Sukses

Beli Camilan Online untuk Buka Puasa, Kenali Fakta Nutrisinya

Agar tidak salah pilih saat beli camilan online untuk takjil buka puasa, pastikan Anda membaca fakta nutrisi produk terkait dengan saksama.

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini membeli camilan secara online untuk takjil buka puasa memang sangat praktis dan hemat waktu. Namun di balik itu, Anda tetap perlu berhati-hati dalam memilih jenis makanan atau minuman yang dijajakan. Anda mesti memperhatikan fakta nutrisinya.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter konsumen harus lebih waspada saat membeli makan secara online. Ini karena Anda tidak bisa langsung mengecek nutrisi yang terkandung di dalam makanan. Karena itu, sebisa mungkin, belilah pada penjual yang memiliki reputasi baik dan memang sudah cukup dikenal karena terjamin kualitasnya.

Mengenal fakta nutrisi camilan online

Jangan hanya berpatokan pada bentuk yang menarik atau rasa yang enak. Camilan yang dikonsumsi untuk takjil buka puasa sebaiknya juga mengandung beragam zat gizi untuk mengembalikan fungsi tubuh setelah digunakan untuk menahan haus dan lapar seharian.

Terkait fakta nutrisi pada camilan yang dibeli online, beberapa hal yang mesti Anda pastikan adalah:

1. Pemanis buatan

Ini adalah kandungan yang sangat mungkin ada dalam camilan online yang Anda beli. Beberapa pemanis buatan memang diizinkan untuk digunakan, seperti sakarin, aspartam, sukralosa, neotame, acesulfame-K, dan stevia.

"Pemanis buatan tersebut dianggap aman untuk kesehatan apabila dikonsumsi dalam batas wajar, yakni tidak lebih dari 1680 miligram per hari. Jika berlebihan, kadar gula akan meningkat hingga menyebabkan obesitas dan penyakit diabetes," ujar dr. Dyah Novita.

2. Kadar indeks glikemik

Makanan tinggi indeks glikemik bisa meningkatkan kadar gula darah. Semakin tinggi kadar gula darah Anda, semakin besar pula kemungkinan terjadinya penyakit diabetes melitus tipe 2.

Menurut dr. Vita, dengan melihat indeks glikemik, Anda bisa tahu seberapa banyak kandungan karbohidrat sederhana di dalam camilan yang dibeli. Biasanya makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi ditandai dengan rasa yang sangat manis dan terbuat dari tepung, seperti biskuit atau kue kering. Untuk menghindari makanan dengan kadar indeks glikemik tinggi, Anda dapat memilih camilan yang berbahan dasar sayur atau buah.

3. Kandungan serat

Sebisa mungkin pilih camilan yang memiliki kandungan serat. Hal ini bertujuan agar camilan yang Anda beli benar-benar membawa manfaat bagi kesehatan saluran cerna dan organ tubuh lainnya. Beberapa contoh camilan kaya serat, di antaranya: granola, gandum, kacang-kacangan, sayur dan buah.

4. Kandungan minyak atau lemak

Camilan dengan kandungan minyak atau lemak yang tinggi sebaiknya dihindari. Salah satu contoh camilan yang demikian adalah gorengan.

Faktanya, makanan yang digoreng dengan banyak minyak (deep frying) memiliki kandungan asam lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jika dikonsumsi terus-menerus, jenis makanan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit stroke dan jantung koroner.

5. Sodium

Hindari memilih  camilan dengan kadar sodium yang tinggi, yang biasanya ditandai dengan rasa gurih dan asin sangat menyengat. Ini karena sodium dapat meningkatkan tekanan darah, serta memicu terjadinya osteoporosis.

Membeli camilan online untuk takjil buka puasa memang sah-sah saja namun Anda tetap perlu memperhatikan fakta nutrisi makanan yang Anda beli. Dengan demikian, Anda tetap dapat menghemat waktu sekaligus menikmati makanan sehat untuk buka puasa.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar