Sukses

Menginap di Dalam Mobil Saat Mudik, Amankah?

Demi menghemat biaya dan kepraktisan, Anda memutuskan untuk menginap di dalam mobil saat mudik. Tapi, bagaimana keamanannya?

Klikdokter.com, Jakarta Mudik lewat jalur darat dengan menggunakan mobil bersama keluarga memang seru dan mengasyikkan. Hanya saja, waktu tempuh untuk sampai ke tempat tujuan jauh lebih lama ketimbang menggunakan pesawat atau kereta. Jika perjalanan memakan waktu 2 hari, pasti Anda membutuhkan waktu untuk istirahat malam. Alhasil, menginap di mobil saat mudik menjadi pilihan.

Sayangnya, tindakan ini sangat berisiko sehingga kurang direkomendasikan.

Bahaya tidur dengan kasur saat mobil berjalan

Berhenti dan tidur di dalam mobil bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama, Anda bisa tetap tidur di jok mobil seperti biasa. Kedua, Anda bisa menyulap kabin belakang mobil menjadi ruang tidur dadakan dengan menggunakan kasur. Kasur bisa diletakkan di kabin yang joknya yang sudah dilipat atau bahkan dicopot.

Keberadaan kasur mobil dapat meningkatkan motivasi penumpang untuk beristirahat kapan saja dan di mana saja, khususnya ketika mobil masih berjalan. Meski begitu, dilansir cnnindonesia.com, pengamat keselamatan dari Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Palubuhu, mengatakan, menggunakan kasur saat mudik tidak mendukung keselamatan di jalan raya.

Meski nyaman, menggunakan kasur untuk tidur di dalam mobil itu sangat jauh dari kata aman. Menurut Jusri Palubuhu, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi harus mengerti bahwa mobil tidak sama dengan moda transportasi lain, seperti kereta yang dapat menggunakan kasur bagi penumpang.

Mobil memiliki gerakan yang lebih dinamis ketimbang moda transportasi lainnya. Mobil bisa melakukan akselerasi, bisa bermanuver ke kiri dan ke kanan, hingga deselerasi atau berhenti mendadak.

Deselerasi adalah daya pengurangan kecepatan untuk kendaraan. Khusus deselerasi, Jusri mengatakan bahwa kategorinya bisa beragam. Misalnya saja, pengereman mendadak, terjadi tabrakan, atau kecelakaan, sehingga mobil terguling. Setiap objek di kabin mobil yang tidak terikat atau tidak mengenakan sabuk pengaman, pasti akan terlempar.

Ketika mobil berjalan, penumpang yang beristirahat lebih baik tidur dengan posisi duduk di jok sambil mengenakan sabuk pengaman. Penumpang yang tidur menggunakan kasur pasti tidak memakai sabuk pengaman. Saat mobil mengalami entakan keras, kemungkinan terburuknya mereka bisa terguncang atau terlempar keluar mobil.

1 dari 2 halaman

Tips aman tidur dan menginap di mobil saat mudik

Tidur dan menginap di dalam mobil saat mudik sebenarnya boleh saja. Asalkan, Anda berhenti di tempat yang aman. Selain itu, lakukan hal-hal di bawah ini agar Anda tetap nyaman dan aman:

  • Pilih rest area yang dijaga petugas keamanan

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, Anda mesti mengenali beberapa lokasi rest area yang akan dilewati. Gunakan rest area untuk beristirahat. Anda juga bisa melakukan peregangan di area tersebut atau berjalan-jalan sebelum tidur.

Jika sudah mengantuk, tidurlah di mobil yang sudah diparkir di rest area. Pastikan rest area yang Anda singgahi cukup ramai dan terjaga oleh petugas keamanan. Bila perlu, parkirkan mobil tak jauh dari pos polisi atau masjid. Rumah ibadah seperti masjid biasanya akan selalu ramai menjelang Lebaran.

  • Jangan lupa senderkan jok atau gunakan kasur mobil setelah mobil berhenti

Agar peredaran darah Anda lancar dan badan tidak terlalu pegal, senderkan jok sebelum tidur. Jika punya kasur mobil, pasanglah di bagian belakang mobil yang cukup luas.

  • Jangan nyalakan AC, buka sedikit kaca, dan jangan pasang obat nyamuk

Menyalakan AC bisa memicu kebocoran asap knalpot, sedangkan pasang obat nyamuk di dalam mobil bisa membuat Anda sesak napas dan berujung pada hal yang tidak diinginkan. Lebih baik oles dengan losion antinyamuk, lalu gunakan kain untuk menutupi tubuh Anda dari udara dingin dan gigitan nyamuk.

  • Pasang alarm mobil dan simpan barang berharga

Sebaiknya Anda jangan menginap di dalam mobil yang tidak dipasang alarm. Sebab, ketika ada orang yang tiba-tiba membuka pintu atau memecahkan kaca, mobil Anda tidak bisa menarik perhatian. Selain itu, saat tidur, upayakan tidak sambil memengang handphone. Simpan dompet dan handphone di tempat yang tertutup sehingga tidak menarik perhatian orang luar.

Menginap di dalam mobil saat mudik sah-sah saja dilakukan. Hanya saja, tetap utamakan keselamatan serta kesehatan Anda dan keluarga dengan melakukan tips di atas. Namun, jika keadaannya tidak memungkinkan untuk menginap di dalam mobil, lebih baik cari penginapan yang aman.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar