakan pedometer alias alat penghitung langkah. Atau bisa juga dengan mengunduh aplikasi serupa di smartphone Anda.

Jika Anda termasuk pejalan kaki cepat, lanjutkan! Jika Anda lebih menyukai jalan lambat atau santai, ini tidak jelek, tetapi cobalah untuk perlahan meningkatkan kecepatan yang dikatakan baik untuk kesehatan jantung dan bisa turunkan risiko kematian dini. Selain itu, jadikan jalan kaki sebagai salah satu latihan fisik Anda sehari-hari. Entah jalan cepat atau lambat, yang penting Anda konsisten dan bersemangat menjalankannya!

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar