Sukses

Anak Sering Mengemut Makanan, Atasi dengan Cara Ini

Jangan langsung kesal saat anak sering mengemut makanan dan lama menelan. Cari tahu dulu penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap ibu pasti berharap bahwa sang anak langsung melahap habis makanan. Sayangnya, anak sering mengemut makanan dan lama sekali menelannya. Ketika Anda ingin kembali menyuapi, ternyata di dalam mulut masih ada makanan yang tersisa! Kondisi ini tak cuma terjadi sekali dan kadang bikin Anda hilang kesabaran.

Sebelum mencari tahu solusinya, Anda wajib tahu alasan si Kecil mengemut makanan. Dilansir dari sebuah sumber, dr. Titis Prawitasari, SpA(K) mengatakan melalui situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa kebiasaan anak mengemut makanan ini bisa terjadi karena multifaktor.

Penyebab anak sering mengemut makanan

Menurutnya, proses makan dan menyuapi anak tidak hanya memberi makan, tapi juga melibatkan emosi. Interaksi dalam proses makan dipengaruhi oleh kondisi kedua belah pihak dan lingkungan yang menyertai. Seperti, orang lain yang sedang berada di sekitarnya, mainan, televisi, dan gawai.

Keempat hal tersebut sering menjadi faktor pengganggu yang dominan dalam proses makan anak. Anak juga lebih memilih untuk fokus pada hal-hal itu dan tidak tertarik untuk makan. Namun selain itu, dr. Titis mengatakan bahwa kebiasaan anak sering mengemut makanan juga dipengaruhi oleh proses pemberian makan yang terlalu lama.

Banyak orang tua yang terlalu berorientasi untuk menghabiskan porsi makanan yang tersaji sehingga menyebabkan proses makan berlangsung lebih dari 1 jam. Hal itu pun dibenarkan dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

Menurutnya, bila proses makan berlangsung terlalu lama, anak cenderung bosan dan malah mengemut makanan. Tak cuma itu, bisa juga penyebabnya adalah si Kecil sudah kenyang duluan sebelum makan besar akibat kebanyakan makan camilan atau minum susu.

“Hal lain yang bisa memicu adalah anak memang tidak terlalu menyukai makanan yang diberikan sehingga tidak tertarik untuk mengunyahnya,” kata dr. Ega.

1 dari 2 halaman

Cara mengatasi anak yang sering mengemut makanan

Setelah mengenali penyebabnya, barulah Anda bisa mengatasi kebiasaan buruk tersebut. Adapun beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar anak tidak terus-menerus mengemut makanannya adalah:

  • Lakukan proses pemberian makanan/menyuapi makanan tidak lebih dari 30 menit. Habis tidak habis, Anda mesti menghentikan waktu makannya untuk menciptakan rasa lapar. Biasanya, ketika anak sudah punya rasa lapar, keinginannya untuk mengunyah makanan dengan lahap lebih bisa tercipta.
  • Selama anak masih sering mengemut makanannya, jangan berikan camilan dulu. Susu pun tidak perlu terlalu sering agar dia tidak kenyang duluan.
  • Jangan suapi anak di tempat yang penuh gangguan. Simpan gawai dan segala mainan. Katakan saja bahwa dia boleh kembali bermain asalkan dia menghabiskan makanannya terlebih dulu.
  • Anda juga disarankan untuk ikut makan dengan si Kecil. Biasanya, ketika melihat orang terdekatnya makan dengan lahap, anak akan menirunya. Contohkan juga cara menggigit, mengunyah, dan menelan agar dia melakukan hal yang sama.
  • Terakhir, cobalah buat makanan yang teksturnya lebih menantang, misalnya tekstur yang lebih renyah (tidak perlu terlalu keras) dan buat menu makanan yang semenarik mungkin. Hindari langsung menyodorkannya minuman agar makanan bisa langsung tertelan. Hal itu hanya akan membuatnya kembung dan semakin malas makan.

Orang tua mesti sabar dalam menghadapi anak sering mengemut makanan. Untuk membantu mengatasinya,terapkan langkah-langkah di atas. Apabila cara-cara di atas tak juga ampuh, bahkan nafsu makan anak ikut turun, segera periksakan kondisinya ke dokter anak ataupun psikolog anak. Siapa tahu penyebabnya lebih kompleks daripada itu.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar