Sukses

Telat Bangun Sahur? Ini Resep Praktis & Sehat agar Puasa Lancar

Anda telat bangun sahur? Jika ini terjadi, usahakan untuk tetap makan sahur. Coba, deh, resep praktis dan sehat ini agar puasa Anda lancar.

Klikdokter.com, Jakarta Pasti ada saja hari ketika Anda telat bangun sahur. Alarm sudah berteriak tetapi Anda tak juga terbangun. Ketika akhirnya bangun, waktu imsak sudah beberapa menit lagi! Untuk Anda yang telat bangun sahur, tetap usahakan untuk makan, ya. Anda bisa mencoba resep praktis dan sehat ini agar puasa tetap lancar.

Kunci kesegaran tubuh selama menjalani ibadah puasa terletak pada menu sahur. Dengan pilihan yang tepat, Anda bisa menjalani puasa tanpa hambatan berarti.

Menu sahur yang memadai umumnya memang butuh waktu persiapan. Namun, jika sedang apes kesiangan bangun sahur, Anda tetap harus makan dan jangan hanya mengandalkan air.

Menu sahur yang praktis tapi tetap sehat

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa resep praktis dan sehat untuk sahur yang bisa Anda coba, khususnya untuk Anda yang telat bangun sahur!

1. Omelet keju dan bayam

Bahan-bahan:

  • 2 telur berukuran besar
  • Garam dan lada
  • sendok makan unsalted butter
  • Baby spinach (bisa diganti bayam biasa atau sayuran hijau lain untuk ditumis)
  • cangkir tomat potong ukuran dadu
  • cangkir remah keju feta (atau keju lainnya)

Cara masak:

  • Kocok telur di dalam mangkuk, tambahkan garam dan lada secukupnya.
  • Lelehkan unsalted butter di wajan panas medium.
  • Masukkan bayam, aduk hingga layu.
  • Tuang telur ke wajan, lalu miringkan dan putar wajah agar adonan telur merata.
  • Dorong adonan dari pinggir ke arah tengah dengan spatula, beri waktu telur matang selama 2 menit.
  • Taburkan potongan tomat dan keju, lalu lipat omelet.
  • Sajikan hangat.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, menu di atas sudah cukup lengkap.

“Ada protein dari telur, lemak dari keju, tambahkan pula nasi merah dan sayuran yang merupakan karbohidrat kompleks,” kata dr. Dyah usai meninjau resep di atas. Ia juga mengingatkan bahwa energi pertama-tama didapat dari glukosa, selanjutnya dari lemak, dan yang terakhir protein.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

2. Overnight oat

Overnight oat adalah varisasi olahan oat yang didiamkan semalaman di kulkas, dengan bahan dasar oat yang diseduh dengan air atau produk susu. Untuk sarapan sehat dan praktis, tentu saja overnight oat memenuhi kriteria.

Anda bisa menggunakan yoghurt plain (rendah lemak dan rendah gula) untuk dicampurkan dengan oat. Untuk menambah rasa manis, campur dengan berbagai topping buah-buahan seperti irisan apel, jeruk, buah berry, atau bisa juga kacang-kacangan.

Masukan semuanya ke dalam wadah tertutup seperti toples selain, lalu masukkan ke dalam lemari es. Baiknya memang overnight oat disiapkan sebelum tidur, sehingga ketika sahur—apalagi yang kesiangan—masih sempat menyantapnya.

3. Roti panggang dengan telur dan alpukat

Cara membuatnya mudah sekali! Tinggal panggang roti gandum, tambahkan irisan tipis alpukat dan telur (bisa telur orek atau telur mata sapi), dan tambahkan potongan tomat dan chives jika ada.

Telur bisa juga diganti dengan smoked salmon, tomat digantikan dengan timun, atau bisa menambahkan yoghurt plain sebagai pengganti selai.

2 dari 3 halaman

Apa pun menunya, usahakan tetap harus bernutrisi

Meski “hanya” makan pagi-pagi buta, makan sahur tidak boleh dilakukan asal-asalan. Menu makanan yang dipilih harus bernutrisi karena asupan iniah yang akan memberi Anda energi sepanjang hari hingga tiba waktu buka puasa.

Oleh karena itu, menu sahur yang sehat perlu mengandung:

  • Karbohidrat kompleks

“Karbohidrat kompleks dicerna lebih lama, sehingga energi juga akan dilepaskan secara bertahap,” kata dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter. Contoh makanannya adalah nasi merah, nasi hitam, atau kentang yang direbus dengan kuiltnya.

“Hindari karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti tawar putih, dan gula putih,” tambah dr. Dyan.

  • Protein

Protein adalah nutrisi wajib yang berfungsi menggantikan sel-sel rusak. Dengan regenerasi ini, dr. Dyan mengatakan bahwa kerja seluruh sistem tubuh akan optimal, sekalipun saat berpuasa. Bahan makanan yang tinggi protein adalah telur, ayam, tempe, tahu, dan daging.

  • Serat

Serat penting agar pencernaan tetap sehat dan lancar. Dapatkan dari makanan seperti sayuran, buah, gandum, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

  • Sayur dan buah

“Selain tinggi air, sayur dan buah juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mampu menjaga kebugaran tubuh,” jelas dr. Dyan. Ia juga mengingatkan agar memvariasikan sayur dan buah, serta hindari buah yang asam karena dapat memicu produksi asam lambung berlebih, apalagi jika dimakan saat perut kosong.

Setelah makan, cukupi kebutuhan cairan dengan air putih. Dengan jumlah cairan yang cukup dalam tubuh, tubuh akan tetap sehat dan kuat selama puasa.

Jika Anda tipe orang yang sering telat bangun sahur, baiknya siapkan makanan misalnya overnight oat atau resep praktis dan sehat lainnya (sekaligus setel alarm berlapis dengan volume maksimal). Jadi, jika telat bangun setidaknya Anda masih punya waktu untuk finisihing, menghangatkannya, dan yang paling penting menyantapnya. Ingat, energi tubuh selama berpuasa terletak pada menu sahur. Dengan pilihan menu yang tepat, puasa Anda akan tetap lancar!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar