Sukses

Tips agar Terhindar dari Hipnotis Saat Mudik Lebaran

Anda yang mudik Lebaran sendirian, waspadai modus kejahatan dengan hipnotis. Agar terhindar dari tindakan tersebut, terapkan tips berikut.

Klikdokter.com, Jakarta Hipnotis atau dalam dunia kedokteran disebut hipnoterapi adalah suatu praktik memasukkan sugesti ke dalam pikiran seseorang. Hal tersebut akan membawa target pada keadaan tidak sadar. Kasus-kasus hipnotis sering mewarnai peristiwa mudik Lebaran tiap tahunnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang mudik sendirian dengan transportasi umum, perlu lebih waspada.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, hipnotis membuat seseorang lebih fokus dan dapat berkonsentrasi terhadap suatu rangsangan. Sayangnya, tindakan tersebut sering dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan, seperti mencopet. Para pencopet biasanya mengincar orang-orang yang bepergian sendiri dan terlihat tidak awas dengan sekitarnya.

Dilansir dari sebuah sumber, hipnotis yang digunakan oleh tenaga medis dengan penjahat itu berbeda. Hipnotis yang digunakan penjahat biasanya mengacu pada gabungan ilmu hitam atau ilmu sihir beserta teknik-teknik lain, seperti shock induction (berupa sentuhan atau tepukan), ericksonian hypnosis, dan mind control.

Tips terhindar dari hipnotis

Untuk mengantisipasi agar Anda yang mudik sendirian tidak terkena hipnotis orang jahat, beberapa tips yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Tindakan hipnotis biasanya hanya memengaruhi orang yang pikirannya tidak kuat atau “kosong”. Jadi, percaya dan yakinkan dulu diri sendiri bahwa Anda tidak akan terpengaruh.
  • Saat mudik sendirian, tak ada salahnya untuk bersikap lebih waspada terhadap  orang-orang yang baru dikenal atau berusaha mendekati. Hati-hati bila ada orang asing yang tiba-tiba sangat baik dan mengajak ngobrol panjang lebar. Sebab, bisa saja ada maksud tersembunyi di belakangnya. Perlu diingat pula bahwa seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi persuasif.
  • Saat ada orang yang tidak dikenal tiba-tiba menepuk atau memegang Anda, sebisa mungkin tepuk balik atau langsung pergi menghindarinya. Hindari percakapan setelah Anda menerima tepukan, karena hal itu bisa membuat Anda lebih mudah terhipnotis.
  • Ketika Anda sedang sendirian di tempat umum, usahakan jangan terlihat termenung. Cobalah untuk membuat otak terus berputar, entah itu dengan membaca, bermain game di ponsel, mendengarkan musik, atau menelpon kerabat dekat.
  • Waspada jika Anda tiba-tiba merasa ngantuk berat, mual, pusing, dan dada terasa sesak. Ada kemungkinan, saat itu, ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada Anda. Jika sudah seperti itu, Anda disarankan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut dengan berdoa menurut agama dan keyakinan.
  • Apabila beberapa orang mengerumuni Anda secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas, segeralah pergi ke tempat yang ramai dengan sikap yang tegas dan melapor pada petugas keamanan. Pelaku hipnotis kerap melakukan aksinya berkelompok meski awalnya seakan-akan tidak saling kenal.
  • Jika Anda merasa mulai masuk ke kondisi sadar yang berbeda, Anda mesti memerintahkan diri sendiri untuk segera terjaga dan kembali normal. Pergilah ke toilet, cari wastafel, lalu cuci muka hingga segar kembali. Bila perlu, pergi ke tempat ibadah terdekat untuk mendapatkan air yang lebih banyak dari keran untuk bersuci.

Tindakan kejahatan terjadi karena ada niat dan kesempatan. Maka dari itu, waspada dan berhati-hatilah selama perjalanan mudik Lebaran. Jangan mudah percaya dengan orang lain, apalagi bila Anda tidak mengenalnya. Tetap perhatikan keadaan sekitar agar tindak kejahatan, baik dengan hipnotis atau modus lainnya, tidak menimpa Anda.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar