Sukses

Badan Lemas Saat Puasa, Mungkin Anda Mengalami 8 Kondisi Ini

Badan lemas saat puasa adalah hal bisa. Tapi, jangan sepelekan karena mungkin Anda mengalami kondisi lain.

Klikdokter.com, Jakarta Badan lemas saat puasa adalah hal yang biasa. Ya, tentu saja karena Anda tidak mengonsumsi makanan dan minuman sejak subuh hingga senja hari. Sudah pasti Anda akan kehilangan tenaga.

Ketika kondisi badan lemas, aktivitas Anda pun bisa terganggu. Badan lemas akan membuat Anda tidak mood untuk melakukan apa pun, termasuk saat sedang bekerja. Menurut dr. Ellen Theodora kepada KlikDokter, badan lemas digambarkan dengan kondisi kurang tenaga dan sering kali dihubungkan dengan adanya suatu penyakit.

Hal ini memang kerap dirasakan oleh orang yang menjalani puasa. Akan tetapi, ada beberapa kondisi tertentu yang bisa membuat badan Anda lemas dan mungkin suatu hal yang tidak Anda duga sebelumnya.

Berikut kondisi di bawah ini merupakan faktor yang bisa menyebabkan Anda mengalami  badan lemas saat puasa:

1. Terlalu banyak konsumsi karbohidrat olahan

Karbohidrat bisa menjadi sumber energi cepat. Saat Anda mengonsumsinya, tubuh memecah karbohidrat menjadi gula, yang dapat digunakan untuk bahan bakar. Namun makan terlalu banyak karbohidrat olahan justru bisa membuat Anda merasa lelah sepanjang hari.

Ketika gula dan karbohidrat olahan dikonsumsi, keduanya menyebabkan gula darah meningkat cepat. Karbohidrat olahan memang cepat membuat tubuh bertenaga, tapi kadar gula darah juga cepat anjlok. Akibatnya Anda jadi mudah lemas.

2. Kualitas tidur yang buruk

Tidak cukup tidur berkualitas adalah salah satu penyebab kelelahan yang cukup jelas. Orang yang berpuasa memang sering kali kurang tidur.

Tubuh melakukan banyak hal saat Anda tidur, termasuk menyimpan memori dan melepaskan hormon yang mengatur tingkat metabolisme dan energi Anda.

Menurut American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society, orang dewasa membutuhkan rata-rata 7 jam tidur per malam untuk kesehatan yang optimal. Setelah tidur malam berkualitas tinggi, Anda biasanya terbangun dengan perasaan segar, waspada, dan berenergi.

Solusinya, tidurlah lebih awal agar Anda bisa bangun untuk makan sahur dalam kondisi yang bugar.

3. Tidak cukup aktif secara fisik

Jika Anda kurang aktif secara fisik, Anda akan mudah mengalami kondisi lemas. Penelitian juga menunjukkan bahwa berolahraga dapat mengurangi rasa lelah pada orang yang sehat, maupun mereka yang menderita penyakit lain.

Saat berpuasa Anda sebenarnya dianjurkan untuk tetap berolahraga agar kondisi fisik senantiasa bugar. Waktu yang Anda pilih pun bervariasi, bisa sebelum buka puasa, atau beberapa saat setelah sahur. Lakukan secukupnya dalam durasi dan intensitas yang tidak memberatkan puasa Anda.

4. Tidak cukup kalori

Mengkonsumsi terlalu sedikit kalori dapat menyebabkan badan Anda lemas. Tubuh Anda menggunakannya untuk bergerak dan memicu proses seperti bernapas dan mempertahankan suhu tubuh yang konstan. Kebanyakan orang membutuhkan minimal 1.200 kalori per hari untuk mencegah perlambatan metabolisme.

Ketika Anda makan terlalu sedikit kalori, metabolisme Anda melambat untuk menghemat energi, yang berpotensi menyebabkan kelelahan. Kebutuhan kalori seseorang tergantung pada berat badan, tinggi badan, usia, dan faktor lainnya.

5. Tidur pada waktu yang salah

Selain kurang tidur, tidur di waktu yang salah dapat mengurangi energi Anda. Tidur di siang hari bukannya di malam hari mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda.

Penelitian telah menemukan bahwa ketika pola tidur Anda tidak selaras dengan ritme sirkadian Anda, kelelahan kronis dapat berkembang. Ini akan menjadi masalah umum di kalangan orang yang bekerja dengan sistem shift atau kerja malam. Kondisi ini juga rentan dialami oleh orang yang berpuasa.

6. Tidak mengonsumsi cukup protein

Asupan protein yang rendah bisa memengaruhi kondisi badan Anda. Mengonsumsi protein telah terbukti meningkatkan laju metabolisme Anda lebih dari karbohidrat atau lemak.

Dalam sebuah penelitian di Korea Selatan, ditemukan bahwa mahasiswa yang mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti ikan, daging, telur dan kacang-kacangan – setidaknya dua kali sehari – ternyata jarang mengalami kelelahan.

Jadi jika Anda tidak ingin mengalami badan lemas saat puasa, pilihlah menu sahur yang kaya kandungan protein.

7. Dehidrasi

Dehidrasi juga terjadi ketika Anda tidak minum cukup cairan untuk menggantikan air yang hilang lewat urine, feses, keringat, dan napas. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat menyebabkan tingkat energi yang lebih rendah dan penurunan kemampuan untuk berkonsentrasi

Menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk menjaga tubuh memiliki tingkat energi yang baik. Anda juga rentan mengalami dehidrasi saat puasa. Mencukupi kebutuhan minum Anda dengan air putih bisa Anda lakukan saat buka puasa, malam hari dan saat sahur.

8. Stres kronis

Stres kronis memiliki efek mendalam pada tingkat energi dan kualitas hidup Anda. Dalam beberapa penelitian ditemukan bahwa meskipun stres adalah hal yang normal, tapi tingkat stres yang berlebihan dapat mengakibatkan kelelahan. Selain itu, respons Anda terhadap stres bisa memengaruhi kondisi badan Anda.

Dalam kehidupan sehari-hari, Anda bisa saja mengalami beberapa kondisi penyebab badan lemas seperti yang dipaparkan di atas. Kondisi tersebut, akan semakin mungkin terjadi ketika Anda menjalankan ibadah puasa. Lakukan tips yang disarankan untuk menghindari kondisi badan lemas saat puasa. Jika dirasa perlu Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar