Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Ingin Memuaskan Pasangan? Kenali Perbedaan G-Spot dan Klitoris

Orgasme wanita lebih kompleks ketimbang pria. Agar bisa memuaskan pasangan, kenali perbedaan G-spot dan klitoris di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Akhir yang diinginkan dari berhubungan seks – baik wanita maupun pria – adalah mencapai orgasme. Sayangnya, jalan menuju orgasme pada pria lebih rumit ketimbang pria, dan caranya pun bisa bermacam-macam. Misalnya lewat penetrasi vaginal (stimulasi G-spot) atau rangsangan klitoris. Demi memuaskan pasangan, Anda perlu mengetahui perbedaan G-spot dan klitoris.

Serba-serbi klitoris

Klitoris berada di bagian atas vulva (bagian luar vagina), tepat di atas uretra (saluran kemih) dan bukaan vagina, serta terlindungi di bawah lapisan penutup klitoris. Menurut dr. Sara Elise Wijono, Mres, dari KlikDokter, klitoris hanya memiliki satu fungsi, yaitu memberikan kepuasan saat berhubungan seksual dengan pasangan. Klitoris juga sangat sensitif terhadap sentuhan karena dipenuhi hingga 8.000 ujung saraf.

Klitoris yang terlihat sebenarnya hanya sekitar seperempat dari ukuran sebenarnya. Sisanya terdapat di dalam tubuh. Klitoris cenderung membesar atau membengkak saat terangsang akibat aliran darah yang menuju ke arahnya.

Cara kerja klitoris mirip dengan penis. Saat berhubungan seksual, posisi yang berbeda dapat memberikan stimulasi yang berbeda pada klitoris. Oleh karena itu, terkait kepuasan seksual, baik pria ataupun wanita perlu mengeksplorasi stimulasi klitoris.

Juga dikatakan oleh dr. Sara, sebanyak 50-75 persen wanita mengaku bahwa stimulasi klitoris sangat penting untuk mencapai orgasme. Bahkan, sebagian besar wanita lebih bisa meraih orgasme lewat rangsangan klitoris dibandingkan dengan penetrasi vaginal. Meski begitu, ini juga dipengaruhi dengan jarak antara klitoris dan vagina.

“Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa wanita yang mengalami kesulitan orgasme memiliki jarak klitoris yang cukup jauh dari vagina,” ungkap dr. Sara.

1 dari 2 halaman

Serba-serbi G-spot

G-spot (Gräfenberg spot) adalah sebuah bundel ujung saraf sebesar kacang kenari dalam vagina yang jika dirangsang dapat membuat wanita orgasme—lebih cepat dan lebih kuat.

Orgasme G-spot bahkan dapat berujung pada terjadinya ejakulasi pada wanita, yang mana wanita bisa menyemprotkan cairan keluar dari daerah dekat uretra (disebut juga sebagai squirting). Terdengar dahsyat, ya? Namun, keberadaan G-spot ini masih kontroversi.

Ada yang bilang lokasi G-spot terletak di dalam vagina, di balik dinding depan vagina, di sekitar pertengahan jalan di antara bukaan vagina dan leher rahim. Kebanyakan wanita memiliki G-spot di arah pukul 12, sekitar 2-5 cm dari lubang vagina.

Biasanya, untuk bisa merangsang G-spot lebih cepat, posisi penetrasi dari belakang (doggy style) akan lebih menjanjikan. Posisi tersebut paling direkomendasikan agar wanita bisa memperoleh orgasme lewat stimulasi G-spot. Tak hanya dengan penis, dengan jari pun sebetulnya G-spot bisa dirangsang. Hanya saja, ukuran jemari wanita lebih kecil dan pendek, sehingga butuh bantuan seperti jari pasangan, penis, atau sex toys untuk bisa mencapai area tersebut.

Mana yang lebih dahsyat?

Katanya, orgasme ini dianggap “kurang memuaskan” karena terkait dengan durasinya yang pendek, hanya berlangsung beberapa detik. Selain itu, mungkin beberapa wanita akan merasakan sedikit nyeri, bahkan bisa menurunkan gairah seks secara perlahan.

Sedangkan orgasme G-spot atau vaginal, dikatakan bahwa sensasinya lebih tahan lama. Tak hanya itu, wanita yang lebih sering mengalami orgasme vagina biasanya akan mengalami banyak orgasme serupa.

Sebetulnya, apa pun jenis orgasmenya, dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter mengatakan bahwa klimaks kepuasan ini baik untuk kesehatan, meliputi:

  • Melawan insomnia
  • Menghilangkan rasa nyeri
  • Mengobati stres
  • Bikin awet muda
  • Menjaga kesehatan jantung

Itu dia perbedaan G-spot dan klitoris, di mana stimulasi salah satu atau keduanya bisa membuat wanita mencapai orgasme. Tugas pria adalah mengenali karakternya dan mampu merangsangnya dengan tepat, jangan cuma ujug-ujug langsung penetrasi! Dalam sebuah hubungan seks, untuk memuaskan pasangan, jangan sungkan untuk mendiskusikannya secara terbuka.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar