Sukses

Adakah Masa Kedaluwarsa Obat?

Ketahui ada atau tidaknya masa kedaluwarsa obat yang Anda konsumsi. Jangan sampai terlambat menyadarinya.

Klikdokter.com, Jakarta Sebelum membeli makanan dan minuman kemasan, pastinya Anda akan memeriksa apakah produk tersebut masih layak untuk dikonsumsi atau tidak. Lalu, bagaimana dengan masa kedaluwarsa obat?

Ya, hal yang serupa juga berlaku untuk obat. Masa kedaluwarsa yang diberikan berdasarkan dengan pertimbangan berbagai faktor.

Pentingnya mengecek tanggal kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa merupakan hari terakhir di mana produsen dapat menjamin keamanan suatu obat untuk digunakan. Anda dapat menemukannya pada label kemasan obat yang biasanya bersamaan dengan tanggal pembuatan dan dosis anjuran penggunaan obat.

Pabrik yang memproduksi suatu obat tidak menyarankan obat dikonsumsi setelah melewati tanggal kedaluwarsa pada kemasan tersebut. Bila Anda nekat tetap mengonsumsinya, manfaat obat bisa jadi telah berkurang atau menghilang.

Penentuan tanggal kedaluwarsa obat sendiri diperkirakan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan dan ditentukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Secara umum, suatu produk obat memiliki tanggal kedaluwarsa bervariasi antara 12 hingga 60 bulan dari tanggal produksi obat.

Ketika obat sudah dibuka dari kemasan, tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada label kemasan sudah tidak berlaku karena kondisi obat sudah dipengaruhi oleh kondisi lingkungan luar seperti suhu, kelembapan, cahaya serta berbagai faktor lainnya.

Berdasarkan pernyataan American Medical Association (AMA), beberapa produk yang telah dibuka dari kemasan dapat memiliki tanggal kedaluwarsa yang lebih pendek maupun lebih panjang daripada tanggal yang tercantum pada kemasan.

Namun, hal ini tidak bersifat mutlak dan dapat berlaku pada seluruh jenis obat, sehingga sulit untuk diterapkan pada konsumen atau bahkan petugas kesehatan yang akan memberikan obat tersebut.

Yang jelas, manfaat penggunaan obat akan sangat dipengaruhi juga oleh perubahan suhu, cahaya, kelembapan dan kondisi lainnya.

Amankah makan obat yang sudah kedaluwarsa?

Aman atau tidaknya konsumsi obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sangat dipengaruhi oleh jenis obat. Beberapa studi memaparkan bahwa obat dalam bentuk tablet dan kapsul memiliki potensi yang lebih stabil meskipun sudah melewati tanggal kedaluwarsa yang ditentukan.

Sedangkan jenis obat dalam bentuk cairan atau suspensi, maupun yang harus disimpan di dalam kulkas, tidak baik untuk dikonsumsi setelah melewati tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan. Karena potensi obat tersebut tidak dapat dijamin sepenuhnya.

Yang pasti, obat yang telah mengalami perubahan warna dan menggunakan pengawet sebaiknya juga tidak digunakan jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa, karena risiko pertumbuhan bakteri dalam obat tersebut dapat meningkat.

Beberapa jenis obat yang harus dibuang jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa adalah insulin, vaksin, produk darah, obat tetes mata, dan beberapa jenis antibiotik.

Agar masa penyimpanan obat lebih lama, sebaiknya simpan pada tempat yang kering, sejuk dan tidak terpapar langsung dengan sinar matahari.

Pada dasarnya, sangat tidak disarankan untuk konsumsi obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Namun pada kondisi tertentu dan melalui berbagai pertimbangan, hal tersebut dapat dipertimbangkan.

Jika obat tersebut sangat dibutuhkan dan tidak dapat diganti dengan obat lain, sejauh ini belum ada penelitian yang menjelaskan mengenai bahaya penggunaan obat tersebut.

Namun harus disadari bahwa masa kedaluwarsa obat dapat menghilangkan potensi obat, sehingga tidak dapat bekerja optimal untuk mengobati sakit tertentu. Sangatlah disarankan bagi Anda untuk tetap berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi obat tertentu.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar