Sukses

10 Makanan Terbaik untuk Pasien Kemoterapi

Pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi tentu butuh asupan yang baik. Berikut deretan makanan terbaik bagi pasien kemoterapi.

Klikdokter.com, Jakarta Kemoterapi adalah pengobatan atau terapi paling umum bagi penderita kanker. Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mematikan sel ganas pada penderita kanker. Agar proses kemoterapi dapat berjalan baik, tentu saja Anda perlu makanan terbaik untuk mendukung jenis pengobatan itu.

Kemoterapi masih menjadi jenis terapi andalan bagi penderita kanker di antara jenis pengobatan lainnya. Meski efeknya kadang membuat rambut rontok dan tidak enak makan, tapi ini masih terbukti cukup ampuh.

Makanan terbaik selama kemoterapi

Hanya saja, untuk meningkatkan kemungkinan berhasilnya kemoterapi, Anda perlu melakukan beberapa hal untuk mendukungnya. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Berikut adalah makanan terbaik yang bisa dikonsumsi selama masa kemoterapi:

  1. Wortel

Wortel biasa ditemukan di setiap makanan untuk pasien kanker. Menurut New Zealand Institute for Plant and Food Research di Selandia Baru, jenis senyawa yang ada di wortel dapat membuat kemoterapi lebih efektif dengan menghentikan suatu mekanisme dalam tubuh yang kadang-kadang dapat mengganggu perawatan kanker.

  1. Susu rendah lemak untuk mengatasi mulut kering

Salah satu efek samping kemoterapi yang paling umum terjadi adalah mulut kering, sehingga mengakibatkan penderita kesulitan menelan. Untuk mempermudah menelan makanan, campurkan makanan Anda dengan susu rendah lemak. Makanan cair dalam blender juga akan membantu proses makan Anda jadi sedikit lebih mudah.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  1. Nasi dan pisang untuk diare

Makanan hambar seperti nasi, pisang, apel matang, dan roti panggang kering akan membantu mengikat feses jika Anda mengalami diare akibat kemoterapi. Hindari makanan berlemak, buah-buahan mentah, dan produk gandum, yang justru dapat membuat diare menjadi lebih buruk.

  1. Atasi sembelit dengan biji-bijian utuh

Di sisi lain, jika Anda mengalami konstipasi atau sembelit, untuk membantu sistem pencernaan Anda, minum banyak cairan dan konsumsi makanan tinggi serat tidak larut seperti roti gandum atau sereal, buah-buahan kering, dan kacang atau kacang polong kering.

"Pasien kemoterapi biasanya akan mengalami kesulitan buang air besar. Karena itu, mereka membutuhkan air putih dan makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah. Ingat, jangan lupa untuk mencuci sayur atau buah favorit Anda sebelum dikonsumsi, ya," ujar dr. Alvin Nursalim, SpPD dari KlikDokter.

  1. Konsumsi makanan ringan

Kehilangan nafsu makan adalah efek samping umum lain dari kemoterapi. Tetapi, alih-alih memaksakan diri untuk makan besar 3 kali, cobalah makan kecil 5 atau 6 kali sepanjang hari agar Anda tetap memiliki energi.

Hanya saja, diet untuk setiap pasien kanker akan berbeda. Jadi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan makanan yang sesuai dengan kondisi, diagnosis, dan kebutuhan Anda.

  1. Permen jahe meredakan mual

Kemoterapi sering membuat Anda mual, tetapi permen jahe bisa sangat baik untuk mengatasi ini. Minum wedang jahe juga akan membantu meringankan pusing dan menenangkan perut Anda.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya (2)

  1. Jus jeruk mencegah mulut kering

Menurut National Cancer Institute (NCI), minum cairan seperti limun dan jus jeruk akan membantu Anda menghasilkan lebih banyak air liur karena kelembutannya merangsang kelenjar air liur. Akan tetapi, jangan konsumsi jenis makanan ini jika perawatan Anda menyebabkan sakit mulut atau tenggorokan, karena mereka akan memperburuk gejalanya.

  1. Bawang merah dan bawang putih

Diet sehat untuk pasien kanker selalu termasuk bawang merah dan bawang putih. Dipanggang, dimasak, atau dimakan mentah, keduanya mengandung antioksidan tingkat tinggi, yang telah terbukti merangsang pertahanan alami sistem kekebalan tubuh melawan kanker.

Faktanya, para peneliti Cornell menemukan bahwa bawang bahkan dapat menghambat pertumbuhan beberapa sel kanker. Jadi, selalu masukkan makanan dengan kemampuan melawan kanker ini ke dalam menu Anda.

  1. Protein tanpa lemak menjaga energi dan otot

NCI merekomendasikan untuk makan lebih banyak protein saat menjalani kemoterapi untuk memberi energi dan menjaga otot Anda agar kuat saat sedang terkuras akibat perawatan.

"Pasien kemoterapi memerlukan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang sehat. Karenanya, mereka membutuhkan asupan tinggi protein seperti daging, ikan, dan telur," jelas dr. Alvin.

  1. Makanan kaya selenium melawan kanker

Gandum dan beras merah adalah sumber selenium, mineral penangkal kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry menemukan bahwa senyawa selenium meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memungkinkannya melawan kanker tertentu seperti leukemia dan melanoma.

Namun, hindari makan kerang dan ikan mentah, yang sebenarnya juga kaya akan selenium, karena keduanya dapat menempatkan Anda pada risiko lebih tinggi terkena penyakit yang ditularkan melalui makanan selama perawatan.

Itulah deretan makanan yang baik dikonsumsi untuk menunjang kondisi Anda dan bisa membantu selama perawatan kemoterapi. Menurut dr. Alvin, pastikan semua makanan dicuci dan dalam keadaan bersih, sebab mereka yang menjalani program kemoterapi lebih rentan terhadap infeksi kuman.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar