Sukses

5 Makanan Sehat untuk Atasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang paling ditakuti para pria. Jangan keburu kalang kabut, ada makanan sehat yang bisa mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi kaum pria, ejakulasi dini bisa bikin. Secara alamiah, pria selalu ingin memastikan kepuasan pasangannya. Namun, niat mulia ini sering terganjal periode ejakulasi yang pendek. Jangan khawatir, ejakulasi bisa diatasi dengan konsumsi makanan sehat.

Menurut dr. Fiona Amelia, MPH dari KlikDokter, ejakulasi dini adalah kondisi umum yang dialami pria. Faktanya, dua hingga tiga dari sepuluh pria mengalaminya.

"Biasanya, penyebab ejakulasi dini adalah stres, kecemasan, dan depresi. Para pria pun sering kali tak punya solusi untuk menunda ejakulasi, sehingga kondisi ini membuat mereka cemas, bahkan frustasi,” kata dr. Fiona.

Berdasarkan konsensus International Society of Sexual Medicine, ciri-ciri ejakulasi dini adalah:

  • Ejakulasi selalu atau hampir terjadi kurang dari 1 menit setelah penetrasi vagina sejak pertama kali melakukan hubungan intim. Ini disebut sebagai ejakulasi dini primer.
  • Gejala ejakulasi dini baru muncul pada pria yang sebelumnya tak ada masalah dengan ejakulasi dini. Kondisi ini dikenal sebagai ejakulasi dini sekunder.
  • Ketidakmampuan untuk menahan ejakulasi pada semua atau hampir semua peneterasi vagina.
  • Menimbulkan konsekuensi negatif secara personal seperti stres, cemas, frustasi, dan menghindari hubungan intim.

Ejakulasi dini bisa diatasi dengan makanan sehat

Ejakulasi dini memang bisa diatasi dengan berbagai cara. Mulai dari teknik perilaku, latihan otot-otot dasar panggul, metode jeda-remas (pause-squeeze), hingga pemakaian kondom. Selain itu, ada juga cara yang patut dicoba, yaitu lewat konsumsi makanan tertentu, antara lain:

1. Makanan yang mengandung magnesium dan zink

Makanan yang kandungan zink dan magnesiumnya tinggi akan membantu memperlambat durasi yang diperlukan untuk mencapai klimaks. Makanan yang berguna untuk mengatasi masalah ejakulasi dini antara lain tiram, biji labu, kedelai, yoghurt, bayam dan sereal gandum. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi almond, kacang merah, buncis, biji wijen, daging sapi dan domba, dark chocolate, bawang putih dan polong-polongan

2. Buah

Murut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, buah adalah sumber antioksidan yang bagus, yang bisa dimanfaatkan untuk menangani keluhan ejakulasi dini. Buah yang direkomendasikan adalah yang tinggi akan flavonoid. Contohnya adalah apel, stroberi, jeruk, tomat, dan pir.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Ginseng

Ginseng sering disebut-sebut jika membicarakan masalah seksual. Menurut penelitian, ginseng dapat mengatasi disfungsi ereksi berkat efeknya yang “menenangkan” pada otot penis. Selain itu, ginseng juga dapat membangkitkan suasana hati yang tentunya berpengaruh pada saat berhubungan seksual. Selain itu, dikatakan oleh dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, ginseng juga ditemukan dapat meningkatkan aliran darah ke organ intim pria, sehingga membuat ereksi bertahan lebih lama.

4. Pasak bumi

Pasak bumi adalah tumbuhan pohon berkhasiat yang dapat ditemukan di hutan-hutan Malaysia dan Indonesia bagian barat. Akar pasak bumi terkenal sebagai afrodisiak, yang dipercaya dapat meningkatkan kualitas hubungan seksual Anda, termasuk masalah ejakulasi.

“Di Indonesia, pasak bumi dikenal sebagai simbol keperkasan pria. Hal ini disebabkan karena pasak bumi dapat meningkatkan kualitas ereksi penis pada pria,” kata dr. Karin.

5. Pisang

“Pisang mengandung enzim bromelain yang berfungsi merangsang produksi hormon pria: testosteron. Selain itu, kalium dan vitamin B pada pisang memberi energi lebih untuk meningkatkan stamina,” jelas dr. Karin.

Cobalah konsumsi pisang untuk menambah energi sebelum berhubungan seksual agar potensi, stamina seksual, dan libido meningkat.

Nah, jangan ragu untuk mengonsumsi lima makanan sehat di atas untuk membantu mengatasi masalah ejakulasi dini. Barengi juga dengan pola hidup sehat secara total, termasuk jauhi rokok dan minuman beralkohol. Jika durasi ejakulasi masih saja singkat, atau makin parah, sebaiknya segera konsultasikan dengan androlog.

(RN/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar