Sukses

8 Penyebab Radang Tenggorokan yang Jarang Disadari

Tak melulu akibat infeksi virus, radang tenggorokan ternyata juga bisa terjadi akibat hal-hal lain. Apa saja?

Klikdokter.com, Jakarta Radang tenggorokan alias faringitis adalah suatu peradangan pada tenggorokan yang menyebabkan terjadinya gejala nyeri dan terasa sulit saat menelan, tenggorokan gatal, demam, badan lemas, serta pusing. Penyakit ini bersifat sangat mudah menular, salah satunya melalui percikan liur (droplet) yang keluar saat penderita bersin atau batuk.

Siapa saja bisa mengalami radang tenggorokan, mulai dari anak hingga orang lanjut usia. Penelitian mengatakan, sekitar 80% kasus tersebut terjadi akibat infeksi virus. Kendati begitu, tak menutup kemungkinan bahwa penyebab radang tenggorokan juga bisa terjadi akibat adanya kondisi lain. Beberapa kondisi yang dimaksud, meliputi:

  1. Kondisi udara yang kering

Dengan berada di ruangan dengan kondisi udara yang kering sepanjang waktu, Anda sangat berisiko mengalami radang tenggorokan. Kelembapan ruangan yang tidak terjaga dengan baik bisa menyebabkan tenggorokan kering, sehingga menimbulkan peradangan, rasa gatal, nyeri dan sulit menelan.

  1. Bernapas melalui mulut

Dalam kondisi akibat gangguan kesehatan tertentu seseorang cenderung bernapas lewat mulut. Cara bernapas ini biasanya karena adanya keluhan hidung tersumbat atau kebiasaan tidur mendengkur sambil membuka mulut. Perlu diingat bahwa kebiasaan bernapas lewat mulut bisa meningkatkan risiko terjadinya radang tenggorokan.

  1. Rokok

Rokok mengandung ribuan zat berbahaya, yang beberapa di antaranya bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan. Parahnya, kondisi tersebut bisa dialami oleh perokok aktif maupun pasif. Jadi, orang-orang yang tidak merokok juga bisa mengalami iritasi tenggorokan yang berujung pada radang tenggorokan akibat terpapar asap rokok.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  1. Kurang minum air putih

Air putih berfungsi menghidrasi tubuh. Jika kebutuhan air putih Anda tidak tercukupi, tenggorokan bisa mengalami kekeringan. Hal ini menuntun pada terjadinya radang tenggorokan.

  1. Debu

Debu merupakan salah satu alergen pemicu reaksi alergi. Bagi orang-orang yang mengalami alergi, debu dapat menyebabkan terjadinya radang tenggorokan.

  1. GERD

GERD alias gastroesophageal reflux disease adalah asam lambung yang naik ke area tenggorokan. Asam lambung memiliki sifat mengiritasi. Karenanya, asam lambung yang naik ke tenggorokan pada kasus GERD dapat menyebabkan terjadinya radang tenggorokan.

  1. Infeksi bakteri streptokokus

Kekebalan tubuh yang menurun ditambah kondisi tenggorokan yang sedang iritasi membuat bakteri streptokokus lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi. Akibatnya, terjadilah radang tenggorokan dengan keluhan berupa nyeri hebat saat menelan, adanya bintik putih di tenggorokan, muntah, dan pembengkakak hingga nanah pada amandel. Kasus ini harus segera diatasi dengan konsumsi antibiotik yang sesuai dengan resep dokter.

  1. Difteri

Difteri merupakan penyakit infeksi akut yang dapat mengancam nyawa sehingga perlu diwaspadai. Gejala yang bisa terjadi akibat penyakit ini adalah radang tenggorokan yang biasanya disertai munculnya selaput berwarna keabu-abuan.

Mecengah radang tenggorokan

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Sebelum radang tenggorokan telanjur terjadi, lakukan pencegahan dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas (makan, ke toilet, bersalaman, dan lain-lain).
  • Bersihkan secara rutin menggunakan cairan antiseptik barang-barang yang digunakan bersama-sama, seperti remote TV, remote AC, gagang pintu dan lainnya.
  • Kurangi atau hentikan kebiasaan merokok.
  • Hindari minuman beralkohol.
  • Jika alergi, cari tahu pencetusnya dan sebisa mungkin dihindari.
  • Perbanyak konsumsi air putih.
  • Jika ada gangguan pada pernapasan, seperti tidur mengorok atau hidung tersumbat, segera periksakan diri ke dokter.
  • Perbaiki pola makan dengan memperbanyak asupan sayur dan buah setiap hari. Asupan jenis ini kaya akan vitamin dan mineral yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga kuman tidak mudah menyebabkan penyakit.

Radang tenggorokan tak melulu disebabkan oleh hal-hal sepele. Oleh karena itu, jika Anda mengalami kondisi ini dan tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter. Jangan diabaikan, karena radang tenggorokan yang dibiarkan terjadi berkelanjutan bisa menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi merugikan.

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar