Sukses

Ustaz Arifin Ilham Meninggal karena Kanker Kelenjar Getah Bening

Sempat kritis dan dirawat di Penang Malaysia, Ustaz Arifin Ilham akhirnya meninggal dunia setelah melawan kanker kelenjar getah bening.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit kanker kembali merenggut nyawa tokoh Tanah Air. Ustaz Arifin Ilham meninggal di Penang, Malaysia, Rabu (22/5/2019) malam. Ulama ini wafat setelah melewati masa kritis karena kanker kelenjar getah bening yang dideritanya.

Dilansir dari Liputan6.com, kabar kematian tokoh agama berusia 49 tahun itu disampaikan langsung oleh putranya, Alvin Faiz, melalui akun Instagram pribadinya. Rencananya, jenazah almarhum akan dipulangkan ke kediaman di Bogor dan dimakamkan di samping Masjid Gunung Sindur, Bogor.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Ustaz Arifin Ilham sebenarnya sempat dinyatakan sembuh dari penyakit yang ia alami. Oleh karena itu, ia kembali ke Indonesia dan menjalani aktivitasnya seperti biasa. Namun tak lama setelahnya, penyakit ganas itu kembali menyerang. Ustaz Arifin Ilham pun kembali diterbangkan ke Malaysia untuk mendapatkan perawatan intensif dari sebelum masuk bulan puasa. Dia pun sempat melewati fase kritis satu kali di ruang ICU. Selang beberapa hari kemudian, sang Ustaz mengembuskan napas terakhir.

Kanker kelenjar getah bening dan gejala yang ditimbulkan

Kanker kelenjar getah bening yang pernah diderita oleh almarhum Ustaz Arifin Ilham, merupakan salah satu kanker yang paling banyak dialami oleh orang usia muda. Penderitanya rata-rata berusia 20-30 tahun.

Kendati demikian, angka harapan sembuh dari kanker kelenjar getah bening ini cukup besar bila segera terdeteksi. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk mewaspadai tanda dan gejala kanker tersebut sejak dini.

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, kelenjar getah bening adalah organ tubuh yang berperan untuk menjaga imunitas atau daya tahan tubuh. Dalam tubuh manusia, terdapat ratusan kelenjar getah bening yang tersebar dari kepala hingga ke kaki.

Gejala yang ditimbulkan pun bisa sangat bermacam-macam, tergantung pada lokasi kelenjar getah bening yang terserang sel kanker. Namun secara umum, beberapa gejala yang muncul, antara lain:

  • Demam naik turun yang berkepanjangan.
  • Berkeringat berlebihan di malam hari.
  • Dan adanya penurunan berat badan yang drastis.
1 dari 2 halaman

Lokasi kanker kelenjar getah bening dan pemeriksaannya

Leher adalah lokasi kelenjar getah bening yang paling sering menjadi lokasi kanker. Menurut dr. Resthie, gejalanya berupa benjolan di leher yang makin lama makin besar dan tidak nyeri. Sehingga, sering kali penderitanya mengabaikan gejala tersebut dan bikin pengobatannya terlambat. Kalau pengobatan kanker sudah terlambat, otomatis keberhasilan pengobatannya menjadi rendah.

Hingga kini, belum ada alat pemeriksaan yang dapat mendeteksi dini kanker kelenjar getah bening. Hal yang dapat dilakukan, yaitu waspada terhadap gejala-gejala kanker yang telah dipaparkan di atas.

Pada saat pemeriksaan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk meraba adanya pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuh, khususnya di daerah leher, ketiak, dan lipatan paha.

“Kalau sudah, dilakukan pemeriksaan USG. Tujuannya, melihat apakah ada pembesaran kelenjar getah bening di organ dalam atau tidak.” tambahnya.

Apabila ada kelenjar getah bening yang membesar dan mencurigakan ke arah kanker, biopsi pun akan dilakukan. Biopsi adalah pembedahan kecil untuk mengambil sampel jaringan kelenjar getah bening dan dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan mikroskop.

Sedangkan untuk pengobatan kanker kelenjar getah bening seperti yang dialami oleh Ustaz Arifin Ilham, dilakukan tindakan kemoterapi dan radiasi.

Kemoterapi biasanya dijalani si pasien sebanyak 6-8 siklus dan radiasi dilakukan pada lokasi kelenjar getah bening yang berubah menjadi ganas. Jika pengobatan dilakukan pada stadium 1 dan 2, tentu kesempatan untuk sembuh sangat besar.

Penyakit kanker kelenjar getah bening yang dialami Ustaz Arifin Ilham sebelum meninggal dunia memang tidak boleh disepelekan. Jika Anda mengalami beberapa gejala yang mengarah pada penyakit ini, segera periksakan diri agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar