Sukses

Cara Efektif Mengatasi Serangan Panik

Siapa saja berisiko mengalami serangan panik. Lakukan antisipasi dengan mengetahui cara mengatasi serangan panik berikut ini.

Sesak napas, jantung berdebar kencang, bahkan ingin pingsan menjelang sebuah presentasi penting di kantor? Jika ya, itu berarti Anda sedang mengalami serangan panik.

Serangan panik terjadi ketika seseorang merasa takut atau gelisah secara berlebihan dan tiba-tiba. Kondisi ini biasanya muncul tanpa alasan yang jelas, dapat terjadi kapan saja, dan pada siapa saja.

Ketika serangan panik datang, Anda akan merasa seperti diteror dan mengalami ketakutan tak beralasan. Orang yang mengalami kondisi tersebut juga sering merasa bahwa dirinya sedang terkena serangan jantung atau akan mati mendadak.

Tidak berhenti di situ, orang yang mengalami serangan panik bahkan bisa mengira bahwa dirinya sedang sekarat.

Artikel Lainnya: Ini Alasannya Mengapa Anda Bisa Merasa Panik

Serangan panik yang menyerang tidak bisa dihalau dengan mudah. Anda harus tenang agar bisa mengendalikan dan menghentikan kondisi tersebut.

Setelah itu, Anda juga bisa melakukan hal-hal berikut sebagai cara mengatasi serangan panik:

1 dari 6 halaman

1. Kenali Tanda-tandanya

Serangan panik biasanya memunculkan tanda-tanda, berupa jantung berdebar, berkeringat, sesak napas, mual, nyeri dada, atau gemetar.

Gejala-gejala tersebut bisa bertahan selama 5 hingga 20 menit. Setelah Anda mengenali tanda tersebut, Anda dapat menemukan cara untuk menghentikannya.

2. Jalani Hidup Anda

Dapat dimengerti bahwa Anda ingin menghindari serangan panik dengan segala cara. Tetapi, penting untuk tidak membiarkan rasa takut mengendalikan kondisi Anda.

Atas dasar itu, Anda sebaiknya tidak menghindari tempat-tempat di mana pernah mengalami serangan panik.

Jika Anda memiliki trauma terhadap salah satu tempat, tetaplah berada di sana, jika aman. Ketika serangan berakhir, Anda akan menyadari bahwa tidak ada hal buruk yang terjadi.

2 dari 6 halaman

3. Bicaralah pada Diri Sendiri

Saat merasakan serangan panik, ingatkan diri bahwa Anda ‘hanya’ merasakan kecemasan yang bukan bahaya nyata.

Anda bahkan dapat mencoba mengatasi ketakutan secara langsung dengan berlatih respons cepat, seperti "saya tidak takut" atau "ini akan berlalu".

4. Jangan Sangkal bahwa Anda Rentan Mengalami Serangan Panik

Cara mengatasi serangan panik adalah dengan mengakuinya. Cobalah untuk tidak melawan gejalanya, tapi terus mengingatkan diri sendiri bahwa kondisi tersebut akan segera berlalu.

Artikel Lainnya: Serangan Panik Datang Saat Gempa, Lakukan 6 Cara Ini

3 dari 6 halaman

5. Atur Pernapasan

Serangan panik membuat Anda bernapas pendek dan cepat. Oleh karena itu, atur dan kendalikan pernapasan Anda.

Tutup mata, lalu letakkan tangan Anda di antara pusar dan bagian bawah tulang rusuk. Tarik napas melalui hidung secara perlahan dan dalam. Biarkan semua udara keluar dengan lembut melalui mulut.

Mengatur napas dengan dalam dan lambat bisa membuat oksigen lebih banyak masuk ke dalam tubuh, sehingga denyut jantung Anda akan melambat.

6. Luangkan Waktu untuk Berolahraga

Olahraga terbukti dapat menurunkan stres, yang merupakan salah satu penyebab utama serangan panik.

Olahraga, terutama yang dapat memompa jantung, juga bisa membuat Anda lebih tenang.

4 dari 6 halaman

7. Nilai Ketakutan Anda

Ketika rasa takut mengacak-acak pikiran Anda, beri peringkat pada skala 1 hingga 10 setiap beberapa menit. Hal tersebut membuat Anda bisa menjaga dan menilai diri sendiri.

Pada akhirnya, Anda akan terhindar dari serangan panik berlebihan karena sudah bisa mengukur diri.

8. Hati-Hati dengan Kopi, Alkohol, dan Rokok

Kafein memang bisa menghilangkan kantuk. Namun, senyawa tersebut juga bisa memicu rasa gugup dan gemetar.

Sementara itu, nikotin dan alkohol dapat membuat Anda merasa tenang pada awalnya. Tapi, zat tersebut dapat dengan cepat membuat Anda gelisah setelahnya.

Baik kopi, alkohol maupun rokok, ketiganya bisa memicu serangan panik atau memperburuknya. Solusi terbaik adalah menghindarinya.

5 dari 6 halaman

9. Tutup Mata Anda

Jika Anda berada di lingkungan yang bergerak cepat dengan banyak rangsangan, serangan panik akan lebih mudah muncul.

Untuk mengurangi rangsangan, tutup mata Anda selama beberapa saat. Langkah ini dapat menghambat rangsangan ekstra dan membuat tubuh lebih fokus pada pernapasan.

10. Practice Mindfulness

Belajarlah memberikan perhatian kepada sekitar Anda. Kondisi ini dapat membantu mengatasi serangan panik yang dialami.

Fokus pada sensasi fisik yang Anda rasakan, seperti menginjak kaki ke lantai, merasakan tekstur celana jins di tangan, dan lain sebagainya.

Itu dia beberapa cara meredakan serangan panik yang bisa Anda lakukan. Jika keluhan sering terjadi berulang dan Anda kesulitan mengendalikannya, lebih baik konsultasikan lebih lanjut kepada dokter atau psikolog melalui LiveChat 24 jam atau di aplikasi KliKDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar